KEMUNCULAN ATLANTIK 101

Ketika asal muasal kejadian  tergelar dalam susunan cakrawala ini ada suatu makna dalam janji yang terbawa menyatu bersama kulit pada jiwa raga ini, tidak ada rasa terbebani, bahkan tidak terasa sedikitpun keluh kesah menghampiri benak ini dalam hembusan abadinya nafas hidup. Ketahuilah dalam setiap aliran darah ini mengalir dengan derasnya sifat kesatria, yang membuat penghidupan untuk membentengi jiwa ini, dikala matinya rasa mendatangi untuk menjerumuskan langkah ke dalam kegelapan abadi, tak ada sedikitpun dalam benak untuk menghentikan langkah ini bahkan tak sejentikpun kata keluh kesah terucap disaat nurani  mengkerut mengikuti rasa takut akan janji makna yang terdalam. Terbentangnya raga menuju ke dalam lingkaran pembenaran akan ciptaNya membuat kekokohan tekat yang takkan lebur sampai pada akhir ditutupnya kehidupan jagat alam semesta ini, ketahuilah tubuh kebenaran takkan hancur oleh nafsu dunia yang membuat kehancuran untuk rencana penciptaanNya menggelar jagat alam semesta ini, karena telah menjadi janji kokoh dan menyatu dalam nafas yang bernamaIsmoyo Jati Sabdo Tunggal Rogo“. Dalam hati tersimpan cahaya penuh harapan untuk mengembalikan tata cara kehidupan murni yang dahulu tergelar, sehingga tidak ada nafsu nista yang turut menghiasi di tempat awal jiwa raga ini berpijak, ketika raga ini terdiam dalam peristirahatan sementara, ketenangan nafas menjadi pematok sekaligus pelindung untuk tanah abadi ini,  akan tetapi sadar membuat tulisan dalam nurani yang menerangkan bahwa inilah nasib yang sudah tertulis akan tatanan penggelaran  penghidupan dengan tata cara awal yang terbangun dengan kesucian restu dariNya. Senyum semu dalam peristirahatan ini menggambarkan betapa panjangnya susunan tinta hitam yang tercoreng dalam lembaran sutra dan inikah nasib bagi perjalanan cerita tanah yang terjaga ini, akan tetapi nurani dalam hati memantapkan keyakinan bahwa tanah awal pijakan ini sudah tertakdirkan olehNya akan “Kebangkitan Cahaya Timur dan Barat”. Inilah suatu ketenangan batin yang menemani disaat pejaman mata menghening dalam peristirahatan sementara.

Jantung kian bergetar membangunkan jiwa dan raga dari peristirahatan, dan tangan kecil ini akan mengoyak  membalikan cerita awal asal muasal kejadian yang kini sudah ternodai oleh nafsu nista manusia, yang membuat tatanan luhur menjadi lumpur berantakan tidak karuan oleh pemikiran manusia yang merasa “Paling Benar” dari apa yang dianut olehnya, bagi manusia yang merasa paling benar akan pengajarannya nikmatilah peruntungan sesaat dan hadapi pertanggung jawaban kelak, yang mengungkapkan kata-kata agar diyakini dan diikuti jejak langkahnya sehingga membentuk kelompok/golongan manusia yang menganggap bahwa apa yang diyakininya adalah suatu kebenaran yang sejati. Ketahuilah “Kebenaran Yang Berdasarkan Cerita Dari Sang Pembimbingnya“, bahkan “Dari Inti Pertama Sang Pembimbingnya” jika dilandasi oleh “Nafsu Nista” untuk memberikan peruntungan dijagat dunia ini adalah suatu “Kebohongan Yang Dikarang“, agar merasa diyakini ataupun dipercayai, sehingga bukan atas dasar ilmu wujud yang nyata diungkapkannya dalam kata-kata bahkan ditulis dalam kalimat dan menyatakan sehingga pengkultusan kepadanya oleh pengikutnya dapat terlihat jelas dalam langkah perjalanannya. Inilah “Bahwa ini Adalah Suatu Kebenaran yang Sejati ” yakni Hukum Timbal Balik Jagat Alam Tubuh Manusia” yang merasa dirinyalah yang benar maka disitulah terdapat “Kebohongan”yang memberikannya peruntungan sesaat dan lebih untungnya lagi hanya “Dirinyalah  yang Mengetahui Sendiri Kebohongan Nista Rasa  Pemikirannya” sehingga bagi pengikutnya pemikiran itu suatu kebenaran, sungguh celaka manusia seperti ini yang meminjakkan kakinya pada “Tanah Atlantik”, sehingga membuat berbagai macam kepercayaan dan keyakinan yang tidak didasari dari “Ilmu Pengetahuan Awal Wujud Asal Muasal Cerita“. Bagi dirinya inikah peruntungan atas dasar nama yang ingin dikenal maupun dikenang, ketahuilah bahwa hal seperti ini adalah bencana besar untuk jiwa raganya dalam tanah Atlantik ini yang tetap terjaga olehNya yang diberikan mutlak oleh satu nama ialah “Paduka Yang Mulia Shang Hyang Sabdo Ismoyo Jati Pamomong Tanah Jawi”

Apakah ada kata bahasa yang mengandung makna arti yang berbeda, ketahuilah bahwa semua bahasa yang diberikan oleh Alloh Tuhan Semesta Alam pada takdirnya memiliki makna dan arti yang sama. Tidak ada perbedaan akannya dan tidak ada bahasa di jagat raya ini yang sakral, maupun paling suci. Pemikiran manusialah yang membuat arti dan makna bahasa menjadi berbeda-beda, sesungguhnya segala sesuatu di dalam jagat alam semesta ini dapat dipelajari dan sangat mudah untuk dimengerti, renungkanlah inti sari dari arti dan makna gambaran nyata dalam kehidupan, patok dan tanamlah gambaran ini hanyalah untuk diri kita sendiri, manfaatkan agar kehidupan kita sesuai dengan tata cara kehidupan manusia. Alloh memberikan hidayahNya hanya kepada diri kita sendiri berwujud cipta, rasa, karsa, dan karya penghidupan agar kita selalu mengingat tunduk bersyukur akan kebesaranNya, dan bila kehendakNya tiba sesungguhnya Alloh akan memberikan Hidayah kepada seluruh umat dijagat raya ini. Apakah ada perbedaan diantara umat manusia jagat alam semesta??, ketahuilah perbedaan muncul dari pemikiran manusia tanpa dasar ilmu yang hak dengan  mudahnya menyatakan perbedaan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi disaat dia dihadapkan kepada persidangan yang abadi. Kembalilah kepada tatanan awal yaitu tata cara kehidupan yang luhur, sempurnakan dalam jiwa dan pahami getaran wujud nama-namaNya dalam prilaku penghidupan, mengheninglah wujudkan cipta rasa mengenal nama-namaNya dan yakinilah bersama renung kolbu yang mengalir bersama alunan nafas ketenangan membawa kesadaran bahwa wujudNya nyata dekat bersama jagat kecil tubuh ini. Ketahuilah setiap jiwa akan dimintai pertanggung jawabannya kelak. Berhati-hati dan waspadalah dalam memaknai arti kedalam makna pasti untuk suatu kata yang didapat dari sumber lain,  seimbangkanlah dengan tata cara tingkah laku yang berbudi pekerti luhur dalam kehidupan, karena setiap pemikiran kolbu yang terucap kata akan mendapati pertanggung jawabannya kelak. Ingatlah dan selalu waspada terhadap gambaran apa yang kita terima dari kehidupan ini, sehingga kita dapat memahami makna dan arti dari penciptaan takdir kaum manusia ini.

Allohlah yang memberikan gambaran-gambaran yang sangat jelas dan mudah untuk dipahami dalam kehidupan kita dengan bahasa yang kita mengerti, agar menancap dalam nurani yang tercermin menjadi wujud laku kita, tetapi jikalau mengingat bahkan menghafal kata berupa kalimat dan kita tidak mengetahui makna dan arti dari bahasa tersebut itu adalah hambar belaka dan apabila didasari oleh sifat pamer sesaat sesungguhnya betapa celakanya manusia yang seperti ini. Ketahuilah setiap umat manusia diberikan utusan kepadanya dari bangsanya sendiri bukan dari bangsa lain agar bisa menjelaskan dengan seterang-terangnya makna dalam arti kebenaranNya. KebenaranNya dapat membuat terang jagad raya ini akan tetapi penjelasannya akan dibawa pertanggung jawaban yang besar kelak dihadapanNya, dan hancurlah bagi manusia yang melebih-lebihkan penjelasannya hanya untuk peruntungan kehidupannya di dunia ini. Maknailah ini karena semua ini dapat menyelamatkan dan membebaskan Jiwa seseorang yang dahulu menggelar tata cara kehidupan yang akan dimintai kelak olehNya suatu pertanggung jawaban tentang penjelasannya akan keberadaan suatu zat yang menguasai jagat alam semesta ini, yang pada asal muasal kejadian keterangannya hanyalah “Satu”. Tetapi seiring waktu berjalan keterangan dan penjelasan itu menjadi beraneka ragam bahkan satu dengan yang lainnya merasa paling benar.

Ketahuilah perbedaan ini tidak untuk bumi Nuswantoro, karena sejak asal muasal diciptakan bumi Nuswantoro sudah memegang teguh tata cara kehidupan yang luhur sesuai dengan ajaranNya, niscaya bila Alloh berkehendak dengan mudahnya Ia merubah bahkan membinasahkan tata cara yang kini tergelar, bukan dari pikiran manusia manapun juga yang berusaha mengkaitkan pemikiran satu dengan lainnya seolah-olah menjadi dasar yang haq bagi penghidupan manusia, yang sudah jelas diturunkannya suatu keterangan yang nyata dalam kitab yang terang. Dengan bukti apalagi agar kesemuanya ini tetap menjadi satu yang kokoh tidak terpecah belah, dalam meyakini dan mempercayai adanya suatu Zat yang menguasai jagat raya ini. Jikalau bumi Nuswantoro menganut tata cara kehidupan yang nista niscaya Alloh Tuhan Semesta Alam akan menurunkan UtusanNya kepada tanah Nuswantoro ini, ketahuilah Alloh hanya menurunkan utusanNya ketengah-tengah umat yang menganut tata cara kehidupan yang nista. Inilah hukum takdir penghidupan tercermin dalam buah tidak akan jatuh jauh dari pohonya begitu pula sifat dan watak manusia, tidak jauh dari nenek moyangnya. Hal inilah yang menjadi dasar takdir akan penjelasan yang terang dalam kehidupan di jagat raya ini, yang terpecah-pecah bahkan berantakan untuk menuju jalan terang kepadaNya, yang pada kenyataannya baru saja diturunkan tetapi sudah terpecah berantakan mengatas namakan golongan-golongan dan aliran dari keyakinan dan kepercayaan yang merasa paling benar untuk pengajarannya, dan menularkan sifat nafsu akan kebenaran golongan dan alirannya kepada umat di bumi Nuswantoro,  yang pada takdirnya sudah lebih dahulu mengenal nama-namaNya dan meyakiniNya sejak ribuan tahun yang lampau, sehingga nafsu ini mengkikis tata cara kehidupan yang luhur sesuai dengan penghidupan manusia. Apakah ditangan manusia keterangan penjelasan ini menjadi  putusan yang haq ???.

Semua ini akan musnah dalam bumi Nuswantoro dengan datangnya kembali nama yang terlupakan tetapi peranannya dapat menggetarkan jagat alam raya ini, ketahuilah bahwa begitu mudah untuk peranannya menyatukan kembali perbedaan-perbedaan terhadap kebenaranNya, yang kini barantakan tidak karuan berdasarkan pemikiran manusia yang mengotori tanah Nuswantoro ini. Binasalah manusia yang menularkan sifat nista di dalam bumi Nuswantoro, sehingga manusia di dalamnya melupakan tata cara kehidupan yang berbudi pekerti luhur dan cinta kasih terhadap sesamanya, dengan dalih ucapannya membuat bahkan mengarang cerita yang tidak didasari oleh pengetahuan asal muasal kejadian bahkan hanya dengan mengkaitkan keterangan-keterangan dari pikiran manusia menganggap ajarannya paling benar dan terang. Binasalah semua manusia yang membuat semua ini berantakan sehingga timbul krisis kepercayaan dan keyakinan kepadaNya.

Jangan tinggalkan budaya luhur bumi Nuswantoro sebagai jati diri bangsa kita,  tetaplah mengingat sejarah perjalanan tanah kita tercinta ini, dan ingatlah kepada leluhur bagai mengingat sang pencipta dan bila kita sampai melupakan semua ini percayalah bahwa kita akan dilindas bahkan terbodohi oleh dalil pencipta nafsu. Ingatlah ini adalah jati diri kita sebagai bangsa umat yang besar, dan ketahuilah jika ada manusia yang menyalahkan tata cara kehidupan tanah Nuswantoro ini niscaya dia dihadapkan oleh bencana yang sangat besar dan apabila penyalahan ini menjadi dasar akan nafsunya untuk dikenal ataupun dikenang tanpa ilmu makna dalam arti, diungkapkannya maka akan ada bukti nyata yang akan membongkar langsung perkataanya sehingga tampak jelas kebohongan atas dalihnya bahwa semuanya ini tidaklah benar.

Kini dasar ilmu apa yang akan dijelaskan???, dasar dalil makna arti dari bahasa mana yang akan tergelar untuk dikupas??? dan bukti nyata penumbuh nafsu apalagi yang ingin diperlihatkan yang pada akhirnya mencipta manusia yang kultus bahkan fanatik sebagai dalih akan rasa cinta terhadapNya???. “Baginya sangat mudah sekali semua ini menjadi fakta” dalam penggelaran tatanan awal wujud yang haq, untuk mengembalikan bumi Nuswantoro kembali kepada tatanan awal wujud yang nyata membenarkan penciptaan olehNya terhadap umat manusia, inilah janji untuk tanah Atlantik yang umat di dalamnya dapat menyatukan dan menjelaskan dengan terang perbedaan akibat ulah pemikiran manusia, pada dasarnya menuju kebaikan dan akhir perjalanan ceritanya mencetak manusia yang kultus dan fanatik akan ajarannya yang selalu menganggap benar apa yang diyakininnya. Ketahuilah “Tatanan Penggelaran Keyakinan dan Kepercayaan Sudah Tidak Akan Diturunkan Kembali OlehNya” akan tetapi “Tidak ada Penjelasan dan Keterangan Dalam Kitab Yang Terang Akan Berakhirnya Pengutusan dari Seorang Rosul Di tengah-tengah Umat Manusia“, inilah janji yang tergelar akan bangkitnya suatu kaum dari tanah Atlantik yang akan menyatukan seluruh umat di jagat raya ini yang dipimpin oleh seorang Raja bagi Waliulloh yang bergelar “Kanjeng Sulton Kholifatul Habdulrohman Kertopati Cokroningrat Putronegoro”, inilah wujud yang nyata. Ini akan datangnya kembali “Shang Hyang Manik Maya “yang bermahkotakan “Sabdo Ismoyo Jati “untuk membimbing manusia yang menempati bumi Nuswantoro kembali kepada tatanan awal wujud yang nyata sesuai dengan tata cara kehidupan manusia, sebagai pondasi awal pembangunan kembali “Tanah Atlantik” yang akan menyatukan umat sejagat raya ini.

Ketahuilah hal ini tidak menjadi dasar untuk diyakini ataupun dipercayai, karena tidak ada peruntungan olehnya akan semua itu. Dan tidak ada lagi penentangan akan kemunculannya walaupun dengan “Wujud Berhala Manusia” berbentuk “Uang” maupun “Harta Dunia”. Maka ketahuilah wujud berhala ini akan hancur lebur bersama rasa malu dan tunduk kepadanya, karena baginya semua itu hanyalah sampah yang tak berarti dan  tak satupun manusia di jagat raya ini yang dapat menyaingi harta dunianya, yang terjaga abadi oleh “Empat Shang Hyang” penguasa jagat alam semesta ini atas restu dari Allohlah semua ini terjaga bahkan tak tersentuh sedikitpun oleh tangan manusia dan jin manapun juga, baik menggunakan alat tercanggihnya maupun pusaka ampuh manapun juga, karena semua ini adalah milikNya yang tergambar jelas dalam kitab yang nyata didalam surat “Al-Anfal”. Dengan apalagi penentangan akan kedatangannya???, dengan “Hujan Nuklir dan Pusaka Ampuh Sekaligus” tak mampu menghancurkan tubuh sucinya. Ketahuilah tidak ada satu tindakan apapun yang dapat menghentikan langkahnya untuk mengembalikan “Tatanan Awal Bumi Nuswantoro” yang sejati dan memberikan penjelasan yang terang akan perbedaan ini, semua ini akibat ulah pikiran manusia yang membuat ajaran-ajaranNya terpecah menjadi beberapa golongan. Panjang bukit sinai akan tampak dalam kemunculan “Tanah Atlantik”, dan “Piramid-piramid Berbentuk Segi Tiga  Terukir Pahatan Rapih Penuh Makna Akan Kembali Muncul Kepermukaan“, disertakan “Tulisan-tulisan Yang Berisi Sastra Tinggi sebagai bukti dari Kehidupan manusia tanah Atlantik yang mempunyai Kebudayaan Tertinggi dari Manusia di jagat alam Semesta ini”. Ketahuilah Atlantik akan jelas terlihat kemunculannya karena “Di tanah inilah Bersemayam kotak hitam bernama Tabut sebagai bukti Penjelasan paham Yahudi terhadap Talmud” dan memberikan gambaran-gambaran tanda kebesaranNya di setiap tubuh jasat raga ini atas dasar “Ajaran Tabhrani”. Semua ini akan menjadi bukti nyata untuk pulau hilang bernama“Atlantik”. Disaat manusia berada pada tingkatan krisis kepercayaan pernyataan kesesatan dengan mudahnya terlontar, bahkan keterangan ini dapat dikatakan “Seda Gurau Belaka” hingga “Kata Khayalan” selalu menyertai dalam makna perjalan penggelaran awan terang kabut cahaya. Maknailah ini yang pada dasar asal muasal penciptaan manusia tertakdirkan menjadi pemimpin terhadap maklukNya, akan tetapi wujud Iblislah yang menentang akan penciptaan manusia menjadi pemimpin atas maklukNya yang padahal jelas yang menyatakan kebenaran itu langsung dari Alloh Tuhan Semesta Alam, inilah menjadi “Hukum Perkataan” dalam kehidupan jagat raya ini sesuatu kebenaran pastinya ada pertentangan dan pentelaah, akan tetapi jikalau kebenaran itu telah menjadi bukti akan kenyataan barulah belakangan pernyataan keimanan dan ketaqwaan sebagai penumbuh rasa keyakinan dan kepercayaan itu muncul. Inilah sudah menjadi dasar dari pengutusan Utusan sebelumnya yang pada akhirnya umatnya berpegang teguh pada ajarannya, kenapa pada akhirnya timbul  pengkultusan dan kefanatikan bahwa ajaran keterang dari RosulNya adalah kebenaran yang paling terang.

Ketahuilah turunnya seorang “Utusan di tanah Atlantik” ini sama sekali tidak membutuhkan kepercayaan dan keyakinan dari umat manusia manapun juga, karena pada dasarnya semua itu hanyalah sia-sia belaka yang sudah jelas tergambarkan langsung dalam cerita pengutusan para Rosul sebelumnya. Akan tetapi jikalau terdapat penentangan dan telaah untuk perjalananya, niscaya “Dengan Senyum Yang tak Bernafsu Amarah tubuh sang penentang yang di hadapannya akan hancur lebur seketika, fakta baginya akan menjadi wujud nyata dengan sekali pejaman kelopak matanya, dengan ilmu macam apa mencoba untuk membentengi perjalanannya niscaya akan pupus mengkerut dihadapannya. Inilah gambaran kecil akan turunnya Paduka Yang Mulia yang tubuhnya sekeras baja dan hati nuraninya lembut seperti sutra, pahamilah gambaran-gambaran akan turunnya Utusan yang timbul dari tanah Atlantik yang sejak ratusan ribuan tahun lamanya sudah terminiskripkan kemunculannya. Oleh Alloh Tuhan Semesta Alam diberikan kesaktian yang tiada banding, dan diberikan kekayaan harta dunia yang bagaikan sampah, dan ucapannya dituruti oleh seluruh jagat alam semesta ini. Hanya restu dari Allohlah yang terpegang teguh atas perjalanannya menyambangi waktu memberikan penjelasan kebenaran yang sejati, dan hanya dari jagat alam semesta inilah beliau ingin diyakini dan dipercayai untuk membawa berita, bukan dari manusia yang akhirnya kosong memikul pertanggung jawaban yang besar memutar balikkan fakta meberikan gambaran fana berdalih penumbuh rasa iman dan taqwa yang pada akhirnya mati  meninggalkan nama tanpa makna dan arti mentah diserap kolbu cahaya kehidupan.

Keterangan yang diturunkan oleh Alloh untuk membenarkan segala ciptaanNya adalah cahaya petunjuk yang terang bagi jiwa kita kelak agar dapat dengan sempurna kembali kepadaNya. Bertahap diberikanNya  untuk bangsa yang tak mengenal tata cara kehidupan, perlahan menurunkan cahaya kebenaran jiwa atas dasar kehidupan, satu persatu kitab penerang diturunkan agar mengubah tata cara hina menjadi kemanusiawian yang langsung digelarnya oleh kitab wujud yang terang akan penjelasan nama-namaNya, ketahuilah hening dalam rasa mewujud menjadi cipta hadirkan namaNya dalam wujud yang nyata maka rasakanlah getaran dasyat kehadiranNya dalam jagat kecil ini, dan seketika raga ini akan menyusut mengecil bagai debu yang mudah tertiup angin. Hembusan nafas yang terbuai memiliki satu raga dan satu jiwa adakah rasa menuju keheningan yang dapat menyatukan keduanya menjadi satu, sedangkan yang pada takdir penciptaanNya jiwa raga ini hanyalah satu. Inilah cermin untuk manusia yang merasa bahwa pengajaran paling terang akan kebenaran, yang berasal dari Rosulnya sampai kepada nenek moyangnya barulah kepadanya. Tegakkan sifat yang berbudi pekerti luhur sebagai penumbuh rasa cinta kasih terhadap sesamanya, karena inilah langkah yang nyata untuk kita menemukan jalan yang terang.

Renung hati menyambangi perjalanan waktu, satu raga mengenal jiwa berpijak pada kebenaran yang nyata dalam sebuah karya kehidupan. Hidup dan nafas menempati dunia kebakuan tak mengerti asal bahkan tak memahami muasal pada kejadian, bercampur pemikiran yang mewujud menjadi perkataan yang haq bahkan tak memikirkan apa yang kelak akan terjadi, hingga air, tanah, udara, api berkumpul menyusun kekuatan cakra menggiring raga ini untuk menghiasi jagat alam semesta. Bagi raga yang suci hentikanlah setiap langkah penyatuan cakra keempat elemen penyusun jagat raya ini, jangan hanya berlomba mengeluarkan pikiran yang mewujud menjadi kata hukum dan menjelma menjadi hitam di dalam kebeningan, ingin dikenal raganiahnya tetapi tidak mengenal jiwanya, yang  seperti ini mengkaitkan dalil-dalil lama untuk merubah tata cara yang ada bagai sebuah tangan raksasa di belakang jubah golongan dan aliran. Cahaya yang redup akan tampak dari sebuah gunung, membawa berita mengembalikkan suatu wujud janji terdahulu menunggu kabar hijrahnya sang fajar mengintip dunia barat lalu menyusun pilar pondasi dunia timur, seketika itu barulah  tampak cahayanya yang terang benderang menggelar tatanan samudra menjulang menuju “Tanah Atlantik”.

Salam hormat kepada yang terhormat, untuk penerang cahaya kegelapan

Menuju satu merangkai tirai putih ….

19 Komentar

  1. nor terex said,

    12/12/2015 pada 22:12

    lakone sabdo pslon lan noyo genggong nagih janji

  2. pasukan gajah kencana said,

    05/05/2014 pada 16:48

    1.Assalamualaikum wr wb, kami ingin mengadakan MBB ( majelis buka bersama ) majelis ini di adakan dalam upaya utk menyatukan team amanah dalam negeri dalam sessi dialog dan diskusi utk menyamakan persepsi dalam pergertian dan tujuan sebenarnya AMPERA sehingga indonesia menjadi MERCUSUAR DUNIA atau negara teladan utk di contoh oleh semua negara di dunia dalam semua urusan hidup manusia bermasyarakat dan bernegara

    untuk lebih jelasnya silahkan baca buku GPPMBB ( GARIS PANDUAN PELAKSANAAN MAJELIS BUKA BERSAMA ) berisi 13 lembar yang di cap noktaris,ajukan permintaan buku GPPMBB ini gratis ke alamat email : riyadibigfamily@gmail.com

    2.kami MENDIRIKAN BANK AMANAH RAKYAT INDONESIA dengan pertama – tama membedah siasat BUKU UBCN ( UNITED BANKING CORPORATION ON NUSANTARA ) atau dikenal sebagai buku perjanjian antara para wali amanah dan wali waris. BUKU UBCN ini merupakan satu garis panduan dalam usaha mendirikan BANK AMANAH RAKYAT INDONESIA untuk menampung, mengurus, dan mendistribusikan, DANA AMANAH atau surat – surat berharga atau asset atau urusan dan perkara yg melibatkan transaksi keuangan di dalam dan luar negeri yg terkait langsung dengan urusan AMPERA

    3 .mencari juga orang- orang yg berkompeten utk duduk sebagai PIMPINAN KENARI ( koperasi Nasional Rakyat Indonesia )yg akan didirikan secara serentak di 3 wilayah, 33 propinsi, 432 kabupaten,dgn dana pra operasional sebesar US$ 350 000 000

    untuk lebih jelasnya silahkan hub pimpinan saya pak sudarsono 081280311051 / 087782696267 tapi terlebih dahulu baca buku GPPMBB ini

  3. 06/01/2014 pada 21:28

    Salam Hormat PADUKA YANG MULIA……mudah2an apa apa yang tersurat dan tersirat dalam keterangan ini menjadi PENYEJUK bagi kami…untuk kembali ke JATI DIRI ,BERBUDI LUHUR,DAN CINTA KASIH KEPADA SESAMA……menuju RIDHO ALLOH….

  4. 02/10/2013 pada 01:49

    Assallamu’alaikum……., Alhamdulillah peristiwa penobatan Alam nyata sudah terjadi di Lebak Cawane (silahkan diterawang oleh para sesepuh/eyang) sesuai ramalan Jayabaya, Dia berpenampilan jauh dari yang kita duga2, Dia yang selalu berdo’a siang dan malam untuk kebahagian dan kesalamatan semua umat nabi Muhammad S.A.W, karena saat ini dia lah yang mempunyai amanah dan Hak atas semua ciptaan-Nya baik di bumi maupun diangkasa, Dia lah penguasa Kerajaan yang dipersiapkan untuk melawan pasukan2 si Dajj…, Dia mendapatkan penobatan (alam gaib) amanah dan Hak semuanya atas bumi, angkasa dan semua isinya di usia ke 40 yang disaksikan oleh para Aulia Allah (silahkan diterawang oleh para sesepuh/eyang), Alhamdulillah “Tabut Suci” pun sudah ada padanya (silahkan diterawang oleh para sesepuh/eyang), Dia tidak pernah untuk meminta menjadi yang punya Hak bahkan beliau yang menanyakan di alam sana kepada para Aulia Allah mengapa beliau yang dipilih (silahkan diterawang oleh para sesepuh/eyang), Dia lah yang pernah menggunakan hak atas bumi beserta isinya yang ada di daerah Papua agar isi yang saat ini sedang ditambang dsna sudah tidak bisa menghasilkan apa2 (jadi saat ini perusahaan yang masih dsna hanya tinggal mengais sisa2 saja karena semuanya sudah ditarik secara gaib..he2), Beliau juga telah menarik semua harta2 yang memang menjadi Hak nya ketempat kediaman beliau (maaf harta dari bung Karno/dana revolusi tetap dibiarkan tapi siapapun tidak bisa mengambil tanpa ijin beliau) namun beliau mengatakan Insya Allah hanya tinggal 1 (satu) acara lagi untuk mendapatkan pengesahaan dari semuanya didunia nyata ini yang terkait dan terlibat didalamnya…amin…., Rapatkan barisan buat para Sesepuh/eyang…wasallam…

  5. bambangb said,

    02/03/2013 pada 21:20

    Salam hormat,
    Alangkah akan lbh bergunanya bagi awam jk tulisan ini dpt dibuat dlm bentuk pdf atau word.
    Salam suci

  6. 11/08/2012 pada 06:21

    heemmmmmm…
    allahu akbar allahu akbar
    asyhadu an laa ilaaha illallah
    asyhadu anna muhammadarrasulullah
    hayya alal falaah

    allahu akbar allahu akbar
    laa ilaaha illallah

  7. Pangeran Papak said,

    01/08/2012 pada 02:27

    ass salam kenal” semoga cerita anda tidak bohong.

  8. Riza Syahran Ganie gelar Sutan Khalifah said,

    24/10/2011 pada 16:58

    Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabakatuh… salam kenal dari saya Ki Poerwonjoto…dalam tulisan anda diatas menyebutkan “yang dipimpin oleh seorang Raja bagi Waliulloh yang bergelar “Kanjeng Sulton Kholifatul Habdulrohman Kertopati Cokroningrat Putronegoro”… Gelar ini siapa yang memberikannya? …apa betul gelarnya demikian?. Terima kasih atas jawabannya.

    • poerwonjoto said,

      04/11/2011 pada 09:49

      Semuanya dari sang Pencipta melalui tatanan sistemNya….,dan kami rasa sudah kami jelaskan pertanyaan saudara di facebook rahayu….

  9. yurinanto said,

    08/06/2011 pada 19:29

    Ingin menetes air mata ini….Jika teringat Paduka Tercinta Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Putro Negoro…

  10. munadisip said,

    07/05/2011 pada 12:02

    salam bwt kel. poerwonjoto, bolehkah sy minta no hp. untuk dapat kenal lbh dekat banyak hal yang ingin sy tanyakan ttg akan adanya jaman kamuliaan di bumi Nusantara ini. Ini no hp saya Munadi :081227580101.yk.

    • poerwonjoto said,

      24/05/2011 pada 22:40

      Salam nafas perjuangan……
      Salam hormat bagi kita semua
      Salam hormat kepada yang terhormat paduka yang Mulia….

      Kami keluarga besar Poerwonjoto membuka lebar tali silaturahmi kepada para saudara yang ingin mengenal dan mengetahui makna apa yang tergelar untuk diketahui, karena bukan untuk dipercayai dan di imani perjuangan apa yang sekarang kami emban untuk tergelar tetapi hanya ingin disampaikan melalui perwujudan dunia alam ketiga ini… kesemuanya akan tergapai tanpa campur tangan bagi hidup yang mengakui kodrat yang melebihi akal akan mahklukNYA, karena perjalanan ini jelas tercatat bagi apa yang kalian baca untuk menopang iman serta taqwa dalam kitab2 perbendaharaan dunia… Panjang persaksian kebenaran akan wujud pada makhluk manusia menjadi perkataan pembenaran untuk ciptaanNya menjadi pemimpin bagi mahkluknya dan bukanlah sebagai bangsa mahkluk perusak peradaban tata cara penghidupan.

      cinta akan menyelimuti dan budi pekerti akan hadir kembali dalam tanah Nuswantoro ini dan wujud berhala manusia dalam rupa harta duniawi akan segera memuncul bagai sampah yang tak berarti dalam micro kotak hitam …. salam damai jagat cawan suci, yang akan memberikan keterangan sebagai penerang bagi pemikir manusia ,

      Sekertariat ( TIRTOWENING )
      Jl.Perjuangan Karawaci Ilir rt.02/02 No.93 Tangerangan

      Telp : 021.90308868
      021.96845689
      021.95526686
      021.46230830
      021.92556978

      • panduismoyo@gmail.com said,

        03/08/2012 pada 21:22

        Salam kenal. Tulisan saudara tentang Kejayaan nusantara sungguh terang, tentunya sangat bermanfaat bagi generasi sekarang yang masih banyak tak mengenal jati diri bangsanya.Seperti yang telah dinubuatkan/diramalkan oleh Prabu Joyoboyo,Prabu siliwangi,Sabdo Palon dan Ronggowarsita,tentang 7 Satrio piningit Nusantara.baru tergenapi 6 presiden. dan yang ke 7 disebutkan dengan kalimat” Satrio Pinandito Sinisihan wahyu”.
        Terwujudnya Nubuat/Ramalan yang berbeda kalimat dengan makna yang sama,tentunya ada perjalan yang harus dilakoni.
        pertanyaan saya”Bagaimana cara mewujudkan nubuatan tentang terwujudnya negeri Atlantis yang dipimpin oleh seorang yang dijanjikan Tuhan dibumi Nusantara tercinta ini? Trimakasih

  11. Andi maskuri said,

    19/04/2011 pada 14:54

    asalamualaika…salam kenal dari saya ki.
    saya yakin ki, adalah salah satu orang-orang amanah.

  12. 03/04/2010 pada 09:19

    Salam Juang

    إِنَّ اللهَ يُدَافِعُ عَنْ الَّذِينَ آمَنُوا
    إِنَّ اللهَ لا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ . أُذِنَ لِلَّذِينَ
    يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللهَ عَلَى نَصْرِهِمْ
    لَقَدِيرٌ. الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِه…ِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلاَّ
    أَنْ يَقُولُوا رَبُّنَا اللهُ وَلَوْلا دَفْعُ اللهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ
    بِبَعْضٍ لَهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ
    يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللهِ كَثِيرًا وَلَيَنصُرَنَّ اللهُ مَنْ
    يَنصُرُهُ إِنَّ اللهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ“ Sesungguhnya Allah membela
    orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
    tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat. Telah
    diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena
    Sesungguhnya mereka telah dianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar
    Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir
    dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena
    mereka berkata: “Tuhan Kami hanyalah Allah”. dan Sekiranya Allah tiada
    menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain,
    tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja,
    rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya
    banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang
    menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi
    Maha perkasa”. (Al-Hajj:38-40)

    • poerwonjoto said,

      13/04/2010 pada 23:14

      Assalamu’alaikum
      Salam sejahtera bagi kita semua
      Salam hormat kepada yang terhormat Paduka yang Mulia….
      Terima kasih kami ucapkan kepada saudaraku…pak Ade…atas kutipan dari QS Al-Hajj…semoga kita bisa memaknai apa yang tersirat dalam surat tersebut…..Maha benar Alloh dengan segala firmannya….

      Wassalam ..rahayu..Rahayu…
      ST/KJ


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: