BAB KEDUA

KEDUA

PERATURAN-PERATURAN TENTANG KEWAJIBAN SHALAT SEKALIPAUN DALAM KEADAAN TAKUT. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 238) Peliharalah shalatmu, terutama shalat pilihan. Dan tegaklah mematuhi perintah ALLAH.- Ayat, 239) Kalau kamu dalam keadaan ketakutan bahaya, kerjakanlah shalat sambil berjalan kaki atau di atas kendaraan. Dan bila kamu sudah merasa aman, ingatlah ALLAH, kerjakanlah shalat seperti biasa sebagaimana yang telah diajarkanNya kepadamu mengenai apa-apa yang sebelumnya kamu tidak ketahui.- ISLAM MENCELA SIFAT-SIFAT PENGECUT. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 243) Tidakkah kamu mengetahui orang-orang yang keluar dari kampung halamannya, dengan jumlah besar beribu-ribu orang, karena takut mati. Maka ALLAH mengatakan kepadanya “MATILAH KAMU!” kemudian dihidupkannya kembali. Sesungguhnya ALLAH Maha Pemurah terhadap manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak tahu berterima kasih.- KEWAJIBAN BERJIHAD DENGAN HARTA DAN JIWA. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 244) Dan berperanglah kamu dijalan ALLAH. Sesungguhnya ALLAH itu Maha Mendengar dan Mengetahui.- Ayat, 245) Siapa yang memanjari ALLAH dengan panjar yang baik maka ALLAH akan melipat gandakan pembayarannya secara berganda-ganda. Dan kepadaNya kamu akan dikembalikan.- ANJURAN BERAMAL. Surat “AL-BAQARAH“- Ayat, 254) Hai orang-orang yang beriman! Belanjakanlah sebagian harta yang telah Kami karuniakan kepadamu di jalan ALLAH, sebelum datang suatu hari, dimana tidak ada jual beli, tidak ada persahabatan dan tidak ada pembelaan orang-orang yang kafir itulah orang-orang yang zalim,- KEESAAN TUHAN.- Ayat, 255) ALLAH, tidak ada Tuhan hanya Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Penata, Yang tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur. Segala yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaanNya. Siapakah yang dapat memberikan pembelaan dihadapan Tuhan tanpa ijinNya Dia mengetahui apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi, sedang mereka tidak ada yang mengetahui sedikitpun seperti ilmu Tuhan itu, kecuali apa yang dikehendakiNya. KekuasaanNya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dia Maha Tinggi dan Besar.- KEKUASAAN TUHAN. Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 2) ALLAH, tidak ada Tuhan hanya Dia. Yang Maha Hidup dan Maha Penata.- Ayat, 3) Dia menurunkan kitab Alqur’an kepadamu dengan sebenarnya, membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Dia pula yang menurunkan kitab TAURAT dan INJIL.- Ayat, 4) Sebelumnya, sebagai petunjuk untuk semua manusia. Dan Dia pulalah yang menurunkan AL-FURQAN. Sesungguhnya orang-orang yang tidak percaya kepada ayat-ayat ALLAH, mereka akan mendapat siksa yang berat. Tuhan Maha Perkasa dan Menguasai pembalasan siksa.- Ayat, 5) Sesungguhnya bagi ALLAH tidak satupun yang tersembunyi, baik di bumi maupun di langit.- Ayat, 6) Dialah yang menentukan bentukmu didalam rahim sesuai dengan kehendakNya. Tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.- SIFAT ORANG-ORANG YANG BERTAQWA. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 16) Yaitu mereka yang suka berdoa; Wahai Tuhan Kami!, Kami telah beriman, ampunilah segala dosa Kami, peliharalah diri kami dari siksa api neraka.- BEBERAPA IDENTITAS ORANG YANG TAQWA. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 17) Yaitu orang-orang yang Sabar, orang-orang yang selalu jujur, orang-orang yang patuh dan Taat, orang-orang yang suka menafkahkan harta dijalan ALLAH dan yang suka mohon ampun dilarut malam.- Ayat, 18) ALLAH telah menyatakan bahwasannya tidak ada Tuhan hanya Dia yang menegakan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan demikian; Tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa dan Bijaksana.- ISLAM SATU-SATUNYA AGAMA ALLAH. Surat “ALI ‘IMRAN“- ayat, 19) Sesungguhnya agama yang diridhoi pada sisi ALLAH ialah ISLAM. Tidak ada pertikaian diantara ahli kitab mengenai hal itu, melainkan sesudah mereka mempunyai pengetahuan agama semata-mata karena kedengkiannya yang ada diantara mereka. Barang siapa yang Kafir kepada ayat-ayat ALLAH, hendaklah diinsafinya bahwa ALLAH itu Maha Cepat perhitungannya.- SIKAP TEGAS TERHADAP AHLI KITAB. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 20) Jika mereka terus menerus mendebatmu, katakanlah; “Seluruh hidupku sudah aku baktikan kepada ALLAH, begitu pula para pengikutku”. Dan katakanlah pula kepada Ahli Kitab dan orang Ummi bangsa Arab,; “Maukah kamu masuk Islam?” Jika mereka menyatakan kesediannya, berarti mereka menerima petunjuk ALLAH. Tetapi jika mereka tidak mau, tugasmu hanya sekedar menyampaikan ayat-ayat ALLAH. Dan ALLAH amat memperhatikan hamba-hambaNya.- KEMAHAJAYAAN ALLAH. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 26) Katakanlah: Wahai Tuhan yang mempunyai semua kekuasaan Engkaulah yang menganugrahkan kekuasaan-kekuasaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkaulah yang mencabut kekuasaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau pulalah yang memuliakan orang yang Engkau kehendaki. Engkaulah yang menghinakan orang yang Engkau kehendaki. Didalam tanganMu-lah terletak segala yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa Atas Segalanya.- Ayat, 27) Engkau masukan malam kedalam siang dan Engkau masukan siang ke dalam malam. Engkau yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau yang memberi rezeki kepada orang yang Engkau kehendaki tanpa batas.- TIDAK BOLEH BERPIHAK KEPADA GOLONGAN KAFIR. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 28) Orang-orang beriman tidak boleh memilih orang-orang kafir menjadi kawan atau pelindung dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Siapa yang melakukan itu, putuslah hubungannya dengan ALLAH, kecuali karena siasat memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dalam hal ini ALLAH sendiri memperingatkan kamu. Dan kepada ALLAHlah tempat kembali.- Ayat, 29) Katakanlah: Meskipun kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu, atau kamu lahirkan, pasti diketahui juga oleh ALLAH. Dia mengetahui apa yang ada di langit maupun di bumi. ALLAH Maha Kuasa atas segala-galanya.- Ayat, 30) Ingatlah nanti pada suatu hari, dimana setiap orang akan mendapat balasannya dihadapannya masing-masing dari hasil kerjanya yang baik maupun yang buruk. Dia ingin supaya antaranya dengan hari itu dibatasi jarak yang jauh. ALLAH sendiri memperingatkan kamu. Dan ALLAH amat penyantun terhadap hamba-hambaNya.- CINTA KEPADA ALLAH DAN RASUL. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 31) Katakanlah: Jika kamu benar-benar cinta kepada ALLAH, turutilah aku MUHAMAD, pasti ALLAH mencintaimu pula dan sekaligus mengampuni dosa-dosamu. Dan ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.- Ayat, 32) Katakanlah: Taatilah ALLAH dan Rasul. Jika mereka tidak mau mengindahkan ajakanmu ini, maka ALLAH tidak cinta kepada orang-orang kafir.- PILIHAN ALLAH TERHADAP WARGA  IMRAN.  Surat, “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 33) Sesungguhnya ALLAH telah memilih Adam, Nuh, Keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi seluruh umat manusia.- Ayat, 34) Kedua keluarga ini, sebagiannya masih satu keturunan dengan yang lain, ALLAH Maha Mendengar dan Mengetahui.- Ayat, 35) Ingat pulalah ketika Hanah istri Imran mengucapkan doanya: “Wahai Tuhanku! Aku bernazar bahwa anakku yang masih dalam kandungan ini, akan aku serahkan untukMu, guna membaktikan seluruh hidupnya dalam berkhidmah dan beribadah kepadaMu semata-mata. Terimalah persembahanku ini!. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Mengetahui”.- Ayat, 36) Setelah anaknya itu lahir, berkatalah Hanah: “Wahai TuhanKu! Kiranya anak yang kulahirkan ini wanita”. Dan ALLAH mengetahui tentang peranan anak yang akan dilahirkannya itu, pria tidak sama dengan wanita. Dia telah kuberi nama Maryam. Dan aku mohon perlindunganMu agar dia dan keturunannya terpelihara dengan InayahMu dari setan yang terkutuk”.- Ayat, 37) Lalu Tuhan menerimanya dengan baik, dikembangkanNya pertumbuhan badannya dengan subur. Lalu diserahkan pada Zakaria untuk diasuhnya. Setiap kali Zakaria masuk kedalam mihrabnya, dilihatnya ada makanan di dekatnya. Zakaria bertanya; “Hai Maryam! Dari mana engkau mendapat makanan ini?”. Maryam menjawab; “Itu dari ALLAH”, ALLAH memberi rezeki kepada siapa saja yang dikehendakiNya tanpa batas.- DOA ZAKARIA KARENA TERTARIK OLEH KESALEHAN MARYAM. Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 38) Disinilah Zakaria berdoa kepada Tuhannya, katanya; “Wahai Tuhanku!: Aku mohon karuniaMu, berilah aku seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha mendengar doa.- Ayat, 39) Kemudian Malaikat memanggil Zakaria, ketika ia sedang berdiri bersembahyang di mihrab itu. Katanya: “Sungguh ALLAH menyampaikan berita gembira kepadamu dengan akan dikurniaiNya kamu dengan seorang anak bernama Yahya, yang akan mengakui kerasulan Isa yang dilahirkan dengan kalimat cipta daripada ALLAH dan kelak akan menjadi pemimpin, orang suci, dan akan menjadi nabi dari golongan orang-orang yang salih.- Ayat, 40) Kata Zakaria: Wahai Tuhanku! Bagaimana aku dapat memperoleh anak. Sedang aku sudah tua begini, lagi pula istriku mandul?”. FirmanNya: “Begitulah ALLAH berbuat menurut kehendakNya.- Ayat, 41) Kata Zakaria: “Wahai Tuhanku! Aku mohon diberi tandanya”. ALLAH berfirman: “Tandanya ialah, engkau tidak akan dapat bercakap-cakap dengan manusia lain selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Karena itu hendaklah engkau banyak memuja Tuhanmu dan bertasbihlah pagi dan petang.- PILIHAN ALLAH TERHADAP MARYAM. Surat “ALI ‘IMRON“- Ayat, 42) Dan ingatlah ketika Malaikat berkata kepada Maryam: “Sesungguhnya ALLAH telah memilihmu, mensucikan dan melebihkanmu atas wanita-wanita lainnya di dunia.- Ayat, 43) “Hai Maryam! Patuhlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’!”- Ayat, 44) Demikianlah berita ghaib yang telah Kami wahyukan kepadamu. Padahal ketika mereka mengundi anak-anak panahnya untuk menentukan siapa gerangan yang berhak mengasuh Maryam, kamu tidak ada ditengah-tengah mereka dan tidak pula sewaktu mereka berebut-rebutan.- Ayat, 45) KISAH ISA ALMASIH.  Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 45) Dan ingat pulalah ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam! Sesungguhnya Tuhan menyampaikan berita gembira dengan sebuah Kata Cipta dari padaNya, namanya Al Masih Isa bin Maryam, orang terhormat di dunia dan di akhirat, termasuk orang-orang yang dekat dengan ALLAH.- Ayat, 46) Dia dapat berbicara dengan orang lain selagi masih dalam buaian dan ketika sudah dewasa, dan dia termasuk orang baik-baik.- Ayat, 47) Kata Maryam: “Wahai TuhanKu! Bagaimana aku dapat memperoleh anak, pada hal belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun?”. ALLAH berfirman dengan perantaraan Malaikat Jibbril, “Begitulah ALLAH menciptakan apa yang Dia kehendaki, bila Dia menghendaki sesuatu, hanya tinggal mengucapkan saja “KUN” lalu jadilah ia.- Ayat, 48) Dan Tuhan akan mengajarkan kepadanya menulis dan membaca Kitab-kitab Suci, Ilmu Kebijaksanaan, Taurat dan Injil.- Ayat, 49) Dan akan dijadikanNya sebagai Rasul untuk Bani Israel. Katanya: “Aku ini datang kepadamu membawa tanda mukjizat dari Tuhanmu yaitu aku dapat membuat dari tanah liat ini rangka burung untuk kalian, kemudian aku tiup lalu menjadi seekor burung dengan izin ALLAH. Dan aku sanggup menyembuhkan orang buta, penyakit sopak, dan menghidupkan orang mati dengan izin ALLAH. Lagi pula aku dapat memberitahukan kepada kalian apa yang kalian makan dan apa yang kalian simpan dirumah kalian masing-masing. Semua itu adalah menjadi tanda buat kalian, kalau kalian benar-benar beriman.- Ayat, 50) Dan aku datang membenarkan kitab Taurat yang datang lebih dahulu, dan untuk menghalalkan bagi kalian sebagian dari yang dahulu sudah pernah diharamkan kepada kalian, dan aku datang dengan membawa mukjizat dari Tuhan kalian. Karena itu bertaqwalah kalian kepada Tuhan dan taatlah kepadaku!.- Ayat, 51) Sesungguhnya ALLAH itu Tuhanku dan Tuhan kalian juga, sembahlah Dia! inilah jalan yang lurus.- ISA TIDAK DISALIB. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 52) Setelah terasa oleh Isa keingkaran kaumnya, berkata ia: “Siapakah yang bersedia menjadi pembela-pembelaku untuk menegakan agama ALLAH?” Sahabat-sahabatnya yang dikatakan kaum Hawari menjawab: “Kamilah pembela-pembela ALLAH, Kami telah beriman kepada ALLAH. Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri”.- Ayat, 53) “Wahai Tuhan kami! Kami telah beriman kepada Injil yang telah Engkau turunkan dan kami telah mengikuti Rasul Isa. Karena itu masukkanlah kami bersama orang-orang yang mengakui kerasulannya.- Ayat, 54) Lalu mereka kaum Yahudi mengadakan tipu muslihat. ALLAHpun membalas tipu muslihat mereka. Dan ALLAH yang paling ampuh tipu muslihatNya.- Ayat, 55) Ingatlah ketika ALLAH berfirman: “Hai Isa! Aku akan mewafatkanmu, dan mengangkat derajatmu disisiKu, serta membersihkanmu dari tuduhan orang-orang yang kafir. Dan pengikut-pengikutmu akan Aku jadikan lebih mulia daripada orang-orang kafir sampai pada hari kiamat. Kemudian kepada Kulah tempat kembalimu, nanti akan Aku beri keputusan kepadamu tentang persoalan yang kamu perselisihkan itu”.- Ayat, 56) Adapun orang-orang yang kafir itu, nanti akan Ku siksa dengan siksaan yang berat di dunia dan di akhirat. Dan tidak ada orang yang dapat menolongnya.- Ayat, 57) Tetapi orang-orang yang beriman dan yang berbuat kebajikan, mereka akan mendapat ganjaran sepenuhnya. ALLAH tidak menyukai orang-orang yang zalim.- Ayat, 58) Demikialah bukti-bukti kerasulan Isa yang kami bacakan kepadamu dalam Alqur’an yang penuh hikmat.- MENGAPA HEBOH TENTANG KEJADIAN ISA, PADAHAL KEJADIAN ADAM LEBIH MENAKJUBKAN DARI KEJADIAN ISA?. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 59) Sebetulnya perumpamaan penciptaan Isa menurut pandangan ALLAH tidak ubahnya seperti penciptaan Adam yang diciptakan dari unsur tanah, lalu diucapkanNya: “KUN!”. Maka Adampun menjelmalah.- Ayat, 60) Inilah suatu kenyataan yang sebenarnya dari Tuhanmu. Sebab itu jangan kamu ragu-ragu.- AYATUL MUBAHALAH (PERSUMPAHAN). Surat “ALIIMRAN“- Ayat, 61) Jika masih ada yang membantahmu tentang persoalan Isa setelah kamu mendapat ilmu Sejarah yang meyakinkan ini, katakanlah! “Marilah kita berhadapan muka, kami panggil semua anak-anak kami berhadapan dengan anak-anakmu, semua istri-istri kami berhadapan dengan istri-istrimu, kami pribadi berhadapan dengan kamu pribadi, kemudian kita semua berdoa dengan bersungguh-sungguh memohon kepada Tuhan supaya laknat ALLAH ditimpakan kepada orang-orang yang berdusta.- Ayat, 62) Inilah cerita yang sebenarnya mengenai persoalan Almasih. Memang sebenarnyalah, tidak ada Tuhan hanya ALLAH saja, dan bahwa ALLAH itulah yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana.- Ayat, 63) Jika mereka tidak mau menerima kebenaran ini, maka ALLAH mengetahui siapa yang sebenarnya yang membuat kehebohan itu.- DA’WAH KEPADA AHLI KITAB KHUSUSNYA KEPADA KAUM NASRANI. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 64) Katakanlah: Hai Para Ahli Kitab! Marilah kita kembali pada satu kalimah pokok yang sama tengah antara kami dan kamu, yaitu tidak kita sembah selain dari pada ALLAH, tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun, dan tidak menuhankan yang lain sebagai Tuhan selain ALLAH. Jika mereka menolak, katakanlah olehmu hai, kaum Muslimin kepada mereka: “Akuilah bahwa kami ini semua adalah umat Islam”.- Ayat, 65) Hai para Ahli Kitab! Mengapa kamu berbantah-bantahan tentang Ibrahim, pada hal Taurat dan Injil itu diturunkannya sesudah zaman Ibrahim?, Apakah kamu tidak mengerti?.- Ayat, 66) Kamu ini ada-ada saja! Sedangkan dalam memperdebatkan soal Isa saja dimana kamu sudah ada ilmu tentang itu, kamu belum dapat memecahkannya, konon pula akan berdebat tentang Ibrahim, soal yang sama sekali kamu belum ketahui! ALLAHlah yang tahu persoalannya, sedang kamu tidak mengetahui.- Ayat, 67) Ibrahim adalah bukan seorang Yahudi, bukan pula seorang Nasrani. Akan tetapi dia adalah pelopor berTuhan SATU, seorang Muslim, dan bukan terbilang dari golongan orang-orang musyrik.- Ayat, 68) Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim yaitu: orang-orang yang mengikuti jejak langkahnya dan juga nabi Muhammad beserta orang-orang yang beriman. Dan ALLAH adalah Pelindung orang-orang yang beriman.- SIKAP AHLI KITAB TERHADAP UMAT ISLAM. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 69) Segolongan dari ahli Kitab itu ingin menyesatkanmu. Sebenarnya mereka itu menyesatkan dirinya sendiri, hanya mereka tidak merasa.- Ayat, 70) Hai Ahli Kitab! Mengapa kamu tidak percaya sama tanda-tanda dari ALLAH, sedang kamu sudah mengakuinya?.- Ayat, 71) Hai para Ahli Kitab! Mengapa kamu campur-adukan yang Hak dengan yang Batil dan kamu sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya.- Ayat, 72) Bahkan ada segolongan dari Ahli Kitab yang mengatakan kepada kaumnya: “Berpura-pura imanlah kalian kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang Mukmin pada permulaan siang, lalu kafirlah kembali di akhirnya, semoga mereka berbalik rendong menjadi Kafir”.- Ayat, 73) “Lagi pula”, demikian kata Ahli Kitab itu selanjutnya, “Janganlah kalian mempercayai siapapun, kecuali orang-orang yang tergolong mengikuti agamamu saja”. (Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk yang wajib diikuti, hanyalah petunjuk ALLAH”). “Jangan pula kalian percayai yang kenabian itu diberikan kepada seseorang sebagaimana yang telah diberikan kepada kalian bangsa Israel. Bila kalian percayai, mereka akan mengalahkan dalil kalian di hadapan Tuhan kalian di hari kiamat”. Katakanlah: “Bahwa karunia pengutusan Rasul itu, adalah wewenang ALLAH, yang akan dikaruniakanNya kepada siapa saja yang dikehendakinNya. Lagi pula ALLAH itu Maha Luas pemberianNya, dan Maha Mengetahui”.- SIFAT-SIFAT BURUK ORANG YAHUDI.- Ayat, 75) Memang ada di antara orang-orang Ahli Kitab yang jika kamu titipkan kepadanya sejumlah besar uang dikembalikannya kepadamu. Tetapi ada pula yang jika dititipi satu dinarpun tidak mau mengembalikan, kecuali jika kamu terus menerus menagihnya. Ini oleh karena itikad jahatnya. Yang berpendapat: “Tak ada kewajiban atas kami terhadap bangsa Arab buta agama. Begitulah mereka sengaja membuat kebohongan terhadap ALLAH sedang mereka itu mengetahui.- Ayat, 76) Itu tidak benar! Yang benar ialah: Barang siapa yang memenuhi janjinya dan memelihara dirinya dari kejahatan, maka ALLAH sangat mencintai orang-orang yang bertaqwa itu.- Ayat, 77) Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji ALLAH dan sumpah mereka dengan harga yang murah, mereka itu tidak akan mendapat bagian apa-apa di Akhirat. Tidak akan di ajak bicara dan tidak dilihat oleh ALLAH di hari kiamat, dan tidak pula akan dibersihkan dari dosanya. Mereka akan mendapatkan siksa yang amat pedih.- RESIKO ORANG MURTAD. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 86) Bagaimanakah ALLAH akan memberikan petunjuknya kepada orang-orang yang tidak percaya lagi sesudah ia beriman dan mereka sudah mengakui bahwa Muhammad itu benar-benar seorang rasul. Sedangkan kepada mereka itu telah datang keterangan yang meyakinkan. ALLAH tidak akan memberikan petunjukNya kepada orang-orang yang zalim.- KESATUAN AGAMA ALLAH SEJAK IBRAHIM SAMPAI MUHAMMAD S.A.W. Surat “Ali ‘IMRAN”- ayat, 83) Apakah mereka akan mencari agama yang lain dari agama ALLAH?. Padahal seluruh mahluk yang ada di langit dan di bumi semuanya menyatakan patuh kepadaNya. Suka atau tidak suka. Dan kepadaNyalah mereka dikembalikan.- Ayat, 84) Katakanlah kami beriman kepada ALLAH, dan kepada apa yang diwahyukan kepada kami. Dan kepada apa yang telah diwahyukan kepada Ibrahim, Ismail, Yakub, dan keturunannya. Begitu pula kepada apa yang telah diberikan kepada Musa, Isa, dan para nabi lainnya dari Tuhannya. Kami tidak memperbedakan seorangpun di antara mereka, dan kami menyatakan patuh dan taat kepadanya.- Ayat, 85) Maka barang siapa yang mencari agama selain Islam, tidak akan diterima. Dan kelak di akhirat dia pasti menjadi orang-orang yang merugi.- RISIKO ORANG MURTAD. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 86) Bagaimanakah ALLAH akan memberikan petunjuknya kepada orang-orang yang tidak percaya lagi sesudah ia beriman dan mereka sudah mengakui bahwa Muhammad itu benar-benar seorang rasul, sedangkan kepada mereka itu telah datang keterangan yang meyakinkan. ALLAH tidak akan memberikan petunjukNya kepada orang yang Zalim.- Ayat, 87) Balasan atas mereka ialah: kutukan dari ALLAH, dari Malaikat dan dari manusia seluruhnya.- Ayat, 88) Mereka kekal dalam kutukan itu. Mereka tidak akan mendapat keringanan dari siksaan dan tidak dapat ditangguhkan.- Ayat, 89) Terkecuali orang-orang yang tobat sesudah itu diiringi dengan mengerjakan perbuatan kebajikan. Sesungguhnya ALLAH Maha Pengampun dan Penyayang.- Ayat, 90) Sesungguhnya orang-orang yang kembali kafir setelah beriman dan semakin meningkatkan kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima tobatnya. Mereka itulah orang-orang yang sesat.- Ayat, 91) Sesungguhnya orang-orang kafir kemudian mati dalam kekafirannya, maka sekali-kali tidak akan diterima emas sepenuh bumi dari salah seorang mereka kalau dia hendak menebus dirinya dengan itu. Bagi mereka adalah siksa yang amat pedih, disamping tidak ada pula yang menolongnya.- Ayat, 92) Kamu sekali-kali tidak akan mencapai kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa-apa yang nafkahkan itu, sesungguhnya ALLAH Maha mengetahuinya.- KEHARUSAN BERPEGANG DENGAN AGAMA ALLAH, DAN MEMELIHARA PERSATUAN. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 100) Hai orang-orang yang beriman! jika kamu ikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Kitab, niscaya mereka mengembalikan kamu menjadi kafir sesudah beriman.- Ayat, 101) Mengapa kamu sampai menjadi kafir, padahal ayat-ayat ALLAH dibacakan kepadamu, dan Rasul Nyapun berada di tengah-tengahmu. Siapa yang berpegang teguh kepada agama ALLAH, sesungguhnya ia telah diberi petunjuk jalan yang lurus.=> (Tujuan Al’Anfal).- Ayat, 102) Hai orang-orang yang beriman! bertaqwalah kamu kepada ALLAH sebenar-benarnya taqwa, dan janganlah kamu mati, melainkan dalam menganut agama Islam.- Ayat, 103) Berpegang teguhlah kamu sekalian pada agama ALLAH, dan janganlah kamu berpecah-belah. Ingatlah karunia ALLAH kepadamu, ketika kamu dahulunya bermusuh-musuhan, lalu dipersatukanNya hatimu, sehingga kamu dengan karunia ALLAH itu menjadi bersaudara. Dan kamu dahulunya berada ditepi jurang neraka, lalu ALLAH melepaskanmu dari sana. Demikianlah ALLAH menjelaskan keterangan-keteranganNya kepadamu supaya kamu mendapat petunjuk.- KEWAJIBAN AMAR MAKRUF DAN NAHI MUNGKAR. Surat “ALIIMRAN“- Ayat, 104) Hendaklah ada diantara kalian, segolongan umat penyebar dakwah kepada kebajikan: yang tugasnya menyuruh berbuat makruf dan melarang berbuat mungkar, itulah mereka yang beruntung.- Ayat, 105) Janganlah kamu seperti orang-orang yang berpecah-belah dan bersilang-sengketa sesudah datang kepadanya bukti yang terang! Untuk mereka disediakan siksaan yang besar.- Surat “ALI ‘IMRAN”- Ayat, 106) Pada hari kiamat ada orang-orang yang mukanya putih berseri dan ada pula yang hitam muram. Adapun orang-orang yang mukanya hitam muram, dikatakan kepadanya; “Kenapa kamu kafir sesudah beriman?. Maka rasakanlah siksaan-siksaan karena kekafiranmu itu!”.- Ayat, 107) Adapun mereka yang mukanya putih berseri, mereka berada dalam rahmat ALLAH Mereka kekal didalamnya.- Ayat, 108) Itulah ayat-ayat ALLAH, Kami bacakan kepadamu Muhammad dengan sebenarnya. ALLAH sekali-kali tidak bermaksud untuk menganiaya mahluk semesta.- Ayat, 109) Kepunyaan ALLAH apa-apa yang ada dilangit dan di bumi, dan kepada ALLAH-lah dikembalikan segala urusan.- KAUM MUSLIMIN ADALAH UMAT PILIHAN. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 110) Kamu adalah umat pilihan yang telah dilahirkan untuk semua manusia, karena kamu menyuruh mengerjakan kebajikan dan melarang mengerjakan kemungkaran, lagi pula kamu beriman kepada ALLAH. Kalau sekiranya Ahli Kitab itu beriman pula seperti kamu tentu itu lebih baik baginya, namun sebagian kecil saja dari mereka yang beriman sedang yang sebagian besarnya fasik.- Ayat, 111) Mereka tidak akan membahayakanmu, hanya melakukan gangguan-gangguan kecil saja. Dan kalo mereka berperang dengan kamu, niscaya mereka akan mundur ke belakang, kemudian mereka tidak akan ditolong sama sekali.- Ayat, 112) Ditimpakan kepada Yahudi itu kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka menjaga hubungan dengan ALLAH dan hubungan sesama manusia. Sepertinya mereka mendapat kemurkaan ALLAH dan menderita kemelaratan. Yang demikian itu ialah karena mereka kafir terhadap ayat-ayat ALLAH dan membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar. Mereka mendurhaka dan melanggar peraturan.- SIFAT-SIFAT AHLI KITAB YANG MUKMIN. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 113) Tidak semuanya mereka sama bertabiat buruk. Bahkan di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang antara lain; berdiri tetap di atas yang hak. Mereka membaca ayat-ayat ALLAH dilarut malam, dan mereka bersujud mengerjakan shalat.- Ayat, 114) Lagi pula mereka beriman kepada ALLAH dan hari akhirat, menyuruh mengerjakan kebajikan, melarang mengerjakan perbuatan mungkar, dan berlomba cepat dalam mengerjakan kebajikan. Mereka itulah golongan orang-orang salih.- Ayat, 115) Kebaikan apapun yang mereka perbuat, sekali-kali tidak akan dihilangkan pahalanya. Dan ALLAH Maha Mengetahui orang-orang yang bertaqwa.- PERBUATAN KEBAIKAN YANG DIKERJAKAN ORANG KAFIR DI DUNIA, TIDAK BERFAEDAH APA-APA BAGINYA DI AKHERAT. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 116) Sesungguhnya harta benda dan anak-anak orang-orang yang kafir tidak dapat menolak siksaan ALLAH terhadap mereka sedikitpun. Mereka adalah penghuni neraka dan akan kekal di dalamnya.- Ayat, 117) Perumpamaan harta benda yang mereka nafkahkan di dunia ini, seperti angin pengarak pagi yang sangat dingin melanda tanaman kaum yang menganiaya dirinya sendiri sehingga musnah. ALLAH tidak menganiaya mereka, namun mereka jualah yang menganiaya dirinya sendiri.- LARANGAN MEMILH ORANG KAFIR MENJADI TEMAN.- Ayat, 118) Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memilih orang-orang diluar golonganmu menjadi teman akrab, karena mereka selalu berusaha untuk mencelakakan kamu. Bahkan mereka menginginkan kehancuranmu. Sudah jelas kebencian mereka dari ucapan-ucapannya, sedang apa yang terpendam dalam hatinya lebih keji lagi. Sungguh-sungguh telah Kami jelaskan kepadamu ayat-ayat Kami, jika kamu mau memikirkanya.- Ayat, 119) Sangat keliru kamu mencintai mereka, sebab mereka tidak mencintaimu, sedang kamu percaya kepada kitab-kitab seluruhnya. Bila mereka bertemu denganmu mereka berkata; “Kami beriman”, dan bila mereka sendirian, mereka menggigit jarinya karena sangat geram dan benci padamu, katakanlah kepada mereka: “Matilah kamu dalam kegemasanmu itu”, Sesungguhnya ALLAH Maha mengetahui segala kebencian yang bersarang dalam hatimu.- Ayat, 120) Jika kamu beroleh keberuntungan, mereka merasa susah. Sebaliknya jika kamu di timpa kemalangan, mereka gembira dengan kemalanganmu itu. Tetapi jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka tidak akan membahayakanmu sedikitpun. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui segala yang mereka kerjakan.- PERISTIWA PERANG BADAR DAN UHUD, DAN SEBAB-SEBAB KETERLANTARAN ORANG MUKMIN.- Ayat, 121) Dan ingatlah ketika engkau berangkat di pagi hari dari rumah keluargamu untuk menempatkan pasukan-pasukan mukmin pada pos-pos pertahanan dalam rangka kegiatan perang. ALLAH Maha Mendengar dan Mengetahui.- Ayat, 122) Ingat pulalah, ketika dua golongan di antaramu merasa lemah dan kecut menghadapi pertempuran, padahal ALLAH adalah Pelindung mereka. Hendaklah kepada ALLAH saja orang-orang yang beriman bertawakal.- Ayat, 123) Sesungguhnya ALLAH telah menolongmu di peperangan Badar, sedang kamu ketika itu lemah dalam perlengkapan. Karena itu bertaqwalah kepada ALLAH, semoga kamu mensyukuriNya.- Ayat, 124) Ingatlah, ketika engkau mengatakan kepada orang-orang mukmin: “Apakah tidak cukup bagimu bantuan ALLAH sejumlah tiga ribu Malaikat yang diturunkan dari langit?”.- Ayat, 125) Ya cukup! Jika kamu sabar dan siap siaga, kemudian mereka datang menyerangmu dengan tiba-tiba, niscaya ALLAH menolongmu dengan lima ribu Malaikat penyerbu.- Ayat, 126) ALLAH tidak memberikan pertolongan itu melainkan untuk mengobarkan semangat juang dan ketabahan hatimu, sedangkan kemenangan itu hanyalah dari ALLAH Yang Maha Kuasa dan Bijaksana juga,- Ayat, 127) Bantuan ALLAH kepadamu dalam perang Badar itu; ialah untuk mematahkan semangat juang mereka, sehingga mereka pulang dengan tangan hampa.- Ayat, 128) (Semuanya itu bukan urusanmu Muhammad), atau ALLAH menerima tobatnya atau menyiksanya, karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang zalim.- Ayat, 129) Kepunyaan ALLAH apa yang ada di langit dan bumi. DiampuniNya orang yang dikehendakinya, dan disiksaNya orang yang dikehendakinya. Dan ALLAH Maha Pengampun dan Penyayang.- LARANGAN RIBA. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 130) Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba yang berlipat ganda, dan bertaqwalah kepada ALLAH supaya kamu beruntung.- Ayat, 131). Dan peliharalah dirimu dari api neraka yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.- PERINTAH MENTAATI ALLAH DAN RASUL. Surat “ALI ‘IMRAN“-  Ayat, 132) Taatilah ALLAH dan Rasul, semoga kamu diberi rahmat.- Ayat, 133) Berlomba cepatlah kamu berbuat kebajikan yang dapat menyampaikanmu kepada pengampunan Tuhanmu, dan memasukanmu ke dalam syurga yang luasnya seluas LANGIT DAN BUMI. Disediakan untuk orang-orang yang taqwa,- SIFAT ORANG-ORANG YANG TAQWA. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 134) Kesatu, ialah orang-orang yang menafkahkan hartanya diwaktu senang dan susah, Kedua, orang-orang yang sanggup menahan marahnya, Ketiga, orang-orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain, Keempat, ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.- Ayat, 135) Dan Kelima, orang-orang yang apabila terlanjur melakukan perbuatan keji atau menganiaya dirinya sendiri, mereka ingat kepada ALLAH, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosanya. Siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain ALLAH?. Dan mereka tidak bersitegang saja melakukan perbuatannya itu, sedang mereka mengetahui akan kekejiannya.- Ayat, 136) Ganjaran untuk orang-orang itu ialah ampunan Tuhan dan syurga yang banyak mengalir sungai-sungai di dalamnya. Mereka kekal disana dan itulah sebaik-baik pahala bagi orang yang beramal.- Ayat, 137) Sesungguhnya telah berlaku dalam masyarakat umat yang sebelum kamu ketentuan-ketentuan hukun ALLAH. Karena itu, jelajahilah olehmu persada bumi ini, dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan.- Ayat, 138) Alqur’an ini adalah penerangan bagi umat manusia serta petunjuk dan pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.- Ayat, 139) Janganlah kamu merasa lemah dan berduka cita, padahal kamu adalah orang yang berderajat paling tinggi, jika kamu benar-benar beriman.- Ayat, 140) Jika kamu menderita luka-luka pada perang Uhud, maka musuhmupun menderita luka-luka yang sama seperti itu. Masa kejayaan itu Kami pergulirkan di antara manusia, karena ALLAH hendak menunjukan bukti: Siapa yang dapat disebut mukmin dan siapa pula yang gugur diantaramu yang dapat disebut syuhada. Namun ALLAH tidak menyukai orang-orang yang zalim.- Ayat, 141) Juga karena ALLAH hendak membersihkan orang-orang yang beriman dari noda-noda dosanya dan membinasakan orang-orang yang kafir.- TEGURAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG TIDAK DISIPLIN.- Ayat, 142) Janganlah kamu mengira akan masuk syurga, padahal belum nyata bagi ALLAH siapa diantaramu yang benar-benar berjihad dan siapa diantaramu yang benar-benar tabah.- Ayat, 143) Sesungguhnya kamu pernah mengharapkan mati syahid sebelum kamu menghadapinya. Maka sekarang sesungguhnya kematian itu telah kamu lihat dan saksikan.- Ayat, 144) Muhammad itu hanyalah seorang Rasul dan telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul!. Apakah kalau dia meninggal atau terbunuh, kamu akan mundur dari jihadmu?. Barang siapa yang mundur dari jihadnya sekali-kali ia tidak akan merugikan ALLAH sedikitpun. Namun ALLAH akan memberikan ganjaran kepada orang-orang yang bersyukur.- Ayat, 145) Bukanlah menurut sunnah Tuhan, satu jiwa akan mati begitu saja, kecuali dengan ijin ALLAH, yakni ketentuan yang telah ditetapkan dalam aturan kehidupan. Barang siapa yang menghendaki balasan di dunia. Kami berikan pahala kepadanya; dan barang siapa yang menginginkan pahala di akhirat, Kami berikan pula pahala kepadanya. Dan Kami akan memberikan pahala kepada orag-orang yang bersyukur.- Ayat, 146) Berapa banyaknya nabi-nabi yang turut berperang, serta ikut pula dengannya begitu banyak pengikut-pengikut agama Tuhan, namun mereka tidak merasa lemah karena musibah yang menimpanya di jalan ALLAH, tidak lesu dan tidak pula mau menyerah kepada musuh. ALLAH menyukai orang-orang yang tabah.- Ayat, 147) Dalam keadaan genting tidak ada yang mereka ucapkan selain: “Wahai Tuhan kami! Ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang melampaui batas, teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir”.- Ayat, 148) Karena itu ALLAH memberi mereka balasan di dunia, dan pahala yang baik di akhirat. Dan ALLAH mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.- SYIRIK MEMBERI BEKAS YANG BURUK KE DALAM JIWA. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 149) Hai orang-orang yang beriman! jika kamu ikuti orang-orang yang kafir itu, niscaya mereka menyeretmu kembali kepada kekafiran, lalu kamu menjadi orang yang merugi.- Ayat, 150) Tetapi ALLAH-lah pelindungmu dan hanya Dialah yang sebaik-baik Penolong.- Ayat, 151) Akan Kami masukan perasaan takut kedalam hati orang-orang kafir, karena mereka mempersekutukan ALLAH dengan sesuatu yang tidak berdasarkan alasan yang kuat dari ALLAH. Tempat kembalinya ialah neraka. Dan inilah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim.- SEBAB-SEBAB KEKALAHAN UMAT ISLAM DALAM PEPERANGAN UHUD. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 152) Dan sesungguhnya ALLAH telah memenuhi janjiNya kepadamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izinNya, sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan perang itu, serta melanggar perintah Rasul sesudah Tuhan memperlihatkan kepadamu apa-apa yang kamu sukai. Di antaramu ada yang menghendaki kesenangan dunia dan ada pula yng menginginkan kebahagiaan akhirat. Kemudian Tuhan membelokan perhatianmu dari menghadapi musuh guna menguji ketabahan dan kekuatan imanmu. Sesungguhnya ALLAH telah memaafkan kesalahanmu dan ALLAH itu Pemberi Kurnia atas orang-orang yang beriman.- Ayat, 153) Ingatlah kesalahanmu, ketika kamu lari dari medan perang Uhud dan tidak menoleh kepada seorang juapun, padahal Rasul memanggilmu dari belakang untuk menghadapi musuh. Karena itulah ALLAH menimpakan kesedihan demi kesedihan kepadamu supaya kamu jangan berduka cita karena keuntungannya yang lepas dari tanganmu atau terhadap bahaya yang menimpamu. ALLAH Maha Mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.- Ayat, 154) Kemudian sesudah  kamu berduka-cita, ALLAH menurunkan perasaan aman tenteram kepadamu, disertai rasa kantuk yang menguasai segolongan diantaramu sedang segolongan lagi merasa cemas, sehingga timbul prasangka mereka yang tidak benar terhadap ALLAH seperti prasangka orang-orang di jaman jahiliyah. Mereka bertanya: “Masih adakah harapan untuk menang bagi kita agak sedikit?” Jawablah: “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya ditangan ALLAH”. Mereka menyembunyikan dalam hatinya hal-hal yang tidak diterangkannya kepadamu. Mereka berkata lagi: “Kalau benar-benar kita mendapat pertolongan sebagaimana dikatakan Muhammad, niscaya kita tidak akan terbunuh ditempat ini”. Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu masing-masing, niscaya orang-orang yang ditakdirkan akan “mati terbunuh” itu, akan menampakkan diri juga menuju ketempat gugurnya, ALLAH hendak menguji keiklasan yang bersemi dalam dadamu dan menguji kemurnian imanmu dan ALLAH itu Maha Mengetahui isi hatimu.- JANGAN TERPENGARUH BISIKAN SETAN. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 155) Sesungguhnya orang-orang yang meninggalkan posnya diantara kamu pada waktu terjadinya pertempuran sengit antara dua pasukan itu, mereka telah didaya licik oleh syaitan, disebabkan kesalahan-kesalahan yang telah mereka perbuat. Namun ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.- Ayat, 156) Hai orang-orang yang beriman!. Janganlah kamu seperti orang-orang kafir yang mengatakan kepada kawan-kawannya bila mereka pergi mengembara atau berperang: “Kalau mereka tinggal bersama-sama kita niscaya mereka tidak akan mati konyol atau terbunuh”. ALLAH menimbulkan rasa penyesalan yang besar dalam hati mereka. Padahal ALLAH-lah yang menghidupkan dan yang mematikan. Dan ALLAH melihat apa saja yang kamu kerjakan.- MENANAMKAN SEMANGAT JIHAD. Surat “ALI ‘IMRAN“- ayat, 157) Seandainya kamu gugur atau meninggal di jalan ALLAH, maka ampunan dan rahmat ALLAH lebih baik bagimu dari harta rampasan yang mereka kumpulkan.- Ayat, 158) Dan sungguh-sungguh, jika kamu mati atau gugur, pasti kepada ALLAH kamu dikumpulkan.- MUSYAWARAH DAN PAIDAHNYA. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 159) Oleh karena rahmat ALLAH-lah engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati bengis, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari padamu. Karena itu maafkanlah mereka mohonkanlah ampunan bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam beberapa urusan perang dan kemasyarakatan. Bila engkau telah mempunyai tekad yang bulat, bertaqwalah kepada ALLAH. Sesungguhnya ALLAH mencintai orang-orang yang bertawakal kepadaNya.- Ayat, 160) Jika ALLAH menolongmu, pasti tak akan ada orang yang dapat mengalahkanmu, namun bila Tuhan membiarkanmu, maka siapa lagi yang dapat menolongmu sesudah itu?. Hanya kepada ALLAH sajalah orang-orang yang beriman harus bertawakal.- Ayat, 161) Tidak mungkin seorang Nabi yang manapun juga akan menggelapkan harta rampasan perang, “Barang siapa yang menggelapkan harta rampasan perang, pada hari kiamat dia sendiri akan membawa barang-barang yang digelapkannya itu. Kemudian setiap orang akan diberi ganjaran tentang apa-apa yang diusahakannya, dengan tidak dirugikan sedikitpun.- Ayat, 162) Adakah orang-orang yang mentaati keridhaan ALLAH, balasannya sama dengan orang-orang yang terlibat dalam perkara yang menjadi kemurkaan ALLAH?. Tempatnya adalah neraka jahanam dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.- Ayat, 163) Kedudukan golongan itu berbeda-beda tingkatannya dalam pandangan ALLAH. Dan ALLAH Maha Melihat apa saja yang mereka kerjakan.- Ayat, 164) Sesungguhnya ALLAH telah memberikan karunia yang besar kepada orang-orang yang beriman, dengan dibangkitkanNya seorang Rasul yang lahir dan hidup ditengah-tengah masyarakat mereka sendiri. Rasul mana telah membacakan kepada mereka ayat-ayatNya, membersihkan jiwa mereka dan mengajarkan Kitab serta kebijaksanaan kepadanya, sekalipun sebelum kedatangan Rasul itu mereka nyata berada dalam kesesatan.- Ayat, 165) Tidak patut kamu heran ketika kamu menderita kekalahan kecil di perang Uhud, padahal kamu telah mendapat kemenangan dua kali lipat dari musuhmu di perang Badar. Kamu mengeluh: “Dari mana datangnya kekalahan itu?”. Katakanlah: “Kekalahan itu dari kesalahanmu sendiri! Sesungguhnya ALLAH Maha Kuasa atas segala-galanya”.- Ayat, 166) Dan kekalahan kecil yang menimpamu waktu kedua pasukan itu telah berkecamuk adalah dengan ijin ALLAH. Karena ALLAH hendak membuktikan dengan nyata siapa orang-orang yang betul-betul beriman.- Ayat, 167) Dan supaya dibuktikanNya pula orang-orang yang munafik. Kepada mereka diserukan: “Marilah berperang di jalan ALLAH atau setidak-tidaknya pertahankanlah dirimu!”. Mereka menjawab: “Kalau kami tahu akan berperang, tentulah kami mengikutimu”. Mereka dihari itu, lebih dekat kepada kekafiran dari ke imanan. Perkataan yang diucapkan mulutnya, berlainan dengan apa yang terkandung dalam hatinya, dan ALLAH lebih mengetahui apa-apa yang mereka rahasiakan.- Ayat, 168) Orang-orang yang mengatakan kepada kawan-kawannya, sedang mereka sendiri tidak turut berperang: “Seandainya mereka mengikuti kita tentulah mereka tidak akan mati terbunuh”. Katakanlah kepada mereka: “Cobalah elakkan kematian itu dari dirimu, jika kamu memang benar.- PARA SYUHADA ITU BUKAN MATI, TETAPI HIDUP DI TEMPAT TERHORMAT. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 169) Janganlah kamu mengira orang-orang yang gugur dalam peperangan di jalan ALLAH itu mati!. Tidak!. Bahkan mereka hidup. Mereka mendapat rejeki dari TuhanNya.- Ayat, 170) Mereka bersuka cita karena karunia yang diberikan ALLAH kepadanya dan mereka girang terhadap orang-orang yang masih hidup di belakangnya, mereka tidak merasa takut dan duka cita.- Ayat, 171) Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia dari ALLAH. Dan sesungguhnya ALLAH tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.- Ayat, 172) Yaitu orang-orang yang memperkenankan panggilan ALLAH dan RasulNya, sesudah mereka mendapat luka-luka dalam peperangan Uhud. Orang-orang yang berbuat kebajikan diantara mereka serta bertakwa kepada Tuhan, akan memperoleh pahala yang besar.- Ayat, 173) Meskipun ada orang-orang yang menggertak mereka: “Bahwa kafir Quraisy telah mengumpulkan pasukannya untuk menyerang kalian; Karena itu takutlah kalian kepadanya!”, namun tokoh-tokohnya tidak gentar, bahkan gertakan itu menambah keimanannya seraya menjawab: “Cukuplah ALLAH sebagai penolong kami dan ALLAH adalah sebaik-baik pelindung”.- Ayat, 174) Setelah mereka memperkenankan seruan ALLAH dan Rasul, mereka kembali dari medan perang membawa nikmat dan karunia ALLAH, dengan tidak menderita bahaya apa-apa dan mereka mengikuti keridhaan ALLAH. Dan ALLAH mempunyai karunia yang besar.- Ayat, 175) Sesungguhnya mereka itu hanyalah syaitan yang mengancam kamu agar takut kepada tokoh-tokohnya. Karena itu janganlah kamu takut kepadanya, namun takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.- ALLAH MENENTERAMKAN HATI NABI MUHAMMAD S.A.W. Surat “ALI ‘IMRAN“- ayat, 176) Janganlah engkau patah semangat karena orang-orang munafik itu berlomba cepat dapat menolong orang kafir. Mereka tidak dapat merugikan ALLAH sedikitpun juga, ALLAH hendak membuat mereka tidak kebagian nikmat apa-apa di akhirat. Namun siksaan yang besarlah untuk mereka.- Ayat, 177) Sesungguhnya orang yang menukar iman dengan ke kafiran, sekali-sekali mereka tidak akan merugikan ALLAH sedikitpun dan bagi mereka siksa yang amat pedih.- Ayat, 178) Dan janganlah orang-orang kafir itu mengira, bahwa Kami memanjangkan umur mereka, itu berarti keuntungan untuk dirinya. Kami memanjangkan umur mereka itu, hanyalah supaya bertambah dosanya dan untuk mereka siksa yang menghinakan.- Ayat, 179) ALLAH sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan seperti sekarang ini, namun Tuhan akan menyisihkan antara yang buruk dengan yang baik. Dan ALLAH tidak akan meperlihatkan hal-hal yang ghaib kepadamu, akan tetapi ALLAH akan memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara Rasul-rasul-Nya. Oleh karena itu berimanlah kepada ALLAH dan Rasul-Nya. Jika kamu beriman dan bertaqwa, niscaya kamu peroleh pahala besar.- BALASAN PADA ORANG-ORANG YANG KIKIR. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 180) Dan janganlah orang-orang yang kikir mengira terhadap harta benda yang dikaruniakan ALLAH kepadanya, bahwa kekikirannya itu menguntungkan mereka. Malahan sebaliknya merugikan. Sebab harta yang mereka kikirkan itu akan dililitkan di lehernya pada hari kiamat. Dan hak ALLAH-lah segala warisan yang ada dilangit dan dibumi. Dan ALLAH mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.- Ayat, 181) Sesungguhnya ALLAH telah mendengar ucapan orang yang menyatakan: “Sesungguhnya ALLAH itu miskin dan kami kaya”. Akan Kami siksa mereka karena perkataan dan perbuatannya yang membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar. Dan Kami akan mengatakan kepada mereka: “Rasakanlah olehmu siksaan api neraka yang menghanguskan”.- Ayat, 182) Siksaan bakar yang menghanguskan itu, akibat tingkah lakumu sendiri. Bahwasannya ALLAH tidak akan berbuat sangat zalim terhadap hamba-hamba-Nya.- Ayat, 183) Ada lagi yang mereka katakan: “Sesungguhnya ALLAH telah memerintahkan kepada kami, agar jangan beriman kepada seorang Rasul, sebelum dia memberikan kurban yang dimakan api. “Katakanlah kepada mereka: “Sesungguhnya pernah datang kepada kalian beberapa orang Rasul sebelummu membawa keterangan-keterangan yang jelas sesuai dengan permintaan kalian, mengapa mereka kalian bunuh, jika memang kalian orang-orang yang beriman.- Ayat, 184) Jika mendustakanmu, maka sesungguhnya Rasul-rasul yang sebelummupun telah didustakan pula, meskipun mereka membawa keterangan-keterangan yang meyakinkan, lembaran-lembaran suci, dan kitab-kitab yang memuat penjelasan yang sempurna,- Ayat, 185) Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya penyempurnaan pahalamu hanyalah pada hari kiamat. Barang siapa yang disingkirkan dari neraka dan dimasukkan ke syurga sungguh-sungguh dia telah beruntung. Dan kehidupan dunia ini, hanyalah kesenangan yang palsu.- Ayat, 186) Sesungguhnya kamu akan diuji tentang harta dan dirimu. Dan kamu sungguh-sungguh akan mendengar banyak hal-hal yang menyakitkan hati dari orang-orang yang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, sesungguhnya yang demikian itu adalah hal-hal yang utama.- Ayat, 187) Dan ingatlah ketika ALLAH mengambil perjanjian dari orang-orang yang diberi kitab, Yaitu: “Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia dan jangan kamu menyembunyikannya”. Kemudian mereka memungkirinya dan menukarnya dengan harga yang rendah. Alangkah buruknya ganti penukaran yang mereka terima.- Ayat, 188) Sekali-kali janganlah engkau sangka orang-orang yang bergembira dengan apa yang mereka lakukan dan senang sekali bila dipuji dalam hal yang tidak pernah mereka kerjakan, dan jangan pula engkau menyangka bahwa mereka akan terlepas dari siksaan. Bahkan untuk mereka siksaan yang amat pedih.- Ayat, 189) Kepunyaan ALLAH kekuasaan langit bumi dan ALLAH Maha Kuasa atas segala-galanya.- RENUNGKANLAH KEKUASAAN ALLAH. Surat “ALI IMRAN“- Ayat, 190) Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda kekuasaan Tuhan untuk mereka yang berpikiran.- Ayat, 191) Ahli pikir itu, ialah orang-orang yang mengingat ALLAH sedang berdiri sedang duduk, sedang berbaring dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. Kemudian ia merenung seraya berdoa: “Wahai Tuhan kami! Tidaklah sia-sia Engkau menciptakan ini. Maha Suci Engkau, peliharakanlah kami dari siksa neraka”.- Ayat, 192) “Wahai Tuhan kami! Siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, sesungguhnya Engkau telah menghinakannya. Dan bagi orang-orang yang zalim tidak ada penolong.- Ayat, 193) “Ya Tuhan kami! Sesungguhnya kami telah mendengar seruan Rasul yang mengajak kepada beriman, yaitu; “Berimanlah kalian kepada Tuhan kalian”, lalu kamipun berimanlah. Ya Tuhan kami! Ampunilah dosa-dosa kami, dan hapuslah kesalahan-kesalahan kami, serta wafatkanlah kami dengan nilai amal yang sama dengan orang-orang yang berbakti.- Ayat, 194) “Wahai Tuhan kami!. Berikanlah kepada kami apa yang telah Engkau janjikan dengan perantaraan Rasul-rasul-Mu dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak memungkiri janji”.- Ayat, 195) Maka Tuhan memperkenankan permohonan mereka dengan berfirman: “Sesungguhnya Aku tidak akan menyia-nyiakan perbuatan orang yang beramal di antaramu, baik laki-laki maupun perempuan karena sebagianmu berasal dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah dan diusir dari negerinya dan disakiti pada jalan-Ku, mereka berperang membunuh dan dibunuh. Tentu Aku hapuskan kesalahan-kesalahannya dan Kumasukan mereka ke syurga yang banyak mengaliir sungai-sungai di dalamnya, sebagai ganjaran dari ALLAH. Dan sisi ALLAH-lah ganjaran yang sebaik-baiknya”.- SEKELUMIT KESENANGAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR; DAN KEBAHAGIAAN ABADI ORANG-ORANG MUKMIN. Surat “ALI ‘IMRAN“- Ayat, 196) Janganlah kamu tertipu oleh kebebasan bergerak orang-orang kafir didalam negeri ini.- Ayat, 197) Itu hanya sekelumit kesenangan. Kemudian tempat kembali mereka toh ke neraka jahanam jua. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya.- BEBERAPA KEISTIMEWAAN ORANG-ORANG MUKMIN DARI AHLI KITAB. Surat “ALI IMRAN“- Ayat, 198) Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, untuk mereka disediakan syurga yang banyak mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal disana sebagai anugerah dari ALLAH. Dan apa-apa yang disisi ALLAH itu adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.- Ayat, 199) Bahwa diantara Ahli-ahli Kitab itu, ada yang beriman kepada ALLAH dan apa yang diturunkan kepadamu dan yang diturunkan kepada mereka, sedang mereka tunduk kepada ALLAH dan tidak menukar ayat-ayat ALLAH dengan harga yang rendah. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya ALLAH sangat cepat perhitunganNya.- Ayat, 200) Hai orang-orang yang beriman!. Bersabarlah kamu dan tingkatkan ketabahan serta pertinggilah kewaspadaanmu. Dan bertakwalah kepada ALLAH, supaya kamu mendapat kemenangan,- Surat “AN NISA“- Ayat, 1) Hai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari satu diri Adam, dan dari padanya ALLAH menciptakan istri yaitu Hawa. Dan dari keduanya ALLAH mengembang-biakkan banyak laki-laki dan perempuan. Bertakwalah kepada ALLAH dimana kalian saling pinta-meminta sesama kalian dengan mempergunakan namaNya, lagi pula peliharalah hubungan kasih sayang antara kalian. Sesungguhnya ALLAH itu adalah Pengawas kalian.- Ayat, 2) Dan berikanlah harta benda anak-anak yatim yang sudah dewasa kepadanya. Janganlah kamu tukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka dengan mencampurkannya dengan hartamu. Sesungguhnya perbuatan yang demikian itu adalah dosa yang besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: