CERITERAKU. (BAG AKHIR III)

BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT;

Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; diatas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. Binatang yang kulihat itu serupa macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuatannya yang besar. Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata; “Siapakah yang sama seperti binatang ini?. Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?. Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empatpuluh dua bulan lamanya. Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat ALLAH, menghujat namaNya dan kemah kediamanNya dan semua mereka yang diam di sorga. Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. Barang siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!. Barang siapa ditentukan untuk ditawan, ia akan dilawan, barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang. Yang penting disini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus. –BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM BUMI; Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalakannya di depan matanya, ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang yang pertama, yang luka parahnya telah sembuh. Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dasyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi didepan mata semua orang. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya didepan mata binatang itu. Dan menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting disini ialah hikmat: barang siapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enamratus enampuluh enam. –ANAK DOMBA DAN PENGIKUT-NYA YANG DITEBUSNYA; Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empatpuluh empat ribu orang dan didahi mereka tertulis namaNya dan nama BapakNya. Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dasyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru dihadapan takhta dan didepan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empatpuluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu kemana saja ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi ALLAH dan bagi Anak Domba itu. Dan didalam mulut mereka tidak terdapat dusta, mereka tidak bercela. –PEMBERITAHUAN TENTANG PENGHAKIMAN;  Dan aku melihat seorang Malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk di beritakannya kepada mereka yang diam diatas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum. Dan ia berseru dengan suara nyaring: “Takutlah akan ALLAH dan muliakanlah Dia karena telah tiba saat penghakimanNya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air. Dan seorang malaikat lain , malaikat kudus, menyusul dia dan berkata: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya. dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring; “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka ALLAH, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murkaNya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang didepan mata malaikat-malaikat kudus dan didepan mata Anak Domba. Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barang siapa yang telah menerima tanda namanya.  Yang penting disini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah-perintah ALLAH dan iman kepada Yesus. Dan aku mendengar suara dari sorga berkata; Tuliskan: “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini,”Sungguh” kata roh, “supaya mereka beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka”. –TUAIAN DI BUMI; Dan aku melihat sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan diatas awan itu duduk  seorang seperti anak manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepalaNya dan sebilah sabit tajam di tanganNya. Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk diatas awan itu; “Ayunkanlah sabitMu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak. Dan Ia, yang duduk diatas awan itu, mengayunkan sabitNya ke atas bumi, dan bumipun di tuailah. Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebuah sabit tajam. Dan seorang malaikat lain datng dari mezbah, ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang mebawa sabit tajam itu, katanya; “Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu, dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak”. Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke kilangan besar, yaitu murka ALLAH. Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya sampai duaratus mil. -NYANYIAN MEREKA YANG MENANG: Dan aku melihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib; tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir, karena dengan itu berakhirlah murka ALLAH.  Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan ditepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya.  Pada mereka ada kecapi ALLAH.  Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba ALLAH, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya:  BESAR DAN AJAIB PEKERJAANMU, YA TUHAN ALLAH YANG MAHA KUASA! ADIL DAN BENAR SEGALA JALANMU, YA RAJA SEGALA BANGSA! SIAPAKAH YANG TIDAK TAKUT, YA TUHAN, DAN YANG TIDAK MEMULIAKAN NAMAMU? SEBAB ENGKAU SAJA YANG KUDUS; KARENA SEMUA BANGSA.AKAN DATANG DAN SUJUD MENYEMBAH ENGKAU, SEBAB TELAH NYATA KEBENARAN SEGALA PENGHAKIMANMU“.

TUJUH MALAIKAT DENGAN TUJUH CAWAN MURKA ALLAH. Kemudian dari pada itu aku melihat orang membuka Bait Suci – kemah kesaksian – di sorga. Dan ketujuh malaikat dengan ketujuh malapetaka itu, keluar dari Bait Suci, berpakaian lenen yang putih bersih dan berkilau-kilauan dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Dan satu dari ke empat mahluk itu memberikan kepada ke tujuh malaikat itu tujuh cawan dari emas yang penuh berisi murka dari ALLAH, yaitu ALLAH yang hidup sampai selama-lamanya. Dan Bait Suci itu dipenuhi asap karena kemuliaan ALLAH dan karena kuasaNya, dan seorangpun tidak dapat memasuki Bait Suci itu, sebelum berakhir ketujuh malapetaka dari ketujuh malaikat itu. -KETUJUH MALAPETAKA; Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat; “Pergilah dan tumpahkan ketujuh cawan murka ALLAH itu ke atas bumi”. Maka pergilah malaikat yang pertama dan ia menumpahkan cawannya ke atas bumi:maka timbulah bisul yang jahat dan berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang menyembah patungnya. Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut; maka airnya menjadi darah seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut.- Dan malaikat yang ketiga menumpahkan cawannya atas sungai-sungai, dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah. Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata; “Adil engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini. Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi. Engkau juga telah memberi mereka minum darah, hal itu wajar bagi mereka!”.  Dan aku mendengar mereka itu berkata; “Ya TUHAN  ALLAH YANG MAHA KUASA, BENAR DAN ADIL SEGALA PENGHAKIMANMU“.  Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api.  Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahyat, dan mereka menghujat nama ALLAH yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat memuliakan Dia. Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya  keatas takhta binatang itu dan kerajaanya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan, dan mereka menghujat ALLAH yang di sorga karena kesakitan karena bisul mereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka. Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur. Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.  Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja diseluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari ALLAH YANG MAHA KUASA.-  Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya”. Lalu ia mengumpulkan mereka ditempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.  Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya; “Sudah terlaksana”. Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dasyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Lalu terbelalah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal ALLAH. Maka teringatlah ALLAH akan Babel yang besar itu untuk memberikan cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murkaNya.  Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.  Dan hujan es besar,.seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia menghujat ALLAH karena malapetaka hujan es itu, malapetaka itu sangat dasyat. – PENGHAKIMAN ATAS BABEL: Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata padaku; “Mari kesini, aku akanmenunjukan kepadamu putusan atas pelacur.besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya”. Dalam  roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk diatas binatang yang merah ungu, yang tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi”. Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika melihatnya, aku sangat heran. Lalu kata malaikat itu kepadaku: “Mengapa engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu dan rahasia binatang yang memikulnya, binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu. Adapun binatang yang telah kaulihat itu, telah ada, tapi tidak ada, ia akan muncul dari jurang maut, dan ia menuju kepada kebinasaan. Dan mereka yang diam di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis didalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan,  akan heran apabila mereka melihat, bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi. Yang penting disini ialah akal yang mengandung hikmat; ketujuh kepala itu adalah ke tujuh gunung, yang diatasnya perempuan itu duduk. Ketujuhnya adalah juga tujuh raja; lima diantaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja. Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang  tidak ada itu, ia sendiri adalah raja ke delapan dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kebinasaan. Dan kesepuluh tanduk yang telah kau lihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu.  Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada  binatang itu. Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah tuan diatas segala tuan dan Raja diatas segala Raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia”.  Lalu ia berkata padaku: “Semua air yang kau lihat, dimana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa. Dan kesepuluh tanduk yang telah kau lihat itu serta binatang itu akan membenci pelacur itu dan mereka akan membuat dia menjadi sunyi dan telanjang, dan mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api. Sebab ALLAH telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendakNya dengan seia sekata dan akan memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu, sampai segala firman ALLAH telah digenapi. Dan perempuan yang telah kau lihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi”. –JATUHNYA BABEL; Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.  Dan Ia berseru dengan suara yang kuat, katanya; “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis, dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci, karena semua bangsa.telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan semua raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia dan pedagang-pedagang bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya”. Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata; “Pergilah kamu hai umatKu, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.  Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan ALLAH telah mengingat segala kejahatannya.  Balaskanlah kejahatannya, sama seperti dia  juga membalaskan, berikanlah kepadanya duakali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah bagiannya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya; berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata dalam hatinya; aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung,  Sebab itu malapetakanya akan datang dalam satu hari, yaitu sampar dan perkabungan dan kelaparan, dan ia akan dibakar pakai api, karena TUHAN ALLAH, yang menghakimi dia, adalah kuat”. Dan raja-raja di bumi, yang telah berbuat cabul dan hidup dalam kelimpahan dengan dia, akan menangisi dan meratapinya, apabila mereka melihat asap api yang membakarnya. Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaanya dan mereka akan berkata; “Celaka,celaka engkau, hai kota yang besar, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!”. Dan pedagang-pedagang di bumi menangis dan berkabung karena dia, sebab tidak ada orang lagi yang membeli barang-barang mereka. Yaitu barang-barang dagangan dari emas dan perak, permata dan mutiara, dan lenen halus dan kain ungu, dari sutra dan kain kirmizi, pelbagai jenis barang dari kayu yang harum baunya, pelbagai jenis barang dari gading, pelbagai jenis barang dari kayu yang mahal, dari tembaga,besi dan pualam, kulit manis dan rempah-rempah, wangi-wangian, tepung halus dan gandum, lembu sapi,domba, kuda dan kereta, budak dan bahkan nyawa manusia. Dan mereka akan berkata; “Sudah lenyap buah-buahan diingini hatimu, dan segala yang mewah dan indah telah hilang dari padamu, dan tidak akan ditemukan lagi”. Mereka yang memperdagangkan barang-barang itu, yang telah menjadi kaya oleh dia, akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya, dan sambil menangis dan meratap, mereka berkata; “Celaka, celaka, kota besar , yang berpakaian lenen halus, kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa”.  Dan setiap nakhoda dan pelayar dan anak-anak kapal dan semua orang yang mata pencahariannya di laut, berdiri jauh-jauh dan berseru, ketika mereka melihat asap api yang membakarnya, katanya; “Kota manakah yang sama dengan kota besar ini?”. Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya;  “Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya, oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa.  Bersuka citalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena ALLAH telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu”. –BABEL TIDAK AKAN BANGKIT LAGI Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya kedalam laut, katanya; “Demikianlah Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi.  Dan suara pemain-pemain kecapi dan penyanyi-penyanyi, dan peniup-peniup seruling dan sangkakala, tidak akan kedengaran lagi didalammu, dan suara kilangan tidak akan kedengaran lagi didalammu. Dan cahaya lampu tidak akan bersinar lagi di dalammu, dan suara mempelai laki-laki dan pengantin perempuan tidak akan kedengaran lagi di dalammu. Karena pedagang-pedagangmu adalah pembesar-pembesar di bumi, oleh ilmu sihirmu semua bangsa disesatkan”. Dan di dalamnya terdapat darah nabi-nabi dan orang-orang kudus dan darah semua orang yang dibunuh di bumi. –NYANYIAN ATAS JATUHNYA BABEL; Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya;  “Haleluya!  keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada ALLAH kita, sebab benar dan adil segala penghaklmanNya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakan bumi dengan pencabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hambaNya dari pelacur itu”. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata; Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya”. Dan kedua ke duapuluh tua-tua dan ke empat mahkluk tersungkur dan menyembah ALLAH yang duduk diatas takhta itu, dan mereka berkata; “Amin, haleluya”. Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: “Pujilah Allah kita, hai kamu semua hambaNya, kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar! “PERJAMUAN KAWIN ANAK DOMBA: Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya; Haleluya!  Karena TUHAN, ALLAH kita Yang Maha Kuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai memuliakan Dia!. Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. Dan kepadaNya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih”, (lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus). Lalu ia berkata kepadaku: Tuliskanlah; Berbahagialah mereka yang di undang ke perjamuan kawin Anak Domba”.  Katanya lagi kepadaku; “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari ALLAH”.  Maka berkumpulah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata padaku; “Janganlah berbuat demikian!. Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus adalah roh nubuat. –FIRMAN ALLAH; Lalu aku melihat sorga terbuka; sesungguhnya aku melihat kuda putih; dan ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan beperang dengan adil. Dan mataNya bagaikan nyala api dan diatas kepalaNya terdapat banyak mahkota dan padaNya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan namaNya ialah; “Firman ALLAH”. Dan semua pasukan yang disorga mengikuti Dia, mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulutNya keluarlah sebilah pedang tajam yang memukul segala bangsa. Dan Ia menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka ALLAH YANG MAHA KUASA.  Dan pada jubahNya dan pahaNya tertulis suatu nama yaitu; “RAJA SEGALA RAJA DAN TUAN DI ATAS SEGALA TUAN”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: