BAB KEEMPAT

KEEMPAT

BUKTI-BUKTI KEKUASAAN ALLAH DALAM KEHIDUPAN ALAM SEMESTA. Surat  “AN-NAHL“- Ayat, 1) Telah hampir datangnya ketetapan ALLAH oleh sebab itu janganlah kamu minta supaya ketetapan ALLAH itu disegerakan. Maha Suci dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan dengan Dia.- Ayat, 2) Dia menurunkan Malaikat dengan perintah-Nya untuk menyampaikan wahyu kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya, yaitu: “Berilah peringatan olehmu, bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah, hanyalah Aku!. Sebab itu, bertakwalah kepada-Ku.- Surat “ASY-SYU’ARA“- Ayat, 208) Kami tidak pernah membinasakan suatu negeri, kecuali setelah Kami utus kesana orang-orang yang memberikan peringatan.- Surat “ALQASHASH“- Ayat, 59) Dan tidak pernah Tuhan memusnahkan kota-kota sebelum Dia utus seorang Rasul atau lebih ke ibu-kotanya, dimana mereka telah membacakan ayat-ayat Kami terhadap penduduknya. Lagi pula Kami tidaklah akan memusnakan kota-kota itu begitu saja, kalau bukanlah karena penduduknya secara menyeluruh telah menjadi orang zalim.- Surat “AL-ANKABUT“- Ayat, 34) Kami akan menurunkan bencana dari langit, terhadap penduduk negeri ini, karena kepasikan mereka.- Ayat, 35) Lalu Kami abadikan apa yang telah Kami lakukan itu untuk menjadi contoh teladan yang meyakinkan untuk orang-orang yang mau memikirkan.- Surat “ASY-SYU’ARA“- Ayat, 214) Dan berilah peringatan kepada keluargamu yang terdekat.- Ayat, 215) Serta rendahkanlah hatimu terhadap pengikut-pengikutmu yang beriman!.- Ayat, 216) Jika mereka durhaka kepadamu, katakanlah kepadanya: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu kerjakan”.- Ayat, 217) Dan bertaqwalah kepada Tuhan Yang Maha Perkasa dan Penyayang.- KEHIDUPAN DUNIAWI AKAN SIRNA BAGAI EMBUN KENA SINAR MATAHARI KEHIDUPAN AKHIRATLAH YANG KEKAL ABADI. Surat “AL-QASHASH“- Ayat, 60) Barang apapun harta benda dan anak pinak yang pernah diberikan kepadamu, maka itu adalah sarana keduniaan yang kamu nikmati diwaktu hidup di dunia, dan sekaligus menjadi perhiasannya pula. Namun yang ada disisi ALLAH, untuk yang manta’ati-Nya jauh lebih baik dari itu dan abadi pula. Mengapa tidak kamu pikirkan?.- Ayat, 61) Apakah orang-orang yang Kami janjikan kepadanya janji-janji berupa syurga dengan segala kemegahannya, lalu benar-benar mendapatkan karena taatnya, sama dengan orang-orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi, namun melalaikan taat kepada Tuhan, kemudian pada hari kiamat mereka terdaftar lagi sebagai peserta neraka?.- NABI MUHAMMAD DILARANG BERSEDIH HATI TERHADAP KEDURHAKAAN ORANG-ORANG YANG KAFIR. Surat “ASY-ZYU’ARA“- Ayat, 1) Thaa, Siim, Miim.-  Ayat, 2) Inilah bait-bait Kitab Al-Qur’an yang memberikan penjelasan.- Ayat, 3) Apakah engkau akan membinasakan dirimu hai Muhammad, hanya karena mereka tidak mau beriman?.- Surat “AL-AHZAB“- Ayat, 40) Muhammad itu bukan hanya bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi adalah Rasul ALLAH Bapak seluruh umat. Penutup Nabi. Dan ALLAH Maha Mengetahui segala-galanya.- Surat “ASY-ZYU’ARA“- Ayat, 4) Jika Kami kehendaki niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, sehingga mereka tunduk kepadanya.- Ayat, 5) Setiap datang kepada mereka peringatan yang baru dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka tetap membelakanginya.- Ayat, 6) Sesungguhnya mereka telah mendustakan Al-Qur’an, nanti akan datang juga kepada mereka berita siksa yang selalu mereka perolok-olokkan itu.- PERINGATAN YANG TAJAM BAGI ORANG-ORANG YANG MENGINGKARI HARI BERBANGKIT. Surat “AL-ANKABUT“- Ayat, 19) Apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana ALLAH telah memulai cipta terhadap makluk dari TIDAK ADA sama sekali, kemudian pada hari berbangkit, diadakanNya CIPTAAN ULANGAN. Hal serupa itu mudah saja bagi ALLAH.- Ayat, 20) Katakanlah: “Coba mengembara di muka bumi ini, lalu perhatikan bagaimana ALLAH memulai menciptakan segala-galanya. Lalu setelah semuanya musnah, dijadikanNya sekali lagi. ALLAH, benar-benar Maha Kuasa Berbuat segala-galanya.- Ayat, 21) DisiksaNya siapa-siapa yang dikehendakiNya, dan diberiNya Rahmat orang-orang yang dikehendakiNya pula. Selanjutnya dikembalikan kepada-Nya.- Ayat, 22) Dan kalian baik yang ada di permukaan bumi, maupun yang ada diangkasa raya, tidak akan mampu memperlemah kekuasaan ALLAH. Lagi pula kamu tidak akan mendapatkan perlidungan dan penolong, selain dari pada ALLAH juga.- Ayat, 23) Dan orang-orang yang kafir terhadap tanda-tanda kekuasaan ALLAH di alam semesta, dan mengingkari untuk nanti bertemu denganNya, mereka putus asa dari rahmatKu, sedangkan untuk mereka siksaan yang amat pedih.- KETERANGAN-KETERANGAN PENGUKUHAN TENTANG KEKUASAAN DAN KE-ESAAN ALLAH. Surat “AN-NAHL“- Ayat, 3) Dia telah menciptakan langit dan bumi dengan sebenarnya. Maha Tinggi ALLAH dari benda-benda yang mereka persekutukan dengan Dia.- Ayat, 4) Dia telah menciptakan manusia dari air mani, namun setelah dia jadi orang, dia memusuhi Tuhan dengan terang-terangan.- Ayat, 5) Dan telah diciptakan-Nya pula binatang ternak untukmu, pada binatang-binatang mana, kamu temukan bahan pakaian penangkal dingin bahkan ada pula yang langsung menjadi makananmu.- Ayat, 6) Lagi-lagi, ada lagi semacam kebanggaan yang kamu temukan padanya, yaitu ketika kamu menggiringnya pulang ke kandang dan ketika kamu menghalaunya keluar mencari makan.- Ayat, 7) Dia dapat mengangkut beban-bebanmu ke kawasan-kawasan yang kamu tidak akan mungkin sampai kesana kecuali dengan susah payah. Sesungguhnya Tuhanmu, adalah Maha Pengasih dan Penyayang.- Ayat, 8) Tuhan menciptakan juga kuda, bighal dan keledai, untuk kendaraan dan perhiasanmu, dan akan menciptakan juga jenis-jenis kendaraan lain yang belum kamu ketahui.- Ayat, 9) Adapun menjadi hak-Nya ALLAH untuk menerangkan jalan yang lurus karena ada di antara jalan-jalan itu yang berkisar dari tujuan. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kalian semua ke jalan yang lurus.- Ayat, 10) Dialah yang telah menurunkan untukmu air hujan dari langit sebagian untuk minuman, dan yang sebagian lagi untuk penyiraman tanaman-tanaman, di tempat mana terdapat tempat pengembalaan ternak.- Ayat, 11) Karena sebab air itu juga, Dia menumbuhkan tanaman-tanaman untukmu, seperti zaitun, korma, anggur, dan buah-buahan lain selengkapnya. Sesungguhnya pada hal-hal yang demikian, terdapat tanda-tanda kekuasaan ALLAH bagi orang-orang yang mau memikirkan.- Ayat, 13) Dan selanjutnya Dia menundukkan malam dan Siang untukmu silih berganti. Begitu pula matahari, bulan dan bintang-bintang, semua ditundukkan untuk kepentinganmu, sesuai dengan perintah-Nya. Sesungguhnya dalam hal-hal yang demikian, terdapat tanda-tanda kekuasaan Tuhan buat orang-orang yang mau memahaminya.- Ayat, 13) Dan Dia jugalah yang menundukkan bermacam-macam ciptaan-Nya di permukaan bumi ini untukmu. Beraneka rupa, berbagai jenis, Sesungguhnya dalam hal-hal yang demikian terdapat tanda-tanda kekuasaan Tuhan bagi orang-orang yang menaruh perhatian.- Ayat, 14) Dan Dia pulalah Tuhan yang menundukkan lautan untuk kepentinganmu, agar kau dapat memakan daging dalam keadaan masih segar, dan dari sana juga kamu mendapatkan perhiasan-perhiasan yang akan kamu pakai. Dan kamu lihat kapal-kapal dapat berlayar membelah air di permukaannya agar kamu dapat mencari keuntungan dari karunia-Nya, semoga kamu dapat bersyukur.- Ayat, 15) Dan Dia menancapkan gunung-gunung di permukaan bumi sebagai alat penyeimbang untuk keselamatanmu. Dan diadakan-Nya sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mengetahui tempat tujuan.- Ayat, 16) Dan dijadikan-Nya juga di bumi itu tanda-tanda pengenal arah, sedangkan malam hari, dengan perantaraan bintang-bintang mereka dapat menentukan arah itu.- Ayat, 17) Apakah Tuhan Yang Maha Pencipta itu, dapat disamakan dengan berhala-berhala yang tidak mampu menciptakan apa-apa? Mengapa kamu tidak pelajari.- Ayat, 18) Dan jika kamu mau menghitung-hitung ni’mat ALLAH, niscaya kamu tidak akan mampu menentukan jumlahnya. Sesungguhnya ALLAH Maha Pengampun dan Maha Penyayang.- Ayat, 19) Dan ALLAH mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan.- TAMSIL KEHIDUPAN DUNIA. Surat “AL-KAHF“- Ayat, 32) Ambilah suatu perumpamaan untuk mereka tentang Dua Tokoh: Seorang diantaranya Kami berikan dua bidang kebun anggur. Disekelilingnya Kami tumbuhkan pohon-pohon palma. Diantara kedua kebun itu Kami adakan tanaman-tanaman.- Ayat, 33) Kedua kebun itu banyak mendatangkan hasil, panennya tidak pernah gagal setiap musim. Dan diantara kedua kebun itu Kami alirkan sebuah sungai.- Ayat, 34) Selain itu, iapun mempunyai pula kekayaan lain. Lalu diajaknya mukmin kawannya bertukar pikiran, katanya: ” Aku mempunyai kehebatan lebih banyak dari padamu; baik dibidang harta, sebagaimana kau lihat, maupun dibidang pergaulan.- Ayat, 35) Lalu dia masuk ke dalam kebunnya bersama mukmin kawannya dengan lagak angkuh, seraya berkata: “Aku kira kebun ini tidak akan punah selamanya.- Ayat, 36) Dan aku kira kiamatpun tak akan datang!. Andaikata benar aku harus kembali kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat barang sesuatu yang lebih baik lagi dari kebun ini, sebagai gantinya.- Ayat, 37) Sang mukmin kawannya menegur; “Mengapa engkau mengingkari Tuhan yang telah menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, kemudian dijadikan-Nya engkau seorang manusia sempurna?”.- Ayat, 38) Tetapi aku tidak akan bersikap sepertimu, karena aku percaya bahwa Dialah ALLAH Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan Tuhanku dengan siapapun.- Ayat, 39) Dan mengapa waktu engkau masuk kekebunmu itu tidak mengucapkan: Ma Syaa ALLAH dan La quawata illa bil laah. Jika engkau menganggapku kurang dari padamu dalam bidang kekayaan dan pergaulan?.- Ayat, 40) Semoga Tuhanku memberiku kebun yang lebih baik dari kebunmu ini, dan menggalakkan halilintar dan langit yang akan mengganyang kebunmu sampai licin tandas.- Ayat, 41) Atau airnya jadi surut dan mengering, sehingga engkau tidak mampu untuk mendapatkannya lagi.- Ayat, 42) Lalu bencana besar mengganyang isi kebunnya yang pernah dibanggakannya itu, sehingga ia berhampa tangan karena biaya yang telah dikeluarkannya sia-sia belaka. Semua hasil buah anggurnya menjadi ambruk sekaligus dengan junjungannya. “Aduhai! Kiranya dahulu aku tidak mepersekutukan Tuhanku dengan sesuatu!”, sesalnya.- ALLAH MELIMPAHKAN REZEKINYA KEPADA SEMUA MAHLUKNYA. Surat “AL-ANKABUT“- Ayat, 60) Berapa banyak mahluk bergerak yang tidak dapat membawa rezekinya sendiri, ALLAH-lah yang memberinya rezeki, juga terhadapmu. Dia Maha Mendengar dan Mengetahui.- Ayat, 61) Dan jika mereka engkau tanya: “Siapa yang menciptakan langit dan bumi, yang nundukkan matahari dan bulan di bawah-Nya?”. Pasti mereka akan menjawab: “ALLAH!”. Kalau begitu mengapa mereka dapat dipalingkan dari Tauhid?.- BALASAN BAGI ORANG YANG TAKWA. Surat “AN-NAHL“- Ayat, 30) Dan ditanyakan kepada orang-orang yang takwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?”. Mereka menjawab: “Tuhan telah menurunkan kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini, mendapat pembalasan yang baik, namun kehidupan di kampung akhirat jauh lebih baik dari kehidupan dunia. Dan alangkah nikmatnya kediaman orang-orang yang takwa itu.- Ayat, 31) Syurga ‘Adn yang mereka masuki itu, banyak mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan disana mereka memperoleh apa saja yang mereka ingini. Demikianlah ALLAH memberi balasan terhadap orang-orang yang takwa.- Ayat, 32) Orang-orang yang diwafatkan oleh para Malaikat dalam keadaan baik, kematiannya diiringi oleh Malaikat dengan ucapan: “Salamun ‘Alaikum”. Bersiap-siaplah untuk masuk syurga sebagai balasan amal baikmu.- SIFAT-SIFAT HAMBA ALLAH. Surat “AL-FURQAN“- Ayat, 63) Hamba-hamba ALLAH Yang Maha Pengasih ialah orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang yang bodoh mengucapkan kata-kata yang tidak sopan kepadanya, dijawab: “Selamat Sejahtera!” Ayat, 64) Dan pada malam harinya mereka beribadat kepada Tuhannya dengan sujud dan berdiri.- Ayat, 65) Mereka berdoa: “O, Tuhan kami! Jauhkanlah kami dari siksa neraka jahanam, karena siksaannya itu adalah siksa yang berkepanjangan.- Surat “AL-ANKABUT“- Ayat, 45) Bacakanlah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari kitab Al-Qur’an dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya merenungkan Karunia ALLAH itu sangat besar artinya dalam hidup ini. ALLAH mengetahui apa yang kamu kerjakan.- Ayat, 46) Janganlah kamu berdebat dengan AHLI KITAB selain dengan cara yang sebaik-baiknya, KECUALI terhadap mereka yang bersikap ZALIM. Katakanlah!: “Kami percaya kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kamipun percaya juga kepada apa yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah SATU, dan kami adalah orang-orang yang patuh kepada-Nya.- Ayat, 47) Begitulah Kami turunkan kitab Al-Qur’an ini kepadamu. Adapun golongan yang telah Kami berikan Kitab Suci yang lainyapun percaya kepada Al-Qur’an. Diantara mereka memang ada yang percaya kepadanya. Namun tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain dari orang-orang kafir belaka.- Ayat, 48) Dan sebelum Al-Qur’an ini diturunkan, engkau tidak pernah membaca satu Kitab Sucipun dan tidak pernah menuliskannya dengan tanganmu sendiri. Andaikata ada, tentu orang-orang yang mengingkarinya akan ragu-ragu.- Ayat, 49) Bahkan Al-Qur’an itu sendiri adalah peristiwa-peristiwa nyata yang berbicara sendiri di dalam dada orang-orang berilmu. Tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami itu selain dari orang-orang yang Zalim.- Ayat, 50) Mereka berkata pula: “Mengapa tidak diturunkan mukjizat-mukjizat kepadanya oleh Tuhannya?”. Katakanlah: “Adapun urusan ayat-ayat dan penurunan mukjizat itu, terserah kepada ALLAH. Aku hanya seorang pemberi peringatan yang Tegas!”.- Ayat, 51) Apakah tidak cukup bagi mereka, bahwa Kami sudah menurunkan Kitab Al-Qur’an kepadamu yang dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam Al-Qur’an ini ada terkandung rahmat dan ajaran untuk orang-orang yang beriman!.- Ayat, 52) Katakanlah!: “Cukuplah ALLAH menjadi saksi antara aku dan kamu. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi. orang-orang yang mempercayai barang yang batil tidak percaya kepada ALLAH, adalah orang-orang yang merugi.- AL-QUR’AN SEBAGAI PENJELASAN BAGI PERTENTANGAN-PERTENTANGAN DAN MERATAKAN JALAN MENUJU KEMAJUAN. Surat “AN-NAHL“- Ayat, 61) Jika ALLAH menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan dibiarkan-Nya tinggal satu mahlukpun yang bernyawa dimuka bumi ini. Tetapi ALLAH menangguhkannya sampai kepada batas waktu yang ditentukan. Bila “Batas Waktu” yang dijanjikan untuk mereka itu telah datang, mereka tidak dapat mengundurkannya agak sesaatpun begitu pula tidak dapat mempercepatnya.- Ayat, 64) Demi ALLAH, sungguh Kami telah mengutus Rasul-Rasul kepada umat-umat yang sebelummu, tetapi syetan memperdayakan umat-umat itu supaya mereka memandang baik pekerjaannya yang buruk setan itulah pemimpin mereka pada hari itu. Untuk mereka, adalah siksaan yang amat pedih.- Ayat, 64) Dan Al-Qur’an ini tidak Kami turunkan kepadamu, melainkan supaya kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, juga untuk menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.- KE-AGUNGAN AL-QUR’AN. Surat “AL-ISRA“-  Ayat, 105) Kami telah menurunkan AL-Qur’an ini mengandung kebenaran, dan demi kebenaran itu pula AL-Qur’an ini diturunkan kepadamu seutuhnya. Kami tidak mengutus engkau, kecuali untuk membawa berita gembira dan memberi peringatan.- Ayat, 106) Kami turunkan Al-Qur’an ini, caranya bertahap-tahap, supaya dapat engkau bacakan kepada masyarakat ramai secara berangsur-angsur. Karena itulah Kami menurunkannya bagian demi bagian agar mudah dipahami.- Ayat, 107) Katakanlah: “Kalau kamu mau beriman, silahkan!. Kalau tidak maupun juga terserah!”. Sesungguhnya orang yang telah lebih dahulu mendapat ilmu, bila dibacakan AL-Qur’an ini kepada mereka, segera mereka menundukan muka langsung bersujud.- Ayat, 108) Sambil mengucapkan: “Maha Suci Tuhan kami!. Sesungguhnya janji Tuhan kami betul-betul dipenuhi!”.- Ayat, 109) Mereka menundukan muka tambah terharu.- Ayat, 110) Katakanlah kepada kaum musryrik itu hai Rasul: “Serulah Tuhanmu itu dengan sebutan “ALLAH”, atau serulah dengan sebutan “Ar Rahman!”. Dengan sebutan yang mana saja kamu menyeru-Nya, diantara sekian banyak nama-nama-Nya, semuanya bagus. Dia mempunyai banyak nama yang indah-indah. Janganlah kamu membacanya di dalam shalatmu dengan nada suara melengking tinggi, jangan pula dengan nada rendah, namun usahakanlah yang sederhana saja antara kedua nada itu.- Ayat, 111) Dan katakanlah!: “Segala puji bagi ALLAH, yang tidak mempunyai anak, tidak mempunyai sekutu dalam kekuasaan dan tidak pula perlu kepada pelindung untuk membela-Nya dari penghinaan musuh. Agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.- AL-QUR’AN DAN KEHEBATANNYA. Surat “AL-KAHF“- Ayat, 109) Katakanlah, sekirannya air laut itu dijadikan tinta untuk menuliskan kalimat-kalimat Tuhanku, niscaya dia akan kering lebih dahulu, sebelum habis kalimat-kalimat Tuhanku dituliskan, sekalipun Kami datangkan lagi tambahan air laut sebanyak itu.- Ayat, 110) Katakanlah kepada mereka hai Rasul: “Bahwasannya aku ini, adalah manusia seperti kamu juga. Namun kepadaku diwahyukan; “Bahwasannya Tuhanmu itu ialah Tuhan Yang Maha Esa!. Karena itu barang siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah mengerjakan amal salih, dan janganlah mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan dalam peribadatan”,- Surat “AR-RUM“- Ayat, 6) Itulah janji ALLAH! ALLAH tidak menyalahi janji-Nya. Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui!.- Ayat, 7) Mereka hanya mengetahui kulit kehidupan duniawi saja, sedang intisari kehidupan akhirat mereka abaikan.- Ayat, 8) Apakah mereka tidak memikirkan tentang wujud dirinya sendiri?. Tidaklah ALLAH menciptakan langit dan bumi beserta apa yang ada antara keduanya, kecuali dengan tujuan yang sebenarnya, serta pada lingkaran masa yang telah ditentukan. Tetapi kebanyakan manusia tidak percaya bahwa mereka akan menemui Tuhannya.- SUDAH CUKUP JELAS SEGALA PENERANGAN DIBERIKAN DALAM AL-QUR’AN INI. Surat “AR-RUM“- Ayat, 58) Sesungguhnya dalam Al-Qur’an ini sudah Kami kemukakan segala macam perumpamaan untuk umat manusia. Dan sesungguhnya bila engkau bawa suatu ayat kepada mereka, toh mereka yang kafir itu akan berkata: “Kamu tidak lain hanya orang-orang yang membuat kepalsuan belaka”.- Ayat, 59) Demikianlah ALLAH menutup hati orang-orang yang tidak mau mengerti.- Ayat, 60) Karena itu bersabarlah engkau. Sesungguhnya janji ALLAH itu adalah benar dan janganlah engkau merasa kecil hati terhadap orang-orang yang tidak meyakini Hari Kiamat itu.- YANG MEMBANTAH WAHYU ALLAH TANPA PEMIKIRAN SEHAT DAN DALIL-DALIL NYATA. Surat “AL-HAJJ“- Ayat, 8) Dan diantara manusia ada yang membantah ke-Esaan ALLAH tanpa ilmu, tanpa keterangan, dan tanpa wahyu yang memberi cahaya kepada hati dan pikiran.- Ayat, 9) Dia “membuang muka” jika ditunjuki kebenaran, untuk membawa sesat manusia dari agama ALLAH. Dia mendapat kehinaan di dunia, sedangkan pada hari kiamat akan Kami rasakan baginya siksa bakar yang menghanguskan.-  Ayat, 10) Lalu dikatakan kepadanya: “Siksa bakar ini, akibat kedua tanganmu dahulu. Dan ALLAH, tidaklah menganiaya hamba-hamba-Nya.- SUNNATULLAH DALAM BIDANG DAKWAH. Surat “AL-KAHF“- Ayat, 27) Dan bacakanlah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari kitab Tuhanmu. Siapapun tidak dapat merubah kalimat-kalimat firman-Nya. Dan engkau tidak akan mendapat tempat berlindung selain dari pada-Nya.- Ayat, 28) Tahanlah dirimu dengan sabar bersama-sama dengan mereka yang memuja Tuhannya pagi dan petang, demi mengharapkan kerelaan-Nya. Janganlah engkau lepaskan mereka dari pandanganmu, semata-mata karena silau melihat kilauan kehidupan mewah, dan janganlah engkau turutkan pula orang yang hatinya telah Kami alpakan dari mengingat Kami, orang yang hanya menuruti hawa nafsunya saja! Keadaan orang begitu adalah keterlaluan.- MEREKA YANG TIDAK BERPENDIRIAN DALAM AKIDAH. Surat “AL-HAJJ“- Ayat, 11) Dan diantara manusia ada yang beribadat kepada ALLAH setengah-setengah; jika ia beroleh keuntungan, dia merasa senang menganut agama itu, sebaliknya jika ia mendapat kerugian, dia berbalik surut menjadi kafir. Dia merugi; baik di dunia maupun di akhirat. Kerugian demikian, ialah kerugian yang amat nyata.- KAUM BANGSAWAN/HARTAWAN QURAISY ENGGAN DUDUK BERSAMA DENGAN FAKIR MISKIN PADA MAJELIS NABI MUHAMMAD S.A W. Surat “AL-KAHF“- Ayat, 29) Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. Maka barang siapa yang mau beriman, berimanlah dan barang siapa yang ingin tetap kafir, kafir-lah”. Sesungguhnya Kami telah sediakan api neraka bagi orang-orang durhaka, dengan gejolaknya yang melingkari mereka. Dan jika mereka minta minum, diberi minum dengan air bagai hancuran logam yang menghanguskan kulit muka. Itulah minuman yang paling buruk! Itu pulalah tempat tinggal yang paling seram.- Ayat, 30) Sungguh! Terhadap mereka yang beriman dan berbuat kebajikan, tentulah Kami tidak akan menghilangkan pahala orang-orang yang mengerjakan amalnya dengan cara yang lebih baik.- Ayat, 31) Mereka itulah orang-orang yang ber-hak mendapat syorga ‘Adn, yang mengalir sungai-sungi di dalamnya. Disana mereka akan diberi hiasan gelang dari emas, berpakaian baju hijau dari sutra dewangga dan sutra yang bersulam benang emas, seraya berbaring-baring diatas persada yang indah, Itulah suatu pahala yang amat menyenangkan! Suatu tempat tinggal yang sangat indah.- DI ANTARA YANG DIBERI PETUNJUK DAN YANG TIDAK. Surat “AL-HAJJ“- Ayat, 17) Sesungguhnya terhadap orang-orang yang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang sabiin, orang-orang nasrani, orang-orang majusi, dan orang-orang musyrik, akan diberi keputusan hukum oleh ALLAH pada hari kiamat antara sesamanya, karena ALLAH sungguh-sungguh telah menyaksikan segala-galanya.- DUA MACAM SUJUD. Surat “AL-HAJJ“-  Ayat, 18) Apakah kamu tidak melihat, bahwa kepada ALLAH bersujud segala yang ada di langit, dan segala yang ada di bumi, begitu pula matahari, bulan, bintang-bintang, gunung-gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang, dan sebagian besar manusia?. Namun banyak pula diantara mereka yang telah ditetapkan siksa kepadanya, karena enggan sujud. Dan barang siapa yang dihinakan ALLAH, tak seorangpun yang dapat memuliakannya. Bahwasannya ALLAH berbuat barang apa yang dikehendaki.- PEMBALASAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG BERIMAN HARI KIAMAT. Surat “AL-HAJJ“- Ayat, 23) Sesungguhnya ALLAH memasukkan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal salih ke dalam syurga, yang banyak mengalir sungai-sungai dibawahnya. Mereka diberi perhiasan gelang emas di tangannya dan mahkota bertatah mutiara di kepalanya. Sedangkan pakaian mereka adalah sutra.- Ayat, 24) Mereka telah dipimpin mengucapkan kata-kata yang baik dan telah dipimpin pula kepada jalan yang terpuji.-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: