CERITERAKU TERAKHIR (BAB II)

Berkata; “BAGI DIA YANG DUDUK DI ATAS TAKHTA DAN BAGI ANAK DOMBA, ADALAH PUJI-PUJIAN DAN HORMAT DAN KEMULIAAN DAN KUASA SAMPAI SELAMA-LAMANYA!” Dan ke empat mahluk itu berkata; “Amin” dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah. -KEENAM MATERAI PERTAMA DIBUKA. Maka aku melihat anak domba itu membuka yang pertama dari ketujuh materai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “mari”, Dan aku melihat; sesungguhnya ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata; “Mari”. Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar. Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata; “mari” Dan aku melihat sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menunggnginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah ke empat makhluk itu berkata; “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai.sedinar, Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu”. Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang ke empat, aku mendengar suara makhluk yang ke empat berkata; “Mari”. Dan aku melihat sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan Maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.  Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang ke lima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman ALLAH dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya; “Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi? “Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. Maka aku melihat, ketika Anak domba itu membuka materai yang ke enam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah.seluruhnya bagaikan darah. Dan binatang-binatang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.  Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang itu:  “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk diatas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu. “Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?.-ORANG-ORANG YANG DIMATERAIKAN OLEH BANGSA ISRAEL; Kemudian dari pada itu aku melihat empat Malaikat berdiri pada ke empat penjuru bumi dan mereka menahan ke empat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon, Dan aku melihat seorang Malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa materai ALLAH yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada ke empat Malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, katanya “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memateraikan hamba-hamba ALLAH kami pada dahi mereka”  Dan aku mendengar jumlah mereka yang memateraikan itu; seratus empat puluh empat ribu yang telah di materaikan dari semua suku keturunan Israel. Dari suku Yehuda duabelas ribu yang dimateraikan, dari suku Ruben duabelas ribu, dari suku Gad duabelas ribu, dari suku Asyer duabelas ribu, dari suku Naftali duabelas ribu, dari suku Manasye duabelas ribu, dari suku Simeon duabelas ribu, dari suku Lewi duabelas ribu, dari suku Ishakar duabelas ribu, dari suku Zebulon duabelas ribu, dari suku Yusuf duabelas ribu, dari suku Benyamin duabelas ribu.-ORANG BANYAK YANG TIDAK TERHITUNG BANYAKNYA; Kemudian dari pada itu aku melihat sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa.dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri dihadapan takhta dan dihadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memakai daun-daun palem ditangan mereka.  Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi ALLAH kami yang duduk di takhta dan bagi Anak domba!”.  dan semua Malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah ALLAH, sambil berkata; “Amin! puji-pujian dan kemulian, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi ALLAH kita sampai selama-lamanya! amin!”. Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku; “Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?” Maka kataku kepadanya; “Tuanku, tuan mengetahui nya”.  Lalu ia berkata padaku; “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka sudah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih didalam darah Anak Domba. Karena itu mereka berdiri dihadapan takhta ALLAH dan melayani Dia siang malam di Bait sucinya. Dan Ia  yang duduk diatas takhta itu akan membentangkan kemahNya diatas mereka. Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.  Sebab Anak Domba yang ditengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka kemata air kehidupan. Dan tidak akan menghapus segala air mata dari mana mereka”. MATERAI YANG KETUJUH; Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di surga, kita kira setengah jam lamanya. Lalu aku melihat ketujuh Malaikat, yang berdiri dihadapan ALLAH, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkala.  Maka datanglah seorang Malaikat lain, dan ia pergi berdiri di dekat mizbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan Malaikat itu ke hadapan ALLAH. Lalu Malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mizbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.-KEEMPAT SANGKALA YANG PERTAMA Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkala itu bersiap-siap untuk meniup sangkala. Lalu malaikat yang pertama meniup sangkalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah, dan semuanya itu dilemparkannya ke bumi, maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau. Lalu malaikat yang kedua meniup sangkalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke laut, Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah, dan matilah dari sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkalanya dan.jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. Nama bintang itu ialah Apsintus.  Dan sepertiga dari semua air menjadi Apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit. Lalu malaikat yang keempat meniup sangkalanya dan terpukulah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang  sehingga sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari. Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring “celaka, celaka, celakalah mereka yang diam diatas bumi oleh karena bunyi sangkala ketiga malaikat lain, yang akan meniup sangkalanya”, -SANGKALA YANG KELIMA; Lalu malaikat yang kelima meniup sangkalanya, dan aku melihat sebuah bintang dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lubang jurang maut. Maka dibukanya pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lubang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lubang itu. Dan dari asap itu berkeluarlah belalang-belalang keatas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka tidak merusakan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai materai ALLAH di dahinya. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia. Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati,tetapi maut lari dari mereka.  Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda.yang disiapkan untuk peperangan, dan diatas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia, dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa, dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari kemedan peperangan. Dan ekor mereka sama seperti kalajengking sama ada sengatnya, di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya. Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani adalah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.  Celaka yang pertama sudah lewat, sekarang akan menyusul dua celaka lagi. -SANGKAKALA YANG KEENAM; Lalu malaikat yang keenam meniup sangkalanya, dan aku mendngar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan ALLAH, dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkala itu; “Lepaskanlah malaikat yang terikat dekat.sungai besar Efrat itu,” Maka dilepaskanlah ke empat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia. Dan jumlah tentara itu ialah duapuluh ribu laksa pasukan berkuda, aku mendengar jumlah mereka. Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang. Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang yang keluar darimulutnya.  Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat dalam mulutnya dan didalam ekornya.  Sebab ekornya seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan. Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka; mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan, dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian. -DUA SAKSI ALLAH; Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh rupanya seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata berikut; “Bangunlah dan ukurlah Bait suci ALLAH dan mezbah dan mereka yang neribadah di dalamnya.  Tetapi kecualikan pelataran bait suci yang disebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia sudah diberikannya kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota suci empatpuluh dua bulan lamanya”. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksiKu, supaya mereka bernurbuat sambil berkabung, seribu duaratus enampuluh hari lamanya.  Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri dihadapan Tuhan Semesta Alam. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghancurkan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.  Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernurbuat, dan mereka mepunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.  Dan apabila mereka sudah menyelesaikan kesaksiannya mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka. Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, dimana juga Tuhan mereka disalibkan. Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka dikuburkan.  Dan mereka yang diam diatas bumi bergembira dan bersuka-cita atas merekadan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam diatas bumi. -Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari ALLAH ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut.  Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari sorga berkata kepada mereka; “Naiklah ke.mari!”. Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka. Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dasyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu runtuh, dan tujuhribu orang mati oleh gempa bumi itu, dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan ALLAH yang disorga.  Celaka yang kedua sudah lewat; lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul. -SANGKALA YANG KETUJUH NYANYIAN PUJI-PUJIAN PARA TUA-TUA; Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam surga, katanya; “PEMERINTAHAN ATAS DUNIA DIPEGANG OLEH TUHAN KITA DAN DIA YANG DIURAPINYA, DAN IA AKAN MEMERINTAH SEBAGAI RAJA SELAMA-LAMANYA”, -Dan keduapuh empat tua-tua yang duduk di hadapan ALLAH diatas takhta mereka, tersungkur dan menyembah ALLAH, sambil berkata; KAMI MENGUCAPKAN SYUKUR KEPADA MU YA TUHAN, ALLAH, YANG MAHAKUASA, YANG ADA DAN YANG SUDAH ADA, KARENA ENGKAU TELAH MEMANGKU KUASA MU YANG BESAR DAN TELAH MULAI MEMERINTAH SEBAGAI RAJA, dan semua bangsa telah marah, tetapi amarahMu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, pada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi. “Maka terbukalah Bait Suci ALLAH yang di sorga, dan kelihatanlah TABUT PERJANJIAN-NYA di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat. -PEREMPUAN DAN NAGA ;Maka tampaklah suatu tanda besar di langit; seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari duabelas bintang diatas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaanya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit, dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan diatas kepalanya ada tujuh mahkota.  Dan ekornya menyeret sepertiga bintang-bintang di langit dan melemparkannya di bumi.  Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan anakNya, sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.  Maka ia melahirkan seorang anak laki-laki yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada.besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada ALLAH dan ke takhtaNya. Perempuan itu lari ke padang gurun, dimana telah disediakan suatu tempat baginya oleh ALLAH, supaya ia dipelihara disitu seribu dua ratus enampuluh hari lamanya.-NAGA KALAHKAN; Maka timbulah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya; tetapi mereka tidak dapat bertahan, ;mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut IBLIS atau setan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. -NYANYIAN KEMENANGAN;Dan aku mendengar suara nyanyian di surga berkata; “SEKARANG TELAH TIBA KESELAMATAN DAN KUASA DAN PEMERINTAHAN ALLAH KITA, DAN KEKUAS DIA YANG DIURAPI-NYA, KARENA TELAH DILEMPARKAN KE BAWAH PENDAKWA SAUDARA-SAUDARA KITA, YANG MENDAKWA KITA MEREKA SIANG DAN MALAM DI HADAPAN ALLAH KITA.  DAN MEREKA MENGALAHKAN DIA OLEH DARAH ANAK DOMBA, DAN OLEH PERKATAAN KESAKSIAN MEREKA. KARENA MEREKA TIDAK MENGASIHI NYAWA MEREKA SAMPAI KEDALAM MAUT. KARENA ITU BERSUKA CITALAH, HAI SORGA DAN HAI KAMU SEKALIAN YANG DIAM DI DALAMNYA, CELAKALAH KAMU, HAI BUMI DAN LAUT! KARENA IBLIS TELAH TURUN KE PADAMU, DALAM GERAMNYA YANG DAHSYAT, KARENA IA TAHU, BAHWA WAKTUNYA SUDAH SINGKAT”. -NAGA MEMBURU PEREMPUAN ITU; Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan diatas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.  Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ketempatnya di padang gurun, dimana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, kearah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum ALLAH dan memiliki.kesaksian Yesus. Dan ia tinggal berdiri di pantai laut. -BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT;

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: