TIRTO WENING


Keraton Selopuru

Nama Tirto Wening lahir dari makna yang penuh arti bagi kita,berawal dari sebuah perjalanan kami menyelusuri makna dari sebuah titik temu akan perjuangan ini mengartikan cipta,rasa dan karsa agar menjadi satu kesatuan yang kokoh dalam perapatan makna abadi.Tirto yang berarti Air mengandung makna yang penting  untuk kekokohan jiwa kita semua,sifatnya yang beraturan mencerminkan kita pada suatu tingkatan kepasrahan yang  sejati inilah pancer dari semua elemen kekuatan kita untuk bersatu menyelusuri tingkatan alam dunia.Wening yang berarti Bening, menggambarkan hati kita untuk menyatukan antara pikiran dan hati  dalam memaknai petunjuk apa yang  kita terima dari alam semesta ini.Tiada hitam di atas putih yang membentang  inilah patokan kita semua dalam makna Tirto wening.

Tirto Wening atau Air yang Bening adalah wadah dalam Poerwonjoto sebagai tempat forum untuk bermusyawarah mencari mufakat, kebenaran yang sejati akan selalu kami kupas disini dan perapatan hati dan pikiran kita selalu kami satu kan untuk menjadi satu kekokohan batiniah dalam memaknai arti dari sebuah asa.Tirto Wening yang dibangun oleh semangat jiwa kami akan selalu terjaga sampai waktu abadi tertuangkan dalam fakta perjalanan ini, perlahan menyelusuri makna membentuk segi kedewasaan kita dalam berjuang. Memaknai arti dengan tersatunya hati dan pikiran kita dalam forum diskusi bernama Tirto wening.

Kabar dari penjuru Timur dan Barat menyatu dalam singgasana Tirto wening. Konon ceritanya dari sumber yang dipercaya dahulu disaat Bumi Nuswantoro masih dalam kekuasaan Zaman kerajaan wadah Tirto wening sudah ada terbentuk karena ditempat inilah Raja-raja yang berkuasa mengadakan forum diskusi tentang ketata negaraan baik dalam segi prekonomianya maupun batas dari wilayah kekuasaannya.Letak cagar budaya bangunan Tirto wening ini terletak antara dua titik yang berdampingan saling membentang Tirto wening Kaputeran terdapat dalam sebuah pulau yang terletak di Provinsi Banten yang bernama Pulau Sang Hyang Sirah,Titik kedua Tirto wening Trah Brata terbangun pada kawasan alas yang bernama Purwo,dikedua tempat itulah bangunan Tirto wening ada.Yakin atau tidak diyakini bangunan ini masih terbangun dan kokoh terjaga,karena pasti suatu saat nanti bangunan ini akan muncul kembali saat masa yang ditentukan tiba bangunan ini akan kembali kepada pangkuan bumi Nuswantoro.Dikedua tempat inilah awal dari pembentukan cerita babat alam dunia,dimana seluruh Raja-raja diseluruh tanah Nuswantoro sepakat menyatukan visi dan misi membangun tatanan dunia baru atas nama Trasti ing ngasto,Dinasti ngalam dunyo,Prasasti jagat Asmoro,atau yang kita kenal belakangan ini sebagai Harta Amanah Bung Karno,siapa saja berhak mengakui bahwa saya adalah pelimpah harta ini tapi ingat pertanggung jawaban kelak di akhir zaman disaksikan lansung oleh Alloh tuhan semesta alam diwaktu itulah tidak ada peruntungan bagi orang yang mengakuinya tanpa bukti yang nyata.

Tirto wening menyatukan kita dalam kebenaran sejati dan membawa kita pada tingkatan kepasrahan dari sebuah penantian,alam membentang dengan persaksian yang nyata dan alam pula yang membawa kita pada fakta kehidupan yang ada.Ketika kelak Alloh tuhan semesta alam menunjukan kita pada titik awal yang haq disitulah pekik sebab musabab akan terdengar hingga penjuru pendengaran jagat alam dunia ini,tak ada satupun lagi perbedaan antara keyakinan kita dan tak ada lagi kesalah pahaman antara sesama penganut ajaran agama keyakinan bersama menuju alam nan indah mahligai surga kasih abadi.Tanggalkan lah kepintaran hati dan pikiran kita pada titik nol dan sadarlah bahwa manusia lalai akan segala hal dan manusia hanya diberikan 1/3 dari sistim perbendaharaan dunia dalam makna jalan sutra menuju “Yerussalem Baru”.

Sadarlah berapa banyak bukti nyata dari pengutusan rosul kepada umat nya,dan berapa banyak kata makna dan kasih sayang  terhadap umatnya yang mereka ucapkan,tapi apa yang terjadi hujatan dan cacian selalu menerpa di setiap perjalananya,bahkan dikala keimanan dan keyakinan yang menyertai dari umatnya, pengkultusan hingga taraf kefanatikanlah yang timbul akan semua ini.Ingatlah dan maknailah bahwa kelak esok nanti kesaksian kita atas syiar perjalanan Rosul-rosul Alloh akan dibawa kepada persidangan yang abadi.Ketahuilah persaksian kita kelak hanya Alloh yang tahu dan para Rosulpun tak dapat menyatakan persaksian atas syiarnya dan apa yang terjati hancurlah Ruh manusia yang melebih-lebihkan/mendustai berita ini semuanya.

Inilah gambaran nyata dalam kitab yang terang yang terpegang teguh dalam Tirto wening, Alloh maha mengetahui segalanya makna ini yang selalu tertanam dalam lubuk kami untuk bermusyawarah menggapai mufakat,beri hormat pada sang penggelar jagat dan  mengucapkan sembah bekti pada angan yang akan datang kembali sebagai berita terang untuk umat dunia dengan turunnya “Wahyu Abadi Cakra Ningrat” terbawa menyemai pada tolakan awal Sang Paduka Yang Mulia… dalam menggelar tatanan dunia baru pambawa bukti kotak hitam dan jubah Autlantik yang isinya “Sandi Pin Imperium Pondasi”.Menyatulah keempat tatanan kepercayaan dalam titik 17081945 kembalilah jihat fisabillilah kepada Raja untuk Para Waliulloh salam bekti untuk Sang Maha Pencipta yang menurunkan angan penuh harapan ini yang menurunkannya kepada kita untuk menggiring kita ke dasar risalah Pancasila sebagai dasar makna penuh arti.

Keluarga Besar Poerwonjoto

Tirto wening peputro wayah Poerwonjoto abadi mengalir mengiringi waktu yang dinanti,tetap rapatkan saat Gondo Layung menggema,inilah sedikit cerita dari seribu arti tentang sepenenggalan makna Tirto wening,pada hakekat nya manusia hidup terkadang melupakan apa yang tergambarkan untuknya dari takdir yang dituliskan dan atas restu dari Alloh lah ingat atas janji kami kembali menghiasi apa yang dahulu tertinggal untuk makna sebuah janji yang tertampiaskan,disanalah kita berdiri menjadi pandu Pertiwi Ku mendobrak gerbang pintu kemerdekaan. Alloh bersama kita dan Alloh memberikan perlindungan bagi umat nya yang berjuang di jalan nya untuk pembuka dasar Bhinneka Tunggal Ika ke berbagai penjuru Cakrawala.Abadi dalam kenang masa silam….

Salam untuk nama yang terkenang adalah Paduka Yang Mulia…

Rahayu…Rahayu

24 Komentar

  1. 15/09/2015 pada 10:49

    Assalamu’alaikum Wr Wb…
    Salam Hormat ka sadayana… Hatur Nuhun mun tos tampi…
    Mendengar istilah Nuswantara & Dana Amanah… ini memang njilemet… tapi saya yakin dengan Qodrat & Takdir Allah SWT… dan tidak ada sesuatu pun yang kebeteulan di muka bumi, firmannya: Tak ada selembar daun pun yang jatuh atas Ijin Allah… Dan Ijin Allah ada pada Ijin Orang Tua…

    Kahatur ka nu sepuh… mohon petunjuk & nasehatnya…

    Wassalam…
    Jaka Waskita Cakraningrat Suryakencana…

  2. 06/01/2014 pada 19:48

    Salam Hormat PADUKA YANG MULIA,…..Subhanalloh,…..semoga PADUKA YANG MULIA dalam keadaa sehat dan Sejahtera…..Semoga dengan Ridho Alloh,…Kita Dipersatukan dalam Kesucian Jiwa,…Kehalusan Budi Pekerti untuk menuju Kemaha Jayaan Nuswantoro…Rahayu….Rahayu….Rahayu…

  3. arun said,

    30/10/2013 pada 07:37

    Salam silaturohim buat smua ya,negri nuswantara ini ibarat naga raksasa yg sedang terlelap tidur,dlm istirahat yg panjang ini tlah terbuai dg mimpi yg indah,,,mskpn sang naga dlm tertidur,ttpi tdk ada negara satu pun yg sanggup mnghancur negri ini,bukti ya belanda menjajah slma 3,5 abad,di sertai mengeruk hasil bumi nuswantara,dg politik adu domba ya,mlhn negri bs bersatu,bgtu jg jepang,yg tlh membodohi kita,hny seumur jagung menjajah nuswantara,mlhn bs merdeka di bwh palsafah pancasila sakti dg asas bhineka tunggal ika…mskpn smpe skrg berlanjut dg penjajah ekonomi dg sistim perdagangan bbs,krn ulh kaum imperialis yg hny utk mengeruk keuntungan pribadi husus ya negara2 barat,dg sistem perbankkan ya hingga tercipta ekonomi moneter,tp alhamdullilah negri ini msh bs bertahan,mskpn sempoyongan negri ini msh bs teguh & membangun,,,skrg mari kita sadari bhw negri ini pny potensi,mari lh kita sma2 bangun dr tidur,bangun kn lh semngt jiwa,krn ibu pertiwi tlah memanggil kita,bung karno prnh brkata,bangsa yg besar bangsa yg tdk lupakan sejarah,,,nuwun,salam rahayu,jaya lh negri ku.

  4. yang tercinta said,

    17/04/2013 pada 14:39

    saudaraku putra sang timur tlh terpilih dan berkiprah,di kelilingi bayak orang namun sendiri,memberi bayak makan namun untuk diriya beliau cukupkan makan sambel,namun kenapa dari kalian tak ada yang terpanggil dan mengapa dari kalian tak ada yang mengerti,pdl panggilan sudah diteriakkan lewat berbagai media dengan cara begitu lembut dan begitu rahasia namun jelas pada mereka yang telah hidup,saudaraku andai sj aku di ijinkhan aku aku akan kumandangkhan,namun sayang putra sang timur tak ingin di kenang,dia bukan yang mulia dan bukan pula raja namun dia yg terjaga dan terhormat lahir dari rakyat jelata dan selalu bersama rakyat jelata………………………………………

  5. gus sumarno said,

    29/01/2013 pada 09:06

    cuma mau tanya apa benar ada yg nama nya eyang sukma sejati atau wali tunggal mohon penjelasan nya salam.

    • 18/10/2013 pada 11:03

      assalaamu’alaikum wr.wb
      salam sejahtera bagi kita semu,salam hormat kepada yang terhormat……terima kasih atas atensinya menyimakblog kami,yang dengan kuasa Yang Maha Agung (Alloh),blog ini tercipta tanpa menyadur,menyontek atau mengcopy paste dari tulisan manapun,ini adalah anugrah dari Alloh untuk memberikan penerangan terhadap apa yang sudah banyak berkembang cerita di masyarakat khususnya tentang apa yang di namakan “Harta Amanah”,semoga menjadi jelas dan terang akan pengabaran ini..mengenai pertanyaan saudara Eyang Sukma Sejati atau Wali tunggal yo sejatine yo utusane Gusti Alloh pak,atau boleh dikatakan ya perwujudan gusti Alloh sendiri,ya wujudnya yo manusia,karena Gusti Alloh tidak mungkin wujud seperti wujud aslinya turun ke dunia,karenanya akan hancur lebur jagat raya ini…hayu rahayu …sembah bekti putro wayah …Senopati Wetan Poerwonyoto

  6. Nusa Andi said,

    29/08/2012 pada 09:47

    sangat menarik…!
    mohon pencerahan…!
    salam Nuswantara…!

  7. sabdoismoyo@gmail.com said,

    05/08/2012 pada 00:27

    kegiatan di tirto wening untuk internal dan eksternal apa saja?apakah ada program khusus agar berita tirta wening sampai kepada masyarakat luas demi terciptanya Nusantara Jaya.matur nuwun

  8. Gunung Cokro said,

    04/03/2012 pada 21:48

    Salam sejahtera.
    Bila ingin bergabung harap kemana saya dapat informasi.?
    Trims atas pencerahannya.

    • 18/10/2013 pada 11:07

      Assalaamu’alaikum wr .wb
      Salam sejahtera bagi kita semua,salam hormat kepada yang terhormat….Sri Baginda Maharaja Paduka Yang Maha Mulia Sabdo Agung Gusti Agung Panotogomo Kanjeng Sulton Kholifatul Habdulrohman Kertopati Cokroningrat Putronegoro Negoro Kertogomo,silakan saudaraku kapan saudara mau berkunjung,kami akan sambut dengan senang hati,ini adalah alamat kami LEMBAGA PAMARSUDI BUDYO LUHUNG NUSWANTORO BINANGUN yg beralamat di; JL. ACHMAD YANI. NO: 6 (RT.02/RW.03). TILP: 0342-4558330. HP. A/N: MP Dwi SantosoNO: 08176539372. Membuka diri untuk gendu roso dalam Budaya Luhur Nuswantoro, nuwun…

  9. Raden Kumbang Ancik said,

    04/03/2012 pada 21:39

    Salam ngalaikum salam.
    Petilasan apa yang tersisa dari kerajaan tesebut.?
    Mohon pencerahan
    Trims..!

  10. raden bagus klutuk said,

    04/03/2012 pada 21:34

    setelah semua sudah aku baca , apa yang akan aku lakukan ??? mohon bimibinganya kepada siapa ???

    • 18/10/2013 pada 11:10

      Assalaamu’alaikum wr .wb
      Salam sejahtera bagi kita semua,salam hormat kepada yang terhormat….Sri Baginda Maharaja Paduka Yang Maha Mulia Sabdo Agung Gusti Agung Panotogomo Kanjeng Sulton Kholifatul Habdulrohman Kertopati Cokroningrat Putronegoro Negoro
      Silakan kalau mau berkonsultasi,boleh datang atau telepon,dengan senang hati kami menyambut saudara..LEMBAGA PAMARSUDI BUDYO LUHUNG NUSWANTORO BINANGUN yg beralamat di; JL. ACHMAD YANI. NO: 6 (RT.02/RW.03). TILP: 0342-4558330. HP. A/N: MP DWI NO: 08176539372. Membuka diri untuk gendu roso dalam Budaya Luhur Nuswantoro, nuwun…

  11. Suryo Wiro Clenet said,

    04/03/2012 pada 21:27

    SEbenarnya siapa sih Sang Paduka Yang Mulia itu.? aku gak mudeng.!

    • 18/10/2013 pada 11:12

      Assalaamu’alaikum wr .wb
      Salam sejahtera bagi kita semua,salam hormat kepada yang terhormat….Sri Baginda Maharaja Paduka Yang Maha Mulia Sabdo Agung Gusti Agung Panotogomo Kanjeng Sulton Kholifatul Habdulrohman Kertopati Cokroningrat Putronegoro Negoro ,beliau adalah sejatinya pemilik bumi Nuswantara ini yang di atasnamakan oleh Alloh,swt..hayu rahayu

  12. jalupangna said,

    25/07/2011 pada 00:33

    assalaamu’alika..! salam sejahtera selalu buat para crew poerwonjoto, salam juga buat paduka “Embah Raden subarnas Wijaya/Raden Barnas” dari saya. Saya sangat tertarik sekali dengan isi blog saudara, Mudah-mudahan apa yang antum semua cita2 kan menjadi kenyataan. Saya mau tanya “tiro wening” dengan”tirto woko” apa perbedannya? terima kasih sebelumnya. wassalam…

    • poerwonjoto said,

      15/08/2011 pada 10:03

      Assalaamu’alaikum wr.wb
      Salam sejahtera bagi kita semua……
      Salam hormat kepada yang terhormat Paduka Yang Mulia….
      Salam kembali kepada beliau semoga senantiasa sehat dalam iman dan taqwa kepada Alloh dan utusanNya…..
      rahayu…

  13. poerwonjoto said,

    25/01/2010 pada 10:22

    dikala kita kembali ke diri sendiri akan ketemulah jati diri ini sesuai kehendak illahi ,dan dikala kita kembali ke nuswantara ( citra bangsa yg berbudi pekerti luhur ) berarti telah menerima takdir dr ILLAHI .untk kembali membw dinasti ROBBI……..ARASY gusti ALLOH. jgn lupakan takdir bangsa ini. rahayu…….rahayu……..slm .teruntuk PADUKA YANG MULIA

    • Bayu Samudro said,

      01/03/2010 pada 01:59

      مها قائدنا العظيم الوزير الكبير لهذا الكفاح المستمر حتى قطرات من الدم. الحرف النبيلة الحقيقة دائما يدوم الى الابد الله معنا… راهايو راهايو “poerwonjoto حياة طويلة” عن الحقيقة

      Rahayu ….Rahayu ……

      • jalupangna said,

        25/07/2011 pada 00:51

        Ad’uukum jamii’an. Laa takhof wa laa tahzan innallaha ma’akum, Lianna haadzihi risaalah risaalatun kabiiroh. Istamiruu hattal mamat.

    • ki batara banten said,

      16/03/2010 pada 03:40

      Saya merasa tahu tirto wening

      • ki batara banten said,

        16/03/2010 pada 03:42

        Tirto wening kaputeran adalah sebuah kerajaan 6500 taonan yang lalu.

        • poerwonjoto said,

          18/03/2010 pada 09:57

          Salam Nafas Perjuangan…….
          Salam Sejahtera bagi kita semua…..
          Salam Hormat pada yang terhormat PADUKA YANG MULIA….
          Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kpd sudaraku yg telah meluangkan waktu untuk membaca dan menyimak Blog’s kami. Apa yang saudara ketahui mungkin benar adanya karena letak dan tempatnya dekat dengan saudara. Tirto wening yang tebentuk 1000 tahunan yang lalu adalah tempat berkumpulnya para raja2 karena ditempat inilah Raja-raja yang berkuasa mengadakan forum diskusi tentang ketata negaraan baik dalam segi prekonomiannya maupun batas dari wilayah kekuasaannya. Di sinilah kami maknai dgn penuh arti serta berawal dari sebuah perjalanan kami menyelusuri makna dari sebuah titik temu akan perjuangan ini mengartikan cipta,rasa dan karsa agar menjadi satu kesatuan yang kokoh dalam perapatan makna abadi.
          Rapatkan Barisan, Kokohkan Persatuan dan Kesatuan untuk menuju Kemaha Jayaan NUSWANTRO.
          Rahayu……Rahayu…….Rahayu…..

          Salam
          Layung Kencono


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: