BAGIAN KETIGA

OLEH : KANJENG SULTON KH.KERTOPATI

Ketiga

PERINGATAN TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR

DENGAN MENGUNGKAP KESALAHAN-KESALAHAN MEREKA

Al Mukminun”- Ayat, 63) Sebenarnya hati orang-orang kafir itu sudah kalut untuk memahami petunjuk Qur’an ini, Selain dari pada itu masih banyak lagi perbuatan-perbuatan buruk yang senantiasa hendak mereka lakukan, “Al Mukminun”- Ayat, 64) Sehingga apabila nanti sudah kami timpakan Azab kepada orang-orang yang hidupnya Mewah, mereka berteriak-teriak minta tolong,- “Al Mukminun”- Ayat, 65) Jangan kamu berteriak-teriak minta tolong sekarang! kamu tidak akan mendapat pertolongan dari kami!, “Al Mukminun”- Ayat, 66) Sebab dahulu sudah dibacakan ayat-ayatku, tetapi kamu berbalik belakang, tidak mengindahkannya, “Al Mukminun”- Ayat, 67) Dengan sombong kamu berdalih, bahwa kamu sebagai orang-orang yang menghormati Ka’bah Baitullah, dengan berjaga dimalam hari di sekelilingnya, namun mempergunjingkan Al’quran sebagai Hiburan bagimu sekalian, “Al Mukminun”- Ayat, 68) Apakah karena mereka tidak merenungi Al’quran ini? Apakah karena kedatangan Rasul kepada mereka itu mereka anggap sebagai peristiwa yang belum pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?, “Al Mukminun”- Ayat, 70) Atau apakah karena mereka itu menganggapnya orang Gila? Padahal dia itu datang kepada mereka dengan membawa kebenaran. Tetapi kebanyakan mereka itu benci terhadap kebenaran!, “Al Mukminun”- Ayat, 71) Andaikata kebenaran yang ditandaskan Al’quran itu yang harus menurut kemauan nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini beserta isinya. Sebenarnya kami berikan Alquran itu kepada mereka, demi untuk kebanggaan mereka sendiri, Tetapi mereka tidak mau mengindahkan apa yang membawa kemuliannya itu, “Al Mukminun”- Ayat, 72) Atau apakah karena mereka mengira bahwa engkau meminta upah kepada mereka? Padahal upah dari Tuhanmu adalah lebih baik lagi.

Dia adalah pemberi rezeki yang paling baik!,- “Al Mukminun” Ayat, 73) Padahal engkau hanya mengajak ke jalan yang lurus!, “Al Mukminun”- Ayat, 74) Sesungguhnya orang-orang yang tidak percaya kepada hari Akhirat adalah orang-orang yang menyimpang dari jalan yang lurus, “Al Mukminun”- Ayat, 75) Sekalipun mereka kami santuni, serta kami hilangkan penderitaan yang mereka alami, toh mereka akan tetap mebuta-tuli dalam kedurhakaannya, “Al Mukminun”- Ayat, 76) Sesungguhnya bahaya itu pernah Kami timpakan kepada mereka, namun mereka tidak mau juga tunduk kepada Tuhan pula mereka mau berkhidmat kepadanya, “Al Mukminun”- Ayat, 77) Sehingga apabila Kami bukakan pintu besar Azab yang keras untuk mereka, mendadak sontak mereka disana putus asa,- Setelah kita tahu bahwa didalam FIRMAN ALLAH Agama itu satu, dan bahwasannya semua agama dilindungi ALLAH, Surat “AL-HAJJ” Ayat, 40) Mereka telah dianiaya itu, ialah mereka yang diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata; “Tuhan kami, hanyalah ALLAH!” Kalo tidaklah karena pembelaan ALLAH terhadap manusia yang sebagiannya teraniaya oleh keganasan yang lain, tentu telah dirobohkan tempat-tempat pertapaan Yahudi, gereja-gereja Nasrani, gereja-gereja Yahudi, dan mesjid-mesjid, yang terbanyak disebut nama ALLAH di dalamnya.

Dan sesungguhnya ALLAH pasti menolong agamaNya. Bahwasannya ALLAH sungguh-sungguh Maha Kuat dan Tangguh,- WASPADALAH TERHADAP TIPU MUSLIHAT YANG MEMPERGUNAKAN MESJID SEBAGAI ALATNYA,- Surat “BARAA-AH”- Ayat, 107) Disamping itu, ada pula orang munafik yang membangun mesjid dengan maksud: hendak menimbulkan kegoncangan dikalangan kaum muslimin, hendak mengukuhkan kedudukan orang kafir, hendak memecah belah antara sesama orang mukmin sendiri, di samping mengatur persiapan menanti kedatangan orang yang memerangi ALLAH dan RasulNya sejak dahulu. Untuk tujuan mana, mereka berani mengangkat sumpah: “Bahwa tujuan kami membangun mesjid ini, hanyalah kebaikan”, Namun ALLAH menyaksikan bahwa mereka bersumpah palsu, Surat “BARAA-AH”- Ayat, 108) Janganlah kamu mengerjakan shalat di mesjid itu selama-lamanya. Dan mesjid Quba yang sejak mulanya dibangun atas dasar taqwa lebih patut kamu mengerjakan shalat disana.

Didalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan ALLAH menyenangi orang-orang yang bersih, Surat “BARAA-AH”- Ayat, 109) Manakah yang lebih baik antara bangunan mesjid yang didirikan atas dasar Taqwa dan restu ALLAH, dengan bangunan mesjid yang didirikan diatas tanah gembur yang mudah longsor, lalu roboh bersama dengan yang membangunnya ke dalam Neraka Jahanam?, Sedangkan ALLAH tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim itu?, Surat “BARAA-AH”- Ayat, 110) Bangunan-bangunan yang mereka bangun itu senantiasa menjadi pangkal kekwatiran dalam hati mereka. Kecuali bila hati mereka itu telah hancur berkeping-keping. ALLAH Maha mengetahui dan bijaksana,- Selayaknya mulailah bebenah diri memperbaiki langkah; harus JEJEG! untuk ketenangan dalam BERIBADAH kasian ummat selalu dijadikan obyek untuk niat busuk dari para pemuka-pemukanya yang selalu berdalih untuk kepentingan SYIAR AGAMA, bagaimana sepak terjang mereka dengan mempergunakan kepandaiannya berdalil mempergunakan ayat-ayat yang samar ditambah lagi dengan Tafsir-tafsir bekerja sama dengan KODAM dan Jin hukumnya adalah PERSEKUTUAN, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 7) Dialah yang menurunkan kitab AL QURAN kepada MUHAMAD, Diantaranya ada ayat-ayat yang tandas tegas, itulah pokok isi Alquran. Yang lainnya adalah ayat-ayat SAMAR kurang tegas Adapun orang-orang yang dalam hatinya ada maksud-maksud yang tidak jujur, selalu mengikuti ayat-ayat Samar untuk mengadakan kehebohan dengan memberikan Tafsiran-tafsiran yang diselewengkan.

Padahal tidak ada yang dapat memberikan TAFSIRANNYA, HANYA ALLAH SAJA. Dan orang-orang yang mendalami ilmunya mengatakan terus terang; “KAMI PERCAYA PADA KITAB, SEMUANYA ITU DATANG DARI TUHAN KAMI” hanya orang-orang berfikir saja yang dapat mengerti, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 8) Wahai Tuhan kami! Janganlah engkau sesatkan hati kami, setelah kami engkau beri petunjuk, Dan karuniakanlah kepada kami rachmat dari sisimu, Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 9) Wahai Tuhan kami sesungguhnya Engkau yang akan mengumpulkan semua manusia di hari Kiamat yang pasti datangnya Sesungguhnya ALLAH tidak akan menyalahi janjinya.- ANCAMAN TERHADAP ORANG KAFIR, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 10) Sesungguhnya orang-orang yang Kafir itu, harta benda dan anak-anaknya tidak akan dapat menolongnya sedikitpun dari siksaan ALLAH. Mereka itulah yang akan menjadi bahan bakar api Neraka, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 11) Menurut kebiasaan kaum Fir’aun dan orang-orang purbakala, mereka mendustakan ayat-ayat Kami. Lalu ALLAH menindaknya disebabkan dosa-dosanya. ALLAH amat keras hukumannya. Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 12) Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu; Kamu semua pasti akan kalah dan nanti kamu akan digiring ke Neraka jahanam, suatu tempat yang seburuk-buruknya, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 13) Sesungguhnya telah ada suatu bukti yang nyata bagimu, paristiwa pertempuran yang telah berkecamuk antara dua golongan. Satu pihak bertempur dijalan ALLAH, sedang pihak yang lain ialah golongan kafir.

Mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri seolah-olah pasukan Islam itu dua kali sebanyak mereka. Demikianlah Allah memperkuat kedudukan pasukan yang dikehendakinya dengan bantuannya, Hal ini dapat dijadikan pelajaran bagi mereka yang mempunyai pandangan tajam, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 77) Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji ALLAH dan sumpah mereka dengan harga yang MURAH, mereka itu tidak akan mendapat bagian apa-apa di Akhirat. Tidak akan diajak bicara dan tidak dilihat oleh ALLAH di hari Kiamat, dan tidak pula akan dibersihkan dari dosanya. Mereka akan mendapat siksa yang amat pedih, Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 78) Ada pula sebagian lagi dari kalangan Ulama mereka yang memutar lidah memutar balikkan isi Al Kitab dengan maksud supaya kamu menyangka bahwa yang dibacanya itu betul dari Al Kitab. Padahal bukan dari ALLAH. Begitu berani mereka membuat kebohongan terhadap ALLAH, padahal mereka mengetahui,- Mereka berlomba-lomba mendirikan sekolah/Pesantren dengan mengikuti arus KEMODERENAN dengan biaya Administrasi yang seharusnya tidak boleh dikenakan karena ada batasan dalam firman ALLAH, Surat “AL-BAQAROH”- Ayat, 41) Dan berimanlah kamu kepada Wahyu Al-Quran yang telah kuturunkan, yang membenarkan wahyu Taurat yang ada padamu.

Serta janganlah kamu menjadi pelopor untuk mengingkarinya. Lagipula janganlah kamu jual ayat-ayatku dengan harga yang RENDAH. dan hanya kepadaku-lah kamu wajib bertaqwa.- Mereka menghimpun kekayaan dengan menghalalkan beberapa cara demi kehidupan duniawinya, NALURI MENIKMATI KESENANGAN HIDUP, Surat “AL-BAQAROH”- Ayat, 14) Tuhan menjadikan manusia itu berkeinginan; Cinta syawat terhadap wanita, anak pinak, kekayaan yang melimpah ruah dari emas dan perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Semuanya, adalah sekelumit kesenangan hidup didunia; namun disisi ALLAH ada tempat pulang yang sangat indah,- KEHIDUPAN HAKIKI, Surat “AL-BAQAROH”- Ayat, 15) Katakanlah; Apakah akan aku terangkan kepadamu sesuatu yang lebih baik dari itu semua? Untuk orang-orang yang bertaqwa, oleh ALLAH disediakan, SYURGA untuk kesenangan jasmaniah yang didalamnya banyak mengalir sungai-sungai.

Disana mereka akan tinggal selama lamanya, dengan istri-istri yang suci murni, disamping keridhaan ALLAH untuk kebahagiaan rohaniah. Dan ALLAH Maha memperhatikan hamba-hambanya,- Betapa cintanya ALLAH kepada ummat manusia tetapi kenapa manusia begitu mudahNYA untuk melupakan ALLAH? Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 2) Alqur’an ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah Sesak dadamu karenanya, agar dengan kitab itu kamu dapat memberi peringatan kepada bangsamu dan seluruh manusia dan memberi pelajaran kepada orang-orang yang Beriman, Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 3) Ikutlah apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu ikuti pemimpin selain Dia, Sedikit sekali diantaramu yang mengambil pelajaran,- PERINGATAN BAGI ORANG-ORANG YANG MENDURHAKAI TUHAN DAN RASULNYA” Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 4) Berapa banyaknya negeri-negeri yang telah kami musnakan dengan datangnya siksaan Kami menimpa penduduknya di malam hari atau waktu mereka tidur istirahat di siang hari, Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 5) Maka tidak adalah rintihan mereka pada saat datangnya siksa kami itu, kecuali ucapan pengakuan; “Betulkah kami orang-orang yang Zalim,- KALO KITA MEMANG BETUL MENCINTAI RASUL KITA MAKA KITA AKAN PATUH SAMPAI MATI DENGAN AJARAN-AJARANNYA, KARENA RASULPUN JUGA AKAN MEMPERTANGGUNG JAWABKANKAN APA YANG TELAH DIAJARKAN KEPADA UMMATNYA KEPADA ALLAH, Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 6) Pasti akan kami periksa orang-orang yang pernah diutus Rasul-Rasul itu sendiri,- Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 7) Sesungguhnya akan kami ceriterakan kepada mereka apa-apa perbuatannya dengan bukti pengetahuan Kami yang lengkap, dan kami tidak pernah ghaib dari mereka,- Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 8) Neraca pada hari itu benar-benar adil. Siapa yang berat timbangan kebaikannya, itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami, Surat “AL-ARAAF“- Ayat, 10) Sesungguhnya kami telah menempatkan kamu di permukaan bumi dan kami adakan di sana sumber-sumber penghidupanmu secukupnya.

Tetapi sedikit sekali kamu yang Bersyukur, Surat “AL-A-RAAF“- Ayat 32) Tanyakanlah! “Siapakah yang mengharamkan memakai perhiasan ALLAH dan memakan rezeki yang baik yang telah dikaruniakanNYA unuk hamba-hambaNYA?”. Katakanlah! “Semuanya itu disediakan untuk orang-orang yang Beriman didalam kehidupan dunia tetapi dihari Kiamat, Khusus untuk orang-orang yang beriman saja. Demikianlah kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui”,- Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 33) Katakanlah “Yang Tuhanku haramkan ialah perbuatan yang keji; baik yang nampak maupun yang tersembunyi, perbuatan dosa, dan melanggar hak-hak manusia tanpa alasan yang benar. Dan mengharamkan juga perbuatan mempersekutukan ALLAH dengan sesuatu, yang ALLAH tidak menurunkan Kekuasaan untuk itu, dan membuat peraturan-peraturan atas nama ALLAH, padahal kamu tidak mengetahui tentang itu”.- PENGUTUSAN RASUL-RASUL DAN AKIBAT PENERIMAAN SERTA PENOLAKAN KERASULANNYA.

Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 34) Bagi tiap-tiap ummat itu ada batas waktunya tertentu, sebab itu bila datang batas waktunya itu, mereka tidak bisa mengulurnya barang seketika, dan tidak pula dapat mempercepatnya, Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 35) Hai anak cucu Adam! Jika datang kepadamu Rasul-rasul sebangsamu yang menceriterakan kepadamu ayat-ayatKU, maka barang siapa yang bertaqwa dan mengadakan perbaikan, niscaya mereka tidak merasa ketakutan dan tidak pula merasakan kesedihan.

Surat “AL-A-RAAF“- Ayat, 36) Adapun orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni Neraka, mereka kekal didalamnya,- Siapakah yang dimaksud Rasul ALLAH? Apakah sesudah Nabi  MUHAMAD ALLAH akan menurunkan utusannya untuk memimpin ummat kembali? JANJI PARA NABI DAHULU YANG DIIKRARKAN OLEH MASING-MASING DENGAN PERNYATAAN HARUS MEMPERKUAT KENABIAN NABI YANG AKAN DATANG KEMUDIAN,- Surat “Ali ‘Imran“- Ayat, 81) Dan ingatlah, ketika ALLAH mengambil perjanjian dari para nabi, “Sekalipun kamu sudah Aku beri kitab dan pengertian yang mendalam, tetapi nanti bila datang seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, hendaklah kamu percaya kepadanya dan menolongnya”. Firman-Nya seterusnya: “Dan maukah kamu mengucapkan ikrar melaksanakan perjanjian-Ku itu?”. Mereka menjawab: “Mau, kami menyatakan ikrar”, Firman-Nya: “Nah, hendaklah kamu menjadi saksi! Akupun menjadi saksi pula bersama-sama kamu, Surat “Ali ‘Imran“- Ayat, 82) Dengan keterangan ini, siapa yang masih juga tidak mau menerima, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.- SUNATULLAH YANG BERLAKU TERHADAP BANGSA-BANGSA YANG MENDURHAKA. Surat “Ali ‘Imran“- Ayat, 94) Menurut Sunah Kami yang tetap berlaku, bahwa manakala Kami telah mengutus seorang nabi kepada suatu kota, lalu didustakan oleh penduduknya, tentu kami siksa penduduk kota itu dengan kemiskinan dan bermacam-macam bencana, semoga mereka tunduk merendahkan diri.

Surat “Ali ‘Imran“- Ayat, 95) Kemudian kami uji lagi dengan yang sebaliknya, kesengsaraan Kami ganti dengan kesenangan, sehingga semakin meningkat perkembangan penduduknya dan kemakmurannya. Mereka berkata; “Para nenek moyang kamipun dahulu pernah mengalami susah dan senang” Karenanya merekapun, Kami tindak lagi secara tiba-tiba sedang mereka tidak menyadarinya, Surat “Ali ‘Imran“- Ayat, 96) Jika seandainya penduduk kota-kota itu beriman dan bertaqwa, niscaya kami bukakan untuk mereka pintu-pintu Rahmat dari langit dan dari bumi tetapi oleh karena mereka mendustakan. Kami ambil tindakan terhadap mereka itu disebabkan salah perbuatan mereka sendiri, Surat “Ali ‘Imran“- Ayat, 101) Semua kota-kota yang telah kami musnahkan itu, kami ceriterakan sebagian beritanya kepadamu. Semua kota-kota itu pernah didatangi oleh rasulnya masing-masing dengan membawa bukti-bukti yang nyata, tetapi mereka tidak mau juga beriman, Sebagaimana mereka sejak dahulu mendustakannya,- Begitulah ALLAH menutup mata hatinya orang-orang kafir,- NUSANTARA BUMIKU TERCINTA YANG BANYAK MENGANDUNG MISTERI,– Surat “AN-NAHL“- Ayat, 112) Dan TUHAN membuat parumpaan: Sebuah negeri yang dahulunya aman tenteram, rezekinya datang melimpah ruah dari segenap penjuru tetapi penduduknya tidak mensyukuri nikmat ALLAH itu. Maka ALLAH mendatangkan malapetaka kelaparan dan ketakutan kepadanya, karena perbuatan mereka sendiri.

Surat “YUNUS“- Ayat, 128) Sebetulnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari bangsamu sendiri, Ia sangat berat memikirkan penderitaanmu, dan sangat menginginkan atas keselamatan dan Keimananmu, lagi pula sangat penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman,- Surat “IBRAHIM“- Ayat, 4) Kami tidak pernah mengutus seorang rasulpun, kecuali dengan bahasa bangsanya sendiri, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan mudah terhadap mereka. Namun ALLAH membiarkan sesat orang-orang yang dikehendakiNya pula.

Dialah yang Maha Kuasa dan Bijaksana, Surat “AN’NAHL“- Ayat,  103) Sungguh, kami mengetahui mereka berkata: “Al-Quran itu bukan Wahyu, tetapi diajarkan orang kepada MUHAMAD” Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan mengajar MUHAMAD itu, adalah bahasa AJAM sedangkan Al’Quran ini bahasa Arab yang terang,- Pada waktu itu orang-orang Arab belum bisa baca-tulis dan diajarkan oleh orang yang berbahasa Ajam, tentunya bukan orang Arab, Bahasa Ajam adalah bahasa Arab kuno atau bahasa Sangsekerta atau Bahasa Jawa Kuno,- Surat “ASYSYU’ARA”- Ayat, 196) Sesungguhnya Al-Quran itu tersebut dalam Kitab-kitab suci purbakala, Surat “ASYSYU’ARA”- Ayat, 197) Tidak cukupkah menjadi bukti bagi mereka, bahwa kaum pendeta Bani Israel mengetahui kebenaran Al-Quran itu? Surat “ASYSYU’ARA”- Ayat, 198) Kalo Al-Quran itu Kami turunkan pada orang yang bukan bangsa Arab, Surat “ASYSYU’ARA”- Ayat, 199) Lalu Al’Quran itu dibacakannya kepada mereka Kafir Quraisy itu, mereka tidak juga mempercayainya, Surat “ASYSYU’ARA”- Ayat, 200) Demikianlah Kami memasukan” ke dalam lubuk hati orang-orang yang berdosa itu,- Surat “AL-HASYR“- Ayat, 21) Andaikata Al-Quran ini kami turunkan diatas sebuah gunung, akan kamu lihat gunung itu tunduk dan pecah berantakan demi takutnya kepada ALLAH. Perumpamaan-perumpamaan itu, Kami adakan untuk menerima agar mereka berpikir,-(Lou anzalnaa = Gunung Lawu).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: