BAGIAN KEEMPAT

OLEH : KANJENG SULTON KH.KERTOPATI

KEEMPAT

Gunung Lawu yang kita kenal khususnya bagi orang Jawa adalah tempat memohon restu kepada ALLAH untuk mendapatkan Ilham menjadi seorang PEMIMPIN yang amanah, dalam sejarahnya kita kenal adalah; IR.SOEKARNO, SOEHARTO dll. Surat “AL-HASYR“- Ayat, 22) Dia itu ALLAH, Yang tiada Tuhan selain Dia! Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih dan Penyayang,- Ayat, 23) Dia itu ALLAH, Yang tiada Tuhan selain Dia! Pemegang kuasa tertinggi, Yang Maha Suci, Yang Maha Mulus, Pengarunia keamanan, Maha Pemelihara, Maha Perkasa, Maha Kuasa, Pemilik segala keagungan. Maha Suci ALLAH dari apa yang mereka sekutukan,- Ayat, 24) Dia itu ALLAH, Yang Pencipta, Yang Menjadikan, Yang Membentuk Rupa, KepunyaaNya Nama-nama pilihan. Bertasbih kepadaNya segala yang ada di langit dan yang ada di Bumi. Dialah yang Maha Perkasa dan Bijaksana,- Surat “AL-MULK“- Ayat, 1) Maha Tinggi Tuhan, ditanganNya terpegang kekuasaan Mutlak.

Dia Maha Kuasa Atas Segala-galanya.- Ayat, 2) Yang menciptakan mati dan hidup, karena Dia hendak mengujimu: Siapa diantaramu yang lebih baik amal perbuatannya. Dan Dia Maha Kuasa dan Pengampun,- Ayat, 3) Yang menciptakan tujuh langit bersusun tingkat diangkasa luas. Tidak akan terlihat olehmu pada penciptaan Tuhan yang Maha Pengasih itu suatu kejanggalan. Oleh karena itu lihatlah sekali lagi! Adakah kamu lihat Kejanggalannya?- Ayat, 4) Lalu lihatlah berulang-ulang, niscaya yang kamu lihat seperti yang tadi juga, tanpa menemui sesuatu cacat, kendatipun penglihatanmu sudah lesu,- Ayat, 5) Sesungguhnya kami telah menghiasi “Langit tingkat terdekat dengan bumi” dengan bintang-bintang yang gemerlapan. Dan kami jadikan juga bintang-bintang itu alat pelempar setan. Selanjutnya Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala,- JANJI TUHAN KEPADA ORANG YANG BERIMAN;- Ayat, 12) Sesungguhnya orang yang takut kepada Tuhan sekalipun Tuhan itu tidak dilihatnya, akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar,- Ayat, 13) Kalaupun kamu rahasiakan perkataanmu, ataupun kamu lahirkan berterus terang, namun Dia Maha Mengetahui segala yang tersembunyi didalam hatimu,- Ayat, 14) Apakah Tuhan yang telah mencipta itu tidak mengetahui yang kamu rahasiakan dan yang kamu lahirkan, padahal Dia Maha Teliti dan Mengetahui,- Ayat, 15) Dialah yang menjadikan bumi itu serbaguna bagimu. Karena itu melawatlah ke segenap penjurunya, makanlah rezeki yang diberikanNya.

Dan kepadaNyalah kamu Dibangkitkan,- “DALIL-DALIL YANG MENGUATKAN TERJADINYA HARI BERBANGKIT“; Surat “AL-MU’MINUN“- Ayat, 84) Tanyakanlah: “Wewenang siapakah mengusai bumi dan mahluk-mahluk yang ada disana, jika kamu benar-benar mengetahui?”- Ayat, 85) Pasti mereka akan menjawab: “Wewenang ALLAH!” Tanyakanlah: “Apakah kamu tidak dapat merenungkannya?”- Ayat, 86) Tanyakanlah: “Siapakah yang menjadi Tuhan Langit yang tujuh dan yang menjadi Tuhan Arasy yang Agung itu?”- Ayat, 87) Mereka pasti akan menjawab: “Tuhan ALLAH” Katakanlah: “Mengapa kamu tidak juga berTAQWA kepadaNya?”- Ayat, 88) Tanyakanlah: “Ditangan siapakah sebenarnya terletak Kekuasaan atas segala-galanya, Dialah yang melindungi, sedang orang lain tidak ada yang dapat dilindungi dari azabNya. Itupun jika kamu mengetahui?”,- Ayat, 89) Pasti akan dijawab pula: “Di tangan ALLAH!” Tanyakanlah: “Kalo begitu, mengapa kamu sampai ditipu oleh nenek moyangmu?”- Ayat, 90) Sebenarnya kami telah membawa agama yang benar kepada mereka, tetapi mereka berdusta dalam pengakuannya tadi.- Ayat, 91) ALLAH sama sekali tidak mempunyai anak keturunan, tidak pula ada Tuhan yang lain disampingNya.

Dan kalo seandainya ada Tuhan-Tuhan lain disampingNya, sudah tentu masing-masing Tuhan itu akan mengambil jalan sendiri dalam penciptaan, dan pastilah mereka akan saling mengalahkan satu sama lain. Maha Sucilah ALLAH dari pada apa yang mereka reka-rekakan.-  Ayat, 92) Dia Maha Mengetahui segala apa yang gaib dan yang nyata. Justru itu Maha Sucilah ALLAH dari apa yang mereka persekutukan,- Surat “QAAF“- Ayat, 2) Mereka tidak mau menerimanya, bahkan mereka tercengang karena kedatangan seorang pemberi peringatan dari kalangan.mereka sendiri. Orang-orang kafir itu berkata: “Ini adalah sesuatu yang Ajaib!”- Ayat, 3) Mereka berkata selanjutnya: “Apakah setelah kami mati dan kami telah jadi tanah, kami hidup kembali seperti yang dikatakan oleh pemberi peringatan itu? Hidup kembali seperti itu tidak mungkin!- Ayat, 4) Sesungguhnya Kami telah mengetahui bilangan daging dan tulang dari mayat-mayat mereka yang sudah dimakan bumi.

Dan disisi  Kami ada buku yang memelihara catatannya,- Ayat, 5) Bahkan mereka telah mendustakan kebenaran ketika kebenaran itu datang kepadanya. Lalu mereka kacau-balau tidak karuan.- “KEJADIAN DALAM ALAM SEMESTA DAPAT MEMBUKTIKAN ADANYA HARI BERBANGKIT”.- Ayat, 6) Tidakkah memperhatikan langit yang berada di atas mereka? Bagaimana caranya Kami meninggikan dan menghiasinya dengan tidak ada retaknya?- Ayat, 7) Dan Kami hamparkan bumi, dan Kami pancangkan gunung-gunung diatasnya sebagai alat pengaman. Lalu Kami tumbuhkan disana segala macam tanaman-tanaman yang indah permai,- Ayat, 8) Untuk pengajaran dan peringatan bagi hamba Tuhan yang suka kembali kepadaNya.- Ayat, 9) Dan Kami turunkan dari langit air hujan yang serbaguna. Lalu Kami tumbuhkan dengan sebab air itu pohon-pohon dan biji tanaman sabitan.- Ayat, 10) Juga pohon KORMA yang tinggi-tinggi yang bermayang tersusun-urai.- POHON KORMA SUDAH TUMBUH DI TANAH NUSANTARA, BUAHNYA RASANYA LEBIH MANIS DARI NEGARA ASALNYA ARAB, SALAH SATU DARI TANDA-TANDA ALAM, INI SEBAGAI TANDA HARI BERBANGKIT SUDAH MULAI.- Ayat, 11) Untuk makanan hamba-hamba Kami.

Lalu kami hidupkan “Dengan sebab air” itu juga, tanah negeri yang mati gersang. Begitulah terjadinya kebangkitan.- “MANUSIA MENJADI TIGA GOLONGAN” Surat “AL-WAQI-AH“- Ayat, 7) Kamu menjadi tiga golongan:- Ayat, 8) GOLONGAN PERTAMA; Golongan kanan. Bagaimana hakikatnya orang-orang golongan kanan itu?- Ayat, 9) GOLONGAN KIRI, Bagaimana hakikatnya orang-orang golongan kiri itu?- Ayat, 10) GOLONGAN KETIGA; Orang-orang Perintis, Yang memelopori orang lain untuk mentaati Tuhan,- Ayat, 11) Itulah orang-orang yang dekat kepada Tuhan.- Ayat, 12) Dalam surga penuh nikmat.- Ayat, 13) GOLONGAN KETIGA itu, terdiri dari sebagian besar orang-orang PURBAKALA.- Ayat, 14) Dan sebagian kecil orang-orang yang belakangan.- (Ummat Muhamad)- Ayat, 15) Berada diatas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata.- Ayat, 16) Sambil bertelekan, berhadap-hadapan di atasnya,- Ayat, 17) Mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda dengan sikap pelayanan yang tetap menyenangkan,- Ayat, 18) Dengan membawa piala-piala, kendi-kendi dan gelas yang berisi Khamar yang diambil dari mata air,- Ayat, 19) Khamar itu tidak memeningkan, dan tidak pula memabukkan,- Ayat, 20) Pelayan-pelayan itu berkeliling, membawa buah-buahan yang mereka pilih,- Ayat, 21) Dan daging burung yang mereka ingini,- Ayat, 22) Bersuka ria dengan bidadari cantik bermata jelita,- Ayat, 23)     Bagai intan baiduri yang terpelihara baik,- Ayat, 24) Sebagai balasan baik, bagi mereka yang telah berbuat baik,- Ayat, 25) Disana mereka tidak pernah mendengar obrolan kosong dan ucapan keji,- Ayat, 26) Hanya ucapan: SELAMAT! SELAMATLAH!,- “GOLONGAN KANAN“: Surat “AL-WAQI’AH“- Ayat, 27) Golongan kanan.

Apa golongan kanan itu?- Ayat, 28) Mereka menikmati syurga, yang disana ada pohon bidara tak berduri.- Ayat, 29) Pohon pisang dengan buah yang tersusun rapat.- Ayat, 30) Tempat-tempat berteduh yang terbentang luas,- Ayat, 31) Air pancuran yang memancur terus,- Ayat, 32) Buah-buahan yang melimpah ruah,- Ayat, 33) Tidak putus-putusnya, dan tidak ada pula larang pantangnya,- Ayat, 34) Kasurnya empuk-empuk,- Ayat, 35) Bidadarinya Kami ciptakan,- Ayat, 36) Sebagai anak-anak dara,- Ayat, 37) Penuh cinta kepada suaminya dan sebaya umurnya,- Ayat, 38) Semuanya Kami karuniakan untuk orang-orang golongan kanan,- Ayat, 39) Mereka terdiri dari: sebagian besar orang-orang Mukmin yang dahulu,- Ayat, 40) Dan sebagian besar orang-orang mukmin yang belakangan,- “GOLONGAN KIRI“,- Surat “AL-WAQI’AH“- Ayat, 41) Golongan kiri. Apa Golongan kiri itu?- Ayat, 42) Mereka disiksa dalam neraka, dalam hembusan angin panas, dalam gelegak air mendidih.- Ayat, 43) Dibawah naungan asap Jahanam.- Ayat, 44) Tidak dingin tidak nyaman.- Ayat, 45) Sebab dahulunya mereka hidup mewah.- Ayat, 46) Dan selalu mengerjakan dosa besar.- Ayat, 47) Lagi pula dahulunya mereka menyanggah, katanya; Apakah kalo kami sudah mati, sudah menjadi tanah dan tulang-tulang kami sudah hancur lebur, apakah kami akan dibangkitkan kembali?- Ayat, 48) Apakah nenek moyang kami juga akan dibangkitkan pula? Ayat, 49) Katakanlah: “Bahwa orang-orang dahulu dan orang-orang belakangan,- Ayat, 50) Semuanya pasti akan dikumpulkan pada waktu tertentu pada hari yang dimaklumi”.- Ayat, 51) Kemudian wahai orang-orang yang sesat dan mendustakan!.- Ayat, 52) Kamu pasti akan memakan pohon Zakum.- Ayat, 53) Pengisi perutmu,- Ayat, 54) Lalu kamu meminum air panas.- Ayat, 55) Sebagai onta yang kehausan.- Ayat, 56) Itulah suguhan untuk mereka pada Hari Pembalasan,- Ayat, 57) Kami telah menciptakan kamu, tetapi mengapa kamu tidak mempercayai Hari Berbangkit?- Ayat, 58) Apakah kamu pernah memikirkan tentang air mani yang kamu tumpahkan?- Ayat, 59) Kamukah yang menciptakannya, atau Kami?- Ayat, 60) Kamilah yang menentukan kematian diantaramu, dan kami sama sekali tidak akan kewalahan karena itu.- Ayat, 61) Untuk kami ganti dengan orang-orang sebangsa kamu juga, dan kelak kamu akan Kami ciptakan untuk menempuh KEADAAN-KEADAAN yang belum kamu ketahui.- Ayat, 62) Penciptaan pertama sudah kamu maklumi, tetapi kenapa tidak kamu jadikan suatu Pelajaran?.- Ayat, 63) Apakah pernah kamu pikirkan tentang kejadian tanaman yang kamu tanam?.- Ayat, 64) Kamukah yang menumbuhkannya, atau Kami?- Ayat, 65) Kalo Kami kehendaki, Kami dapat menjadikannya Kering dan hancur sebelum mengambil hasilnya, dan kamu akan tercengang-cengang keheranan.- Ayat, 66) “Sungguh sangat besar kerugian yang kami derita”.- Ayat, 67) Bahkan usaha kami hilang percuma”.- Ayat, 68) Pernahkah kamu renungkan tentang air yang kamu minum?- Ayat, 69) Kamukah yang menurunkannya dari Mega atau Kami?,- Ayat, 70) Kalo Kami kehendaki, Kami dapat menjadikannya Asin.

Mengapa kamu tidak bersyukur?- Ayat, 71) Pernah pulakah kamu renungkan tentang api yang kamu nyalakan?- Ayat, 72) Kamukah yang menjadikan kayunya, atau Kami?.- Ayat, 73) Api itu Kami jadikan agar dapat dijadikan pelajaran dan diambil manfaatnya oleh para musafir di padang pasir.- Ayat, 74) Karena itu bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Maha Agung, yang menciptakan semuanya itu.- “KEBENARAN AL QUR’AN” Surat “AL-WAQI’AH“- Ayat, 75) Aku bersumpah dengan tempat terbit dan terbenamnya bintang-bintang.- Ayat, 76) Kalo kamu tahu, sungguh besar sekali artinya sumpahKu itu,- Ayat, 77) Sesungguhnya AL QUR’AN ini adalah kitab bacaan yang amat mulia.- Ayat, 78) Tertulis dalam kitab “LAUHUL MAHFUZH” yang terpelihara.- Ayat, 79) Tidak boleh dijamah kecuali oleh mahluk-mahluk yang DISUCIKAN.- Ayat, 80) Diturunkan dari Tuhan semesta alam.- Apakah AL QUR’AN ini kamu anggap remeh?- Ayat, 82) Apakah karunia yang dilimpahkanNya kepadamu ini kamu terima dengan mendustakannya? Surat “AL-MAIDAH“- Ayat, 15) Hai Ahli Alkitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, yang menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al-Kitab yang kamu sembunyikan  dan banyak pula yang dibiarkannya.

Sesungguhnya telah datang kepadamu suatu cahaya dari ALLAH dan suatu kitab yang jelas dan nyata,- Ayat, 16) Dengan kitab itulah ALLAH menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan. Dan dengan kitab itu pula ALLAH mengeluarkan orang-orang itu dari GELAP GULITA kepada CAHAYA TERANG BENDERANG dengan izinNya. Serta menunjukannya ke jalan yang lurus.- Surat “AL-MAIDAH“- Ayat, 19) Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan syariat Kami kepadamu untuk mengisi masa kosong dari pengutusan Rasul-rasul, agar kamu tidak menempelakan; “Tidak ada yang datang kepada kami agak seorangpun dari pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan”.    Sebenarnya telah datang kepadamu Pembawa berita gembira dan Pemberi Peringatan itu. ALLAH MAHA KUASA atas segala-galanya,-  Surat “AL-MAIDAH“- Ayat, 68) Katakanlah! “hai Ahli Kitab, kalian belum dipandang beragama yang Hak, sehingga kalian menegakan ajaran-ajaran Taurat dan Injil serta Al-Qur’an yang diturunkan kepada Tuhanmu itu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran belaka untuk sejumlah besar mereka. Namun janganlah hatimu terenyuk karena meningkatnya kedurhakaan orang-orang yang kafir itu.- “LARANGAN ALLAH TERHADAP TANGGAPAN YANG BERLEBIH-LEBIHAN TENTANG AGAMA” Surat “AL-MAIDAH“- Ayat, 77) katakanlah: “Hai Ahli Kitab, Janganlah kamu berlebih-lebihan dalam menanggapi agama Kalian.

Dan janganlah kamu turuti hawa nafsu golongan yang telah sesat pada masa yang lampau. Mereka telah menyesatkan banyak orang, sedang mereka sendiri telah sesat pula dari jalan yang benar.- Surat “AL-MAIDAH“- Ayat, 52) Taatlah kamu kepada ALLAH dan taat pulalah pada RasulNya, waspadalah jika kamu tidak taat, ketahuilah bahwa tugas Rasul Kami hanyalah menyampaikan saja,- Surat “AL-MAIDAH“- Ayat, 109) Ingatlah pada hari Rasul-rasul dikumpulkan oleh Allah, lalu ALLAH bertanya kepada mereka: “Bagaimanakah  penerimaan ummatmu terhadap da’wahmu?” Para Rasul menjawab: “Kami tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu. Sesungguhnya, Engkaulah yang lebih mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.- Surat “AL-AN’AAM“- ayat, 50) Katakanlah!; “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan ALLAH ada padaku! Karena aku tidak mengetahui yang ghaib. Juga aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa aku seorang Malaikat. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku”. Katakanlah; “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak memikirkannya”.- Surat “AL-AN’AAM“- Ayat, 59) Dan disisi ALLAH kunci-kunci semua yang ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan dilautan. Tidak sehelai daunpun yang gugur tentu diketahuiNya juga. Tidak sebutir bijipun yang tersembunyi dalam gelap gulita dibumi dan tiada pula benda yang basah dan yang kering, yang tidak tertulis dalam kitab LAUHUL MAHFUZH,- Ayat, 67) Untuk tiap-tiap berita yang tercantum di dalam Kitab Induk itu ada waktu terjadinya; dan nanti kamu akan mengetahuinya.- Ayat, 68) Dan apabila engkau melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, menyingkirlah dari mereka, sampai mereka pindah kepembicaraan yang lain.

Dan jika engkau terlupa karena buaian syetan, setelah engkau sadar janganlah engkau duduk juga bersama-sama dengan orang-orang yang zalim itu,- Ayat, 92) Dan inilah kitab Al-Qur’an yang telah kami turunkan, penuh dengan keberkatan, membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya, supaya dengan itu engkau dapat memberi peringatan kepada penduduk ibu kota dan sekitarnya. Dan orang-orang yang mempercayai Hari Akhirat tentu mempercayai Al-Qur’an, dan mereka tetap memelihara Syalatnya,- Ayat, 104) Sesungguhnya telah datang dalil-dalil yang nyata dari Tuhanmu. Barang siapa yang mau memikirkan hal itu, maka manfaatnya untuk dirinya sendiri, sebaliknya siapa yang tidak mau memikirkannya, maka kerugiannya atas tanggung jawabnya. Dan Aku sekali-kali bukanlah Pengawasmu,- Ayat, 126) Dan inilah jalan Tuhanmu, jalan yang lurus. Sesungguhnya Kami telah memperinci ayat-ayat Kami kepada orang-orang yang memperhatikannya.- Surat “AL-A’RAAF“- Ayat, 137) Lalu Kami pusakakan kepada kaum yang tertindas, negeri-negeri Timur dan Barat yang telah Kami berkahi.

Dengan demikian terlaksanalah Kalimah ALLAH yang mulia yang dijanjikanNya kepada Bani Israel disebabkan kesabarannya. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat oleh Fir’aun dan kaumnya dan sekaligus apa yang mereka bangun.- JANJI ALLAH UNTUK MENJADIKAN “NUSANTARA” MENJADI MERCU SUAR DUNIA, BUKAN FIR’AUN. Surat “AL-AN’AAM“- Ayat, 51) Berilah peringatan dengan Al-Qur’an ini, orang-orang yang merasa takut akan dikumpulkan dihadapan Tuhannya di hari kiamat, sedang mereka tidak mempunyai pelindung dan pembela selain Tuhan. Semoga mereka bertaqwa,- “PERINGATAN AL QUR’AN” Surat “AN-NAJM“- Ayat, 55) Maka terhadap ni’mat Tuhanmu yang mana lagi, yang masih kamu ragukan wahai Insan?- Ayat, 56) Inilah seorang diantara para pemberi peringatan dahulu kala.- Ayat, 57) Telah dekatlah hari kiamat.- Ayat, 58) Tidak ada yang dapat menyingkapkan terjadinya hari kiamat itu hanya ALLAH.- Ayat, 59) Apakah kamu merasa heran terhadap berita ini?- Ayat, 60) Mengapa kamu tertawakan, bukan kamu tangisi?.- Ayat, 61) Sedangkan kamu membuang muka?.- Ayat, 62) Bersujudlah kamu kepada ALLAH dan sembahlah Dia!.-

2 Komentar

  1. 09/02/2012 pada 03:47

    Melalui teori evolusinya, Darwin mencoba memisahkan intervensi Tuhan dalam penciptaan alam dan makhluk hidup di muka bumi ini.

    • poerwonjoto said,

      19/02/2012 pada 14:34

      Terima kasih atas komentar saudara,sah-sah saja para ilmuwan mengeluarkan argumen dari penelitiannya…rahayu…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: