BAB KETIGA

KETIGA

Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 74) Setelah rahasia itu terbuka, hatimu mengeras bagaikan batu, bahkan lebih keras lagi dari itu, Padahal diantara batu-batu itu ada yang memancarkan air menjadi hulu sungai, ada yang belah lalu ke luar air dari dalamnya, dan ada pula yang jatuh berguling karena takut kepada ALLAH. Dan ALLAH sekali-kali tidak lengah tentang olah kerjamu.- Ayat, 75) Apakah kamu terlalu menginginkan agar mereka percaya kepadamu, padahal sebagian mereka telah mendengar firman ALLAH, kemudian dirubahnya sesudah mereka memahami maksudnya, pada hal mereka mengetahui hakikat yang sebenarnya.- Ayat, 76) Bila mereka bertemu dengan orang-orang yang beriman mereka berkata: “Kamipun telah beriman”. Tetapi bila mereka telah berkumpul sesamanya, mereka berkata; “Mengapa kamu ceriterakan kepada orang-orang mukmin apa-apa yang dikatakan ALLAH kepada kita?. Nanti mereka akan mengalahkan kita dengan keterangan itu dihadapan Tuhanmu. Tidak mengerti kekeliruanmu ini?”- Ayat, 77) Tidakkah mereka tahu bahwa ALLAH mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan yang mereka lahirkan?.- Ayat, 78) Diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Kitab kecuali ajaran-ajaran bohong dari pendetanya, dan biasanya hanya menduga-duga belaka.- Ayat, 79) Maka celakalah orang-orang yang menulis Kitab yang ditanganinya sendiri, kemudian dikatakannya: “Ini adalah dari ALLAH”, dengan maksud untuk memperoleh sedikit keuntungan, dan kecelakaan yang serupa untuk mereka karena usahanya.- SIKAP ORANG-ORANG YAHUDI TERHADAP RASUL-RASUL DAN KITAB YANG DITURUNKAN ALLAH. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 87) Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab Taurat kepada Musa lalu Kami iringi sesudahnya dengan beberapa orang Rasul dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa keterangan-keterangan mukjizat, serta Kami perkuat dia dengan Roh suci. Apakah patut setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa pelajaran yang tidak sesuai dengan keinginanmu, lalu kamu berlaku sombong?. Yaitu sebagian mereka kamu dustakan seperti Isa dan Muhammad dan sebagiannya lagi kamu bunuh seperti Zakaria dan Yahya.- Ayat, 88) Mereka berkata: “Hati kami sudah tertutup”. Tetapi yang sebenarnya, ALLAH telah mengutuki mereka, karena keingkarannya sedikit saja diantara mereka yang beriman.- PENDERITAAN BANGSA-BANGSA YANG MENDUSTAKAN RASUL-RASULNYA. Surat “AL-ANKABUT“- Ayat, 40) Masing-masing bangsa itu Kami siksa dengan empat macam siksaan, karena dosa-dosanya: Ada diantaranya yang Kami hujani dengan batu kerikil seperti kaum Aad, ada yang diganyang oleh halilintar bergemuruh dahyat seperti kaum Tsamud, ada pula yang Kami benamkan kedalam tanah seperti Qarun, dan ada pula yang Kami tenggelamkan seperti kaum Nuh, Dengan siksaan-siksaan itu, ALLAH tidak akan menganiaya mereka, namun mereka jualah yang menganiaya diri sendiri karena dosa-dosanya,- Surat “AL-BAQARAH”- Ayat, 89) Dan setelah datang kepada mereka Kitab Al Qur’an dari ALLAH, yang pokok-pokoknya sesuai dengan Kitab yang ada pada mereka, dimana sebelumnya mereka pernah memohon kedatangan Nabi Muhammad untuk mendapatkan kemenangan atas orang-orang kafir. Tetapi tatkala Muhammad itu DIBANGKITKAN, mereka mengingkarinya, maka kutukan ALLAH ditimpakan atas orang-orang yang kafir itu.- MEMUSUHI MALAIKAT DAN RASUL-RASULNYA BERARTI MEMUSUHI ALLAH. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 97) Katakanlah: “Barang siapa yang memusuhi Jibbril, maka sesungguhnya Jibbril itu menurunkan Wahyu yang sebelumnya, menjadi petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman.- Ayat, 98) Barang siapa yang menjadi musuh ALLAH, Malaikat-malaikatnya, Rasul-rasulNya, Jibbril dan Mikail, maka sesungguhnya ALLAH itu musuh bagi orang-orang yang kafir.- Ayat, 99) Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu keterangan-keterangan yang jelas, dan tidak ada yang menyangkalnya, kecuali orang-orang yang fasik.- ALLAH LEBIH MENGETAHUI APA YANG LEBIH BERMANFAAT DAN SESUAI DENGAN SESUATU MASA. Surat “AN-NAHL“- Ayat, 101) Apabila Kami batalkan hukumnya salah satu ayat, Kami tempatkan hukum ayat yang lain di tempat itu sebagai penggantinya. Karena ALLAH lebih mengetahui apa yang diturunkanNya itu, maka orang-orang musyrik yang senantiasa mendustai Rasul berkata; “Kamu hanya mengada-ada saja”. Hal itu karena kebanyakan mereka tidak mengetahui.- Surat “AL-AN’AAM“- Ayat, 59) Dan disisi ALLAH kunci-kunci yang ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan dilautan. Tidak sehelai daunpun yang gugur tentu diketahuiNya juga. Tidak sebutir bijipun yang tersembunyi dalam gelap gulita di bumi dan tiada pula benda yang basah dan yang kering yang tidak tertulis dalam Kitab Lauhul Mahfuzh.- Surat “AN-NAHL“- Ayat, 102) Katakanlah! “Ruhul kudus-lah yang membawa turun Al-Quran itu dari Tuhanmu dengan sebenarnya, untuk lebih memantapkan lagi hati orang-orang yang telah beriman, dan sebagai petunjuk serta berita gembira bagi orang yang berserah diri kepada Tuhan.- Ayat, 103) Sungguh, Kami mengetahui mereka berkata; “Al-Quran itu bukan wahyu, tetapi diajarkan orang kepada Muhammad”. Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan mengajar Muhammad itu, adalah bahasa Ajam, sedangkan Al-Quran ini, adalah bahasa Arab yang terang.- Surat “AL-AN’AAM“- Ayat, 7) Dan kalau Kami turunkan kepadamu Muhammad naskah AL-Qur’an di atas kertas, sampai mereka dapat menjamahnya dengan tangannya sendiri, tentu orang-orang kafir itu akan mengatakan ; “Ini tidak lain hanyalah sihir belaka”.- ORANG-ORANG-ORANG YANG TERPENCIL DARI PIMPINAN ALLAH. Surat “AN-NAHL“- Ayat, 104) Orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat ALLAH, ALLAH tidak akan menunjukinya. Dan mereka mendapat siksaan yang pedih.- Ayat, 105) Sesungguhnya orang-orang yang membuat kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat ALLAH. Itulah orang-orang pendusta.- PERUMPAAN YANG BURUK BAGI ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN AYAT-AYAT ALLAH, Surat “AL-A’RAAF“- Ayat, 175) Dan bacakanlah kepada mereka berita yang mengagumkan tepatnya berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami. Kemudian dia berpantang mempercayainnya, lalu ia di hubungi rapat oleh syetan untuk menggodanya. Sehingga ia menjadi sesat.- Ayat, 176) Jika Kami menghendaki, tentu Kami dapat mengangkat derajatnya. Namun dia ketagihan kesenangan dunia, dan mengikuti hawa nafsunya yang rendah. Maka perumpamaannya seperti anjing. Bila kamu halau, dia menjulurkan lidahnya, atau jika kamu biarkan iapun mengeluarkan lidahnya juga. Demikianlah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Ceriterakanlah ceritera ini, semoga mereka berpikir.- Ayat, 177) Betul-betul buruk perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami itu. Dengan perbuatan mereka yang demikian mereka telah menganiaya dirinya sendiri.- Surat “AN-NAHL“- Ayat, 106) Barang siapa yang kafir kepada ALLAH, padahal tadinya ia beriman, maka ia akan mendapat kemurkaan Tuhan. Kecuali kalau ia dipaksa orang, sedang hatinya masih tetap beriman dengan mantap. Tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk menerima kekafiran, maka ia ditimpa kemurkaan ALLAH, bahkan baginya siksaan yang besar.- Ayat, 107) Yang demikian itu, karena mereka mencintai kehidupan dunia melebihi kehidupan akhirat. Dan bahwasannya ALLAH tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang kafir.- Ayat, 108) Mereka ialah orang-orang yang oleh ALLAH telah dikunci mati hatinya, pendengarannya, dan penglihatannya. Dan mereka juga orang-orang yang lalai.- Ayat, 109) Tidak ragu lagi, mereka di akhirat kelak menderita kerugian.- Ayat, 110) Dan sesungguhnya Tuhanmu melindungi orang-orang yang berhijrah, sesudah mereka diterima dengan cobaan penderitaan, lalu mereka berjihad sambil bertabah hati. Setelah hal itu dilaksanakannya, Tuhanmu Maha Pengampun dan Penyayang.- Ayat, 111) Terhadap mereka pada suatu hari, dimana masing-masing orang datang untuk membela dirinya sendiri. Lalu terhadap masing-masingnya, disempurnakan pembalasan amalnya, bahkan mereka tidak dirugikan sedikitpun juga.- USAHA-USAHA MENGHALANGI PERIBADATAN. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 114) Siapakah yang lebih aniaya, daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama ALLAH di dalam mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya?. Mereka tidak sepatutnya masuk kedalam mesjid itu melainkan dengan perasaan takut kepada ALLAH. Mereka di dunia mendapat kehinaan, dan di akhirat mendapat siksaan yang besar. CARANYA SETAN BEKERJA MEMPENGARUHI JIWA MANUSIA, BAGAI KERJANYA KUMAN-KUMAN DIDALAM TUBUH. Surat “AL-A’RAAF“- Ayat, 26) Hai anak cucu Adam! Kami telah memperlengkapimu dengan pakaian untuk  menutup aurat, dan pakaian yang bagus untuk perhiasanmu. Namun pakaian rohaniah yang bernama Taqwa, lebih indah lagi. Semuanya itu adalah sebagian tanda-tanda kekuasaan ALLAH. Semoga kalian selalu ingat.- Ayat, 27) Hai anak cucu Adam! Janganlah sekali-kali kalian dapat ditipu oleh setan sebagaimana dia telah berhasil mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari dalam Syurga dengan tipu dayanya. Ditanggalkannya pakaian keduanya untuk memperlihatkan auratnya. Syaitan dan pengikut-pengikutnya itu mengintaimu dari suatu tempat, dari tempat mana kamu tidak dapat melihatnya. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan itu menjadi pemimpin-pemimpin untuk orang-orang yang tidak beriman.- POLA KEHIDUPAN DUNIA MENURUT SYAITAN. Surat “YUNUS“- Ayat, 23) Tetapi setelah Tuhan menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka berbuat sewenang-wenang di muka bumi, tanpa mengindahkan hak-hak pihak lain. Hai manusia!. Sesungguhnya kesewenang-wenangmu itu akan menimpa dirimu sendiri. Sementara nikmat kezaliman itu, hanyalah kesenangan hidup duniawi belaka. Kemudian, kepada Kamilah tempat kembalimu, lalu Kami beritakan kepadamu apa-apa yang telah kamu kerjakan.- Ayat, 24) Sesungguhnya contoh kehidupan dunia ini, bagai air hujan yang Kami curahkan dari langit, karenanya tumbuhlah dengan suburnya tanaman-tanaman bumi, kebutuhan pangan manusia dan binatang-binatang ternak. Dan apabila bumi telah mengenakan pakaian keemasannya dan berdandan dengan permainya, lalu penghuninya mengira bahwa bumi itu mereka yang punya, lalu dengan serta merta datanglah perintah kehancuran dari Kami diwaktu malam selagi mereka tidur, atau di siang hari bolong, di waktu mereka sedang terlena. Maka musnahlah tanaman-tanaman itu bagai baru saja usai disabit, seolah-olah sebelumnya tak pernah ditumbuhi apa-apa. Begitulah Kami menjelaskan ayat-ayat Kami kepada orang-orang yang mau berpikir.- POLA KEHIDUPAN DUNIA MENURUT KEHENDAK ALLAH. Surat “YUNUS“- Ayat, 25) ALLAH memanggilmu memasuki “DARUS SALAM” dan memimpin orang yang dikehendakiNya ke jalan yang lurus.- Ayat, 26) Untuk orang-orang yang berbuat kebaikan, ada pahala yang baik. Bahkan ada pula tambahannya berlipat ganda. Wajah mereka tidak bernoda hitam dan bercacat. Mereka itulah Penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya.- Ayat, 27) Sebaliknya mereka yang mengerjakan kejahatan, mendapat balasan kejahatan yang serupa itu. Mereka akan digelimangi kehinaan, tidak ada baginya seorang pelindungpun dari siksaan ALLAH, seolah-olah wajah mereka telah digelapi oleh kepekatan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.- Dan ingatlah mereka akan suatu hari, di mana Kami mengumpulkan mereka semua, lalu Kami katakan kepada mereka yang telah mempersekutukan Kami: “Diamilah tempat itu olehmu dan sekutu-sekutumu,!”. Lalu Kami pisah-pisahkan mereka, berkatalah sekutu-sekutu mereka. “Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah Kami”.- Ayat, 29) Dan cukuplah ALLAH menjadi saksi antara Kami dan kamu. Bahwa Kami tidak tahu-menahu tentang penyembahanmu kepada Kami itu”.- Ayat, 30) Di tempat perhisaban itulah masing-masing diri mengetahui berita acara dari apa yang telah dikerjakannya dahulu, dan mereka dikembalikan kepada ALLAH. Pelindung mereka yang sebenarnya. Dan sia-sialah angan-angan kosong yang pernah mereka harapkan.- BUKTI-BUKTI KEKUASAAN ALLAH UNTUK MENUMBANGKAN KAUM MUSRIK. Surat “YUNUS“- Ayat,31) Tanyakanlah! “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi?”, atau “Siapakah yang menguasai pendengaran dan penglihatan? Dan siapakah yang menghasilkan yang hidup dari yang mati dan yang menghasilkan yang mati dari yang hidup?”. Tentu mereka akan menjawab: “ALLAH”. Karena itu tanyakanlah: “Kalau begitu mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?”.- Ayat, 32) Itulah ALLAH Tuhanmu yang sebenarnya!. Apakah yang berada di luar kebenaran itu, kalau bukan kesesatan?. Mengapa kamu masih berpaling juga dari kebenaran?.- Ayat, 33) Demikianlah ketetapan hukum Tuhanmu berlaku terhadap orang-orang yang fasik, karena mereka tidak beriman.- AL-QUR’AN TIDAK MUNGKIN DIBUAT-BUAT, SEBAB IA DITURUNKAN DARI ALLAH. Surat “YUNUS“- Ayat, 37) Tidaklah mungkin Al-Qur’an ini dibuat-buat saja oleh siapapun selain ALLAH. Bahkan ia membenarkan kitab-kitab wahyu yang sebelumnya dan lebih memperjelas lagi hukum-hukum yang disyariatkan di dalamnya. Tidak ada keragu-raguan dalam isinya, betul-betul datangnya dari Tuhan semesta alam.- Ayat, 38) Atau patutkah mereka mengatakan: “Al-Qur’an itu hasil karya Muhammad belaka? Katakanlah!” Kalau benar yang kamu katakan itu, coba buat pula sebuah surat yang serupa itu dan panggilah siapa saja yang kamu sanggupi selain ALLAH, kalau betul pihakmu yang benar”.- Ayat, 39) Yang sebenarnya, mereka terburu-buru mendustakan apa yang belum mereka ketahui secara menyeluruh dan belum sampai kepada mereka penjelasannya. Begitu pulalah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan Rasul-Rasul-Nya. Sebab itu perhatikanlah bagaimana akibatnya orang-orang yang zalim itu.- Ayat, 40) Diantara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al-Qur’an dan diantaranya ada pula yang tidak. Tuhanmu telah mengetahui tentang orang-orang yang selalu merusak.- Ayat, 41) Dan kalau mereka tetap bersitegang mendustakanmu, katakanlah: “Pekerjaanku ini adalah bagianku. Dan pekerjaanmu adalah bagianmu pula. Kamu tidak bertanggung jawab atas apa-apa yang aku perbuat. Sebaliknya aku juga tidak bertanggung jawab atas apa-apa yang kamu kerjakan.- ILMU ALLAH MENGUASAI SELURUH PERBUATAN MANUSIA. Surat “YUNUS“- Ayat, 61) Betapa pentingnya urusanmu, apapun ayat Al-Qur’an yang kamu baca sehubungan dengan kepentingan urusanmu itu, begitu pula pekerjaan yang dikerjakan olehmu dan ummatmu semuanya, Kami saksikan ketika kalian melakukannya. Dan tidak luput dari pengetahuan Tuhan-mu walaupun sebesar atom, baik yang berada di bumi maupun yang berada di langit, baik yang lebih kecil maupun yang lebih besar, semuanya tercatat di dalam Kitab yang terang.- Surat “YUNUS“- Ayat, 94) Jika seandainya engkau Muhammad dalam keadaan ragu-ragu tentang apa yang Kami kisahkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang pernah membaca Kitab Taurat dan Injil sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, bahwa engkau Rasulullah, maka janganlah engkau ragu-ragu.- Ayat, 95) Dan sekali-kali janganlah kamu mendustakan ayat-ayat ALLAH, karena dengan itu engkau termasuk orang-orang yang merugi.- Ayat, 96) Sesungguhnya orang-orang yang telah tetap ditetapkan akan menerima siksaan Tuhanmu, bagaimanapun mereka tidak mungkin akan beriman.- Ayat, 97) Biarpun mereka menemukan segala rupa keterangan, sampai mereka menyaksikan siksaan yang pedih.- DA’WAH ISLAM. Surat “YUNUS“-  Ayat, 104) Katakanlah: “Hai manusia, jika kamu masih ragu-ragu tentang agamaku ini, maka ketahuilah aku tidak menyembah apa yang kamu sembah selain ALLAH. Tetapi aku menyembah ALLAH yang akan mematikan kamu. Dan aku telah diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang beriman.- Ayat, 105) Dan aku telah diperintahkan pula: “Hadapkanlah mukamu kepada agama yang cinta tauhid ini dengan tulus iklas dan sekali-kali jangan kamu termasuk orang-orang yang musrik”.- Ayat, 106) “Dan sekali-kali janganlah kamu menyembah selain ALLAH, apa-apa yang tidak dapat memberi manfaat dan melarat bagimu, Jika kamu perbuat yang demikian, sudah tentu kamu termasuk orang-orang yang zalim.- Ayat, 107) Dan jika ALLAH menimpakan kemelaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya, kecuali Dia. Dan jika ALLAH menghendaki kebaikan bagimu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Yang Maha pengampun dan Penyayang.- Ayat, 108) Katakanlah! “Hai manusia! Sesungguhnya telah datang kepadamu kebenaran dari Tuhanmu. Sebab itu siapa yang mendapat petunjuk Tuhan, maka petunjuk Tuhan itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan siapa yang sesat, maka kesesatannya itu untuk kecelakaan dirinya pula. Dan aku bukanlah penanggung jawab urusanmu dihadapan Tuhan”.- Ayat, 109) Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dan bersabarlah sampai ALLAH memberikan keputusan. Dan Dia-lah hakim yang sebaik-baiknya.- BERPEGANGLAH PADA AGAMA TAUHID SERASI DENGAN KEJIWAAN (SEMANGAT) FITRAH MANUSIA. Surat “AR-RUM“- Ayat, 30) Arahkan wawasanmu lurus-lurus kepada agama ALLAH, selaras dengan fitrah ALLAH yang telah menciptakan manusia serasi dengan fitrah kejiwaannya, Tidak ada sesuatu perobahan dalam ciptaan ALLAH tadi. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.- Ayat, 31) Arahkanlah wawasanmu lurus-lurus dengan bertobat kepada-Nya, kerjakanlah shalat dan janganlah kamu menjadi golongan orang-orang yang musyrik.- Ayat, 32) Yaitu golongan yang memecah belah agamanya menjadi beberapa aliran, tiap-tiap golongan merasa bangga dengan aliran paham yang ada pada mereka.- DALIL-DALIL ATAS KEMATIAN MUHAMMAD. Surat “AL-AN’AAM“- ayat, 114) Apakah Aku akan mencari hakim yang lain dari pada ALLAH, padahal Dia-lah yang telah menurunkan Kitab Al-Qur’an kepadamu, secara terperinci. Orang-orang yang telah Kami datangkan Kitab kepadanya, tentu mereka mengetahui bahwa Al-Qur’an itu betul-betul diturunkan dari Tuhanmu, Karena itu janganlah kamu termasuk orang yang ragu-ragu.- Ayat, 115) Telah cukup sempurna firman Tuhanmu dalam Al-Qur’an, penuh berisi kebenaran dan keadilan. Tidak ada seorangpun yang dapat merubah firman-fimanNya itu. Dia Maha Mendengar dan Mengetahui.- Surat “AL-AN’AAM”- Ayat, 126) Dan inilah jalan Tuhanmu, jalan yang lurus. Sesungguhnya Kami telah memperinci ayat-ayat Kami kepada orang-orang yang memperhatikannya.- Ayat, 127) Untuk mereka disediakan Darus Salam di sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka sebagai balasan amal salih yang selalu mereka kerjakan.- Surat “AL-AN’AAM”- Ayat, 116) Dan kalau kamu menuruti kemauan manusia yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari peraturan-peraturan ALLAH. Mereka tiada lain hanya mengikuti prasangka dan mengadu untung dengan menampilkan kebohongan.- Ayat, 117) Tuhan-mulah yang lebih Mengetahui tentang orang-orang yang tersesat dari peraturanNya dan Dia pulalah yang lebih Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.- Surat “AL-HIJR“- Ayat, 1) Alif, Laam, Raa, surat ini, adalah sebagian ayat-ayat dari Kitab yang sempurna, yaitu Al Qur’an yang menjelaskan segala-galanya.- Ayat, 2) Kadang-kadang orang kafir itu ingin menjadi orang Islam.- Ayat, 3) Biarkanlah mereka makan kenyang serakus hewan, bersenang-senang sepuas nafsu, serta dilalaikan oleh angan-angan kosong sampai melupakan ajal, karena mereka kelak akan mengetahui juga akibat perbuatannya.- INGKAR NIKMAT DAN AKIBATNYA. Surat “IBRAHIM“- Ayat, 28) Tidakkah kamu perhatikan mereka yang telah menukar nikmat ALLAH dengan kekafiran dan menjerumuskan kaumnya ke jurang kehancuran.- Ayat, 29). Yaitu neraka Jahanam? Mereka memasukinya. Dan itulah tempat kediaman yang terburuk!.- Ayat, 30) Mereka mengadakan beberapa sekutu bagi ALLAH agar dengan itu mereka dapat menyesatkan kaumnya dari jalan Tuhan. Katakanlah; “Bersukarialah kalian buat sementara, karena tempat kembali kalian toh ke neraka juga.- Surat “LUQMAN“- Ayat, 6) Diantara manusia ada segolongan orang yang membeli ceritera-ceritera hiburan sasakala, untuk menyesatkan manusia dari jalan ALLAH tanpa dasar ilmu, dan sengaja untuk dijadikan bahan olok-olok atas jalan ALLAH itu. Mereka itulah orang-orang yang akan mendapat siksa yang sangat nista.- KEMUSRIKAN DISAMPING KETUHANAN YANG MAHA ESA, Surat “AL-A’RAAF“- Ayat, 193) Jika kamu ajak mereka orang-orang musyrik itu kepada tuntutan yang benar, mereka tidak akan mengikutimu. Sama saja hasilnya bagimu baik kamu ajak mereka maupun kamu diam saja.- Ayat, 194) Sesungguhnya mereka kepada siapa kamu memuja disamping ALLAH itu, adalah hamba-hamba ALLAH seperti kamu juga. Cobalah kamu minta kepada mereka itu dan mintalah agar diperkenankan permintaanmu itu, jika kamu memang benar.- LIMA CIRI KHAS MANUSIA MUKMIN. Surat “AL-ANFAL“- Ayat, 2) Adapun orang-orang yang beriman itu, ialah mereka yang apabila dibacakan ayat-ayat-Nya, bertambah kuat imannya, dan mereka bertawakal kepada Tuhannya.- Ayat, 3) Mereka tetap mengerjakan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.- Ayat, 4) Itulah orang Mukmin yang sebenarnya. Mereka mendapat derajat yang tinggi, pengampunan serta rezeki yang baik di sisi Tuhannya.- DALIL-DALIL TENTANG KE-ESA-AN ALLAH YANG TERPAMPANG DI CAKRAWALA DAN LAIN-LAIN. Surat “IBRAHIM“- ayat, 32) ALLAH yang menciptakan langit dan bumi dan menurunkan hujan dari langit, sehingga tanam-tanaman dapat menghasilkan buah-buahan untuk makananmu. Dia mengilhami pembuatan kapal untukmu supaya kamu dapat berlayar dilautan sesuai dengan perintahNya. Dan untukmu juga Dia telah menundukkan sungai-sungai.- Ayat, 33) Dan selanjutnya untukmu juga. Dia telah menundukkan matahari dan bulan, keduanya beredar terus, serta menundukan pula malam dan siang silih berlawanan, itupun untuk kepentinganmu juga.- Ayat, 34) Dia telah mencukupi semua kebutuhanmu, baik yang kamu minta maupun yang tidak. Dan jika kamu coba menghitung-hitung nikmat ALLAH, kamu tidak akan mampu menentukan jumlahnya. Namun manusia jualah yang sangat zalim dan ingkar.- Surat “AR-RUM“- MANUSIA MENGHANCURKAN PERADABANNYA SENDIRI.- Ayat, 41) Telah timbul kerusakan-kerusakan di daratan dan dilautan disebabkan perbuatan tangan manusia sendiri, sehingga Tuhan merasakan kepada mereka sebahagian dari pembalasan dosanya, semoga mereka kembali ke jalan yang benar.- Ayat, 42) Katakanlah!: “Cobalah bepergian dimuka bumi, lalu perhatikanlah bagaimana kesudahan nasib dari orang-orang yang sebelum kamu. Kebanyakan mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan Tuhan!.- Ayat, 43) Justru itu arahkanlah wawasanmu kepada agama yang lurus ini, sebelum datang suatu masa yang telah ditetapkan oleh ALLAH dan tak dapat ditolak. Pada masa itu manusia terpecah dalam dua golongan.- Ayat, 44) Barang siapa yang kafir, dia sendirilah yang menanggung akibat kekafirannya itu; dan barang siapa yang berbuat kebajikan, berarti dia telah menyiapkan tempat yang menyenangkan untuk dirinya.- Ayat, 45) Karena ALLAH hendak memberikan ganjaran karuniaNya kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar.- PEMBALASAN KEPADA ORANG-ORANG YANG BERDOSA ADALAH PASTI. Surat “IBRAHIM”– Ayat, 42) Sekali-kali jangan engkau kira hai Muhammad, bahwa ALLAH lalai dari apa yang diperbuat orang-orang yang zalim. Sebabnya mereka tidak segera disiksa, karena Tuhan memberi tangguh kepada mereka sampai pada suatu hari dimana semua mata ketika itu terbelalak.- MENGABDI KEPADA KEPENTINGAN MASYARAKAT. Surat “AR-RUM“- Ayat, 38) Berikanlah hak pada kaum kerabat kepadanya, begitu juga hak orang-orang miskin dan para musafir yang jauh dari hartanya, itu suatu amal yang terbaik bagi mereka yang berwawasan demi karena ALLAH semata-mata. Mereka itu adalah orang-orang yang beruntung.- Ayat, 39) Sesuatu harta benda yang kamu perkembangkan dalam bentuk riba, dengan tujuan supaya mendapat imbalan dari harta orang lain, tidak ada pahalanya pada sisi ALLAH. Tetapi sesuatu harta benda yang kamu perkembangkan berupa zakat dengan wawasan demi karena ALLAH semata-mata, itulah harta benda orang-orang yang mendapat imbalan pahala berlipat ganda.- Ayat, 40) ALLAH yang menciptakanmu, kemudian memberi rezekimu, lalu mematikanmu untuk kemudian menghidupkanmu kembali. Adakah dari orang-orang yang kamu persekutukan dengan ALLAH itu yang dapat berbuat sesuatu seperti itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari segala yang mereka persekutukan itu.- ILMU DAN FALSAFAH HIDUP PENGANTAR JALAN KEPADA KE MAHA ESAAN TUHAN. Surat “LUQMAN“- Ayat, 12) Kami telah mengaruniakan hikmat kebijaksanaan kepada Luqman; “Bersyukurlah kepada ALLAH! Sebab barang siapa yang bersyukur, berarti ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya ALLAH Maha Kaya dan terpuji.- WEJANGAN LUQMAN KEPADA ANAKNYA. Surat “LUQMAN”– Ayat, 13) Berkatalah Luqman dalam wejangannya kepada anaknya; “Hai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan ALLAH! Sebab mempersekutukan ALLAH itu adalah dosa yang besar.- Ayat, 14) Dan Kami telah mengamanatkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah semangkin bertambah lemah juga, sampai masa penyapihan bayinya dalam umur dua tahun. Karena itu, bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu, Karena kepada-Kulah tempat kembalimu.- Ayat, 15) Jika mereka keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan yang lain, sedang kamu tidak mempunyai pengetahuan apa-apa tentang itu, maka janganlah kamu turuti mereka itu. Namun pergaulilah mereka dengan sebaik-baiknya selama hidup di dunia ini ikutlah jalan orang-orang yang suka kembali tobat kepadaKu. Kemudian kepada-Kulah kamu sekalian kembali pulang, dan akan Aku beritahukan kepadamu apa-apa yang telah kamu kerjakan.- Ayat, 16) Seterusnya Luqman berpesan: “Hai anaku! Sesungguhnya jika ada sesuatu perbuatan baik maupun buruk sekalipun sebesar biji sawi yang tersembunyi dalam batu karang, atau dimanapun juga baik di langit maupun di bumi ini, kelak akan ditampilkan juga oleh ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Maha Halus dan mengetahui.- Ayat, 17) Anaku! kerjakanlah shalat, anjurkanlah perbuatan yang baik, cegahlah perbuatan keji dan bersabarlah terhadap kemalangan yang menimpamu. Sesungguhnya semua itu termasuk hal-hal yang menjadi intisari hidup yang diwajibkan Tuhan.- Ayat, 18) Dan janganlah engkau membuang muka penuh kesombongan terhadap orang lain di muka bumi dengan angkuh. Sebab ALLAH tidak senang terhadap semua orang-orang yang sombong, lagi angkuh.- Ayat, 19) Sesungguhnya, berlaku sederhanalah dalam perjalananmu, dan lunakanlah suaramu! Sesungguhnya suara yang paling buruk ialah suara keledai.- DUNIA MEMBUTUHKAN MASA YANG LAMA UNTUK MEMBUANG TRADISI BERPIKIR YANG SUDAH USANG. Surat “LUQMAN“- Ayat, 20) Apakah kamu tidak memperhatikan bahwa ALLAH telah menaklukkan segala yang ada di langit dan di bumi untuk kepentinganmu dan Dia sempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin?. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang ke Esaan ALLAH tanpa dasar ilmu, tanpa petunjuk, tanpa dasar dari Kitab yang menerangkan sahnya apa yang mereka bantah.- Ayat, 21) Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutlah apa yang telah diturunkan oleh ALLAH!” Mereka menjawab: “Tidak! kami hanya akan mengikuti apa yang telah kami dapat dari nenek moyang kami!. Apakah mereka akan mengikuti juga sekalipun para nenek moyang mereka itu dibawa terlibat oleh syaitan ke dalam siksa Api Neraka?.- Ayat, 22) Dan barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada ALLAH, sedang dia berbuat baik, maka orang itu telah berpegang pada Tambatan Cita yang sangat kokoh. Kepada ALLAH-lah kesudahan segala perkara.- Ayat, 23) Dan terhadap mereka yang kafir, janganlah engkau bersedih hati karena kekafirannya itu. Kepada Kamilah mereka itu kembali dan akan Kami beritahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya ALLAH itu mengetahui segala isi hati.- Ayat, 24) Kami biarkan mereka menikmati kesenangan sebentar, kemudian Kami paksa mereka menjalani siksa yang berat.-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: